Connect with us

NEWS

Fasilitas VIP Menanti Jamaah Haji Khusus PT Annur Maarif di Mina, Mabit Nyaman Ala Sultan di Maktab 113

Published

on

KITASULSEL—MINA—Kenyamanan jamaah haji khusus kini menjadi prioritas utama dalam pelayanan ibadah haji modern. Hal itu terlihat dari fasilitas premium yang disiapkan PT Annur Maarif bagi jamaahnya selama menjalani fase mabit di Mina. Salah satu fasilitas unggulan yang menjadi perhatian adalah penempatan jamaah di Maktab 113, kawasan yang dikenal sebagai lokasi favorit jamaah haji khusus dengan layanan VIP berkelas.

Maktab 113 disebut-sebut sebagai “tempat mabit para sultan” karena menghadirkan kenyamanan maksimal di tengah padatnya aktivitas puncak ibadah haji. Tidak hanya menawarkan lokasi strategis, maktab ini juga dilengkapi berbagai fasilitas eksklusif yang membuat jamaah dapat beristirahat dengan tenang dan fokus beribadah.

BACA JUGA  Eky Bone Finalis 3 Besar KDI MNCTV Gugur di Audisi DA8 Indosiar Makassar, Ini Penjelasannya

Tenda-tenda di Maktab 113 telah dilengkapi pendingin ruangan (AC) yang memberikan kesejukan di tengah suhu panas Mina yang ekstrem. Setiap jamaah juga mendapatkan fasilitas tempat tidur lengkap berupa kasur empuk, bantal, hingga selimut yang tertata rapi di dalam tenda VIP.

Selain kenyamanan istirahat, lokasi Maktab 113 juga menjadi keunggulan tersendiri. Posisi maktab yang relatif dekat dengan area lempar jumrah memudahkan mobilitas jamaah sehingga tidak terlalu menguras tenaga saat menjalani rangkaian ibadah di Mina.

“Ini bukan sekadar fasilitas mewah, tetapi bentuk pelayanan untuk menjaga stamina jamaah agar tetap sehat dan khusyuk dalam beribadah,” ujar salah satu pendamping jamaah PT Annur Maarif.

BACA JUGA  PSI Wajo Ketambahan Energi Baru, Bos Kyour Place Gabung Gara-gara Ngafans Rusdi Masse

Pelayanan konsumsi di Maktab 113 juga dikenal tertata dengan baik. Jamaah mendapatkan distribusi makanan secara teratur dengan area tenda yang bersih dan nyaman. Bahkan beberapa fasilitas penunjang seperti rak sepatu dan area penyimpanan barang turut disiapkan guna memberikan kenyamanan ekstra selama mabit.

Maktab 113 sendiri selama ini menjadi pilihan utama berbagai travel haji khusus terpercaya karena kualitas pelayanan dan fasilitasnya yang premium. Kehadiran fasilitas tersebut menjadi bagian dari komitmen PT Annur Maarif dalam memberikan pengalaman ibadah haji yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh jamaah.

Bagi banyak jamaah, mabit di Mina bukan lagi sekadar bermalam di tenda, melainkan pengalaman spiritual yang dijalani dengan penuh ketenangan dan kenyamanan. Dengan fasilitas VIP yang tersedia di Maktab 113, jamaah PT Annur Maarif diharapkan dapat menjalani seluruh rangkaian ibadah haji dengan kondisi fisik yang tetap prima hingga kembali ke Tanah Air.

BACA JUGA  Ketua Yayasan Pondok Pesantren As'adiyah:Suluruh Guru Pondok Pesantren Bisa Umrah
Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Diduga Jadi Otak Penipuan Jual Beli Sawah Rp300 Juta, Andi Rusdi Akhirnya Ditahan Polisi

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Setelah sempat menjalani rawat jalan karena alasan kesehatan, Andi Rusdi yang diduga menjadi otak dalam kasus penipuan jual beli sawah di wilayah Sereang, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap, akhirnya resmi ditahan di Mapolres Sidrap usai ditetapkan sebagai tersangka.

Penahanan tersebut dilakukan setelah penyidik Satreskrim Polres Sidrap melakukan serangkaian pemeriksaan terkait dugaan penipuan transaksi lahan sawah yang menyebabkan korban mengalami kerugian hingga Rp300 juta.

Selain Andi Rusdi, tersangka lainnya yakni H. Abidin sebelumnya lebih dulu ditahan di Rumah Tahanan Mapolres Sidrap guna menjalani proses pemeriksaan lanjutan dalam perkara yang sama.

Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Welfrick Ambarita, membenarkan bahwa kedua tersangka kini telah resmi ditahan.

BACA JUGA  Idris Manggabarani Sampaikan Pesan Prabowo ke Sudirman-Fatma: Kerja untuk Rakyat!

“Ya, keduanya sudah ditahan,” singkat Welfrick saat dikonfirmasi, Selasa, 12 Mei 2026.

Kasus ini bermula dari transaksi jual beli lahan sawah yang diketahui masih berstatus sengketa. Pelapor bernama Rian Saputra, warga Tanru Tedong, mengaku telah menyerahkan uang muka sebesar Rp300 juta kepada para tersangka pada tahun 2023.

Namun hingga memasuki tahun 2026, lahan sawah yang dijanjikan tidak kunjung berpindah kepemilikan sebagaimana kesepakatan awal. Merasa dirugikan, korban akhirnya melaporkan dugaan penipuan tersebut ke Polres Sidrap pada Maret 2026.

Dalam proses penyelidikan, penyidik menemukan adanya aliran dana hasil transaksi yang diduga dibagi kepada dua tersangka. Andi Rusdi disebut menerima sekitar Rp250 juta, sedangkan H. Abidin menerima Rp50 juta.

BACA JUGA  Kujungan kerja spesifik KOMISI III DPR RI, Andi Amar : Apresiasi Kinerja Kapolda, Kejaksaan Tinggi dan Bawaslu dalam Sentra Gakkumdu

Kasus ini pun menjadi perhatian masyarakat karena melibatkan transaksi lahan bernilai besar dan diduga dilakukan terhadap objek tanah yang masih bermasalah secara hukum.

Hingga kini, penyidik Satreskrim Polres Sidrap masih terus mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam perkara tersebut. (*)

Continue Reading

Trending