DISKOMINFO LUWU TIMUR
Kesbangpol Luwu Timur Gelar Dialog Multi Stakeholder Perkuat Keamanan dan Persatuan Masyarakat
Kitasulsel–LUWUTIMUR — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Luwu Timur menggelar Dialog Tokoh Multi Stakeholder bertema “Memperkuat Kebersamaan dalam Menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat” di Aula Kecamatan Mangkutana, Rabu (13/05/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya memperkuat sinergi seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di tengah dinamika sosial yang semakin beragam.
Hadir mewakili Bupati Luwu Timur, Salam Latief, Camat Mangkutana Darmawati, Kapolsek Mangkutana Muh. Junus, perwakilan Danramil Mangkutana Muh. Rusli, tokoh adat, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.
Adapun tujuan pelaksanaan dialog ini yakni meningkatkan sinergitas antar stakeholder, menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, memperkuat peran tokoh masyarakat dalam menjaga persatuan dan kesatuan, serta meningkatkan kewaspadaan dini terhadap potensi konflik sosial.
Dalam sambutannya, Salam Latief menegaskan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama yang tidak dapat dijalankan pemerintah tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Melalui dialog seperti ini, saya berharap tercipta komunikasi yang baik, saling bertukar pikiran, serta memperkuat koordinasi dalam menghadapi berbagai tantangan sosial yang dapat mengganggu persatuan dan kesatuan masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa perbedaan pendapat, suku, budaya, maupun latar belakang harus menjadi kekuatan untuk mempererat persaudaraan, bukan menjadi sumber perpecahan.
“Oleh karena itu, mari kita terus menjaga toleransi, memperkuat kebersamaan, dan meningkatkan kewaspadaan dini terhadap potensi konflik sosial di tengah masyarakat,” tambah Salam.
Sementara itu, Darmawati menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai wadah mempererat komunikasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi yang baik antar stakeholder menjadi salah satu kunci dalam menciptakan situasi wilayah yang aman, kondusif, dan harmonis.
Senada dengan itu, Muh. Junus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah kebersamaan.
Ia juga berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan serta aktif menjalin koordinasi dengan aparat keamanan apabila menemukan potensi gangguan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Melalui dialog tersebut, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan serta memperkuat persatuan dan kesatuan di Kabupaten Luwu Timur.
DISKOMINFO LUWU TIMUR
49 Tahun Transmigrasi, Pemkab Luwu Timur Apresiasi Kontribusi Desa Sumber Makmur bagi Pembangunan Daerah
Kitasulsel–LUWUTIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur memberikan apresiasi atas perjalanan 49 tahun program transmigrasi di Desa Sumber Makmur, Kecamatan Kalaena, yang dinilai telah memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan daerah, khususnya dalam mendorong pertumbuhan sosial, ekonomi, serta memperkuat kerukunan masyarakat.
Apresiasi tersebut disampaikan Asisten Administrasi Umum Setda Luwu Timur, Askar, saat mewakili Bupati Luwu Timur menghadiri peringatan Hari Kedatangan Transmigrasi ke-49 yang dirangkaikan dengan Hari Jadi Desa Sumber Makmur ke-15 di pelataran Kantor Desa Sumber Makmur, Selasa (30/6/2026).
Dalam sambutannya, Askar menegaskan bahwa program transmigrasi telah menjadi salah satu tonggak penting dalam pembangunan wilayah di Kabupaten Luwu Timur.
Menurutnya, keberhasilan para transmigran tidak hanya terlihat dari terbukanya kawasan permukiman baru, tetapi juga dari meningkatnya kesejahteraan masyarakat dan berkembangnya aktivitas ekonomi di desa tersebut.
“Program transmigrasi tidak hanya berhasil membuka wilayah permukiman baru, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial dan perekonomian masyarakat,” ujar Askar.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap kehidupan masyarakat Desa Sumber Makmur yang mampu menjaga keharmonisan meski dihuni oleh warga dari berbagai latar belakang budaya dan daerah asal.
Menurutnya, keberagaman yang terpelihara menjadi modal penting dalam membangun desa yang semakin maju dan sejahtera.
“Saya bangga melihat keberagaman di Desa Sumber Makmur dapat hidup berdampingan secara harmonis di tengah perbedaan. Inilah kekuatan yang harus terus dijaga untuk membawa desa ini menuju masa depan yang lebih baik, lebih maju, dan semakin sejahtera,” tambahnya.
Mengenang Perjuangan Para Perintis
Sementara itu, Kepala Desa Sumber Makmur, Turatno, mengatakan peringatan Hari Kedatangan Transmigrasi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bentuk penghormatan kepada para perintis yang telah membuka dan membangun desa sejak awal program transmigrasi.
Ia berharap semangat perjuangan para pendahulu dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus melanjutkan pembangunan desa dengan tetap menjaga persatuan serta melestarikan nilai-nilai budaya.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Bertumbuh dari Perjuangan, Berbuah untuk Generasi Berbudaya dan Mandiri.”
Suasana perayaan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan seni dan budaya yang dibawakan oleh para pelajar serta muda-mudi Desa Sumber Makmur, menampilkan keberagaman budaya yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.
Berawal dari 500 Kepala Keluarga Transmigran
Desa Sumber Makmur memiliki sejarah panjang yang bermula pada tahun 1977 melalui program transmigrasi pemerintah.
Kala itu, sebanyak 500 kepala keluarga dari Jawa Timur, Bali, Jawa Tengah, dan Nusa Tenggara Barat (NTB) ditempatkan di kawasan tersebut untuk membuka lahan dan membangun permukiman baru.
Melalui kerja keras, semangat gotong royong, dan kebersamaan, para transmigran berhasil mengembangkan kawasan tersebut hingga menjadi desa yang produktif dan terus berkembang.
Sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang desa, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng.
Momentum tersebut juga diisi dengan penyerahan penghargaan kepada para perintis Desa Sumber Makmur sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan jasa mereka dalam membangun desa sejak masa awal transmigrasi.
Kegiatan ini turut dihadiri Camat Kalaena, Kapolsek Kalaena, para kepala desa se-Kecamatan Kalaena, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta masyarakat setempat.
Peringatan Hari Kedatangan Transmigrasi ke-49 dan Hari Jadi Desa Sumber Makmur ke-15 menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pendahulu sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Desa Sumber Makmur yang berbudaya, mandiri, dan terus memberikan kontribusi bagi kemajuan Kabupaten Luwu Timur.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










You must be logged in to post a comment Login