Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pembagian Perlengkapan Sekolah Pemda Luwu Timur Trending di Sosmed, Warganet: “Kerja Nyata IBAS”

Published

on

KITASULSEL—LUWU TIMUR – Program pembagian perlengkapan sekolah gratis yang digulirkan Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Timur mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Berbagai unggahan dari orang tua siswa hingga masyarakat umum membanjiri platform digital, menampilkan foto-foto sepatu dan tas sekolah yang dibagikan kepada siswa. Unggahan tersebut disertai beragam caption apresiatif seperti “Terima kasih pak bupati”, “Bupati IBAS keren”, hingga “Kerja nyata, realisasi program yang tepat”.

Fenomena ini menunjukkan tingginya respons positif masyarakat terhadap program yang dinilai langsung menyentuh kebutuhan dasar pendidikan anak-anak.

Di sejumlah akun media sosial, terlihat para orang tua dengan bangga memamerkan perlengkapan sekolah yang diterima anak mereka. Tak sedikit pula yang menyebut program ini sebagai bentuk kepedulian nyata pemerintah daerah terhadap masa depan generasi muda.

BACA JUGA  Resmi! Ini Besaran Zakat Fitrah dan Fidyah 2026 di Luwu Timur

“Alhamdulillah, anak saya sekarang sudah punya sepatu baru untuk sekolah. Terima kasih pak bupati,” tulis salah satu orang tua dalam unggahannya.

Program ini merupakan bagian dari kebijakan pro rakyat yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur di bawah kepemimpinan Bupati Irwan Bachri Syam atau yang akrab disapa IBAS.

Kehadiran program tersebut tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, tetapi juga meningkatkan semangat belajar siswa di berbagai wilayah.

Pengamat media sosial menilai, viralnya program ini menjadi indikator bahwa kebijakan yang tepat sasaran akan dengan cepat mendapatkan dukungan publik, bahkan tanpa perlu kampanye berlebihan.

Selain itu, fenomena ini juga memperlihatkan bagaimana media sosial kini menjadi ruang ekspresi masyarakat dalam menyampaikan apresiasi terhadap kinerja pemerintah.

BACA JUGA  Pemda Luwu Timur Salurkan 16.253 Paket Seragam Sekolah, Jangkau 11 Kecamatan

Dengan tren positif yang terus bergulir, Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Timur diharapkan dapat terus menghadirkan program-program inovatif yang berdampak langsung bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Sekda Luwu Timur Pimpin Rapat Persiapan Verifikasi STBM, Targetkan Seluruh Desa Capai Lima Pilar

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR — Sekretaris Daerah Luwu Timur, Dr. Ramadhan Pirade, memimpin rapat persiapan verifikasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Luwu Timur, Senin (25/05/2026).

Rapat tersebut digelar sebagai langkah awal untuk mematangkan pelaksanaan verifikasi STBM yang dijadwalkan berlangsung mulai 4 hingga 17 Juni 2026 mendatang. Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menargetkan seluruh tahapan verifikasi dapat berjalan maksimal guna mendorong peningkatan kualitas sanitasi masyarakat sekaligus mendukung pencapaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS).

Dalam arahannya, Dr. Ramadhan Pirade menekankan pentingnya kesiapan seluruh tim yang terlibat, baik dari aspek administrasi, teknis lapangan, maupun kelengkapan dokumen penilaian.

Menurutnya, seluruh perangkat pendukung harus dipastikan siap sebelum tim turun langsung ke lokasi verifikasi agar proses penilaian berjalan efektif dan tidak mengalami kendala di lapangan.

“Semuanya harus dipersiapkan dengan matang, termasuk form penilaian yang akan dibawa saat pelaksanaan kegiatan. Jangan sampai, sudah di lokasi kegiatan tapi belum ada persiapan,” tegas Dr. Ramadhan Pirade.

BACA JUGA  Pemkab Lutim Bahas Penguatan Statistik Sektoral dalam FGD Bersama BPS

Ia juga meminta seluruh perangkat daerah dan pihak terkait untuk memperkuat koordinasi lintas sektor demi menyukseskan pelaksanaan verifikasi STBM di seluruh wilayah sasaran.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Luwu Timur, dr. Helmy Kahar, menjelaskan bahwa pelaksanaan verifikasi STBM kali ini berkaitan erat dengan penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS).

Menurutnya, tim verifikasi dibagi menjadi dua kelompok utama yang akan turun langsung melakukan penilaian di sejumlah titik sasaran.

“Jadi kita ini terdiri dari 2 tim, tim 1 dan tim 2. Kedua tim ini nantinya akan memverifikasi 3 item, yaitu sekolah dan puskesmas, desa, dan rumah tangga,” jelas dr. Helmy Kahar.

Ia menambahkan, pelaksanaan verifikasi STBM melibatkan berbagai unsur lintas sektor, mulai dari perangkat daerah, tenaga kesehatan, pemerintah desa, hingga dukungan masyarakat.

BACA JUGA  Babak Penyisihan Bupati Luwu Timur Cup I 2026 Berakhir, Delapan Tim Lolos ke Perempat Final

Selain verifikasi lapangan, kegiatan tersebut juga akan diiringi dengan promosi dan kampanye perubahan perilaku hidup bersih dan sehat melalui berbagai media sosialisasi.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, 28 desa yang menjadi sasaran utama sudah memenuhi lima pilar STBM,” ujarnya.

Adapun lima pilar STBM meliputi stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga yang aman, pengamanan sampah rumah tangga, serta pengamanan limbah cair rumah tangga.

Menurut dr. Helmy Kahar, penerapan lima pilar tersebut menjadi indikator penting dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan berkualitas bagi masyarakat.

Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini masih terdapat 28 desa di Kabupaten Luwu Timur yang belum memenuhi target penerapan STBM secara menyeluruh. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong percepatan pemenuhan status desa STBM lima pilar di seluruh wilayah.

BACA JUGA  Pemkab Luwu Timur Perkuat Layanan SAR, Dukung Penambahan Kapal dan Personel Basarnas

Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan edukasi masyarakat, pendampingan pemerintah desa, serta kolaborasi lintas sektor guna menciptakan perubahan perilaku hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur optimistis dengan kesiapan tim serta dukungan seluruh pihak, target pencapaian desa STBM lima pilar dapat segera terealisasi. Selain meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, keberhasilan program ini juga diharapkan memperkuat posisi Luwu Timur dalam penilaian Kabupaten/Kota Sehat tingkat nasional.

Melalui verifikasi STBM ini, Pemkab Luwu Timur menegaskan komitmennya dalam membangun lingkungan yang sehat, bersih, dan berkelanjutan demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat di seluruh wilayah kabupaten.

Continue Reading

Trending