Connect with us

Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Resmikan Layanan SIM C1, Pengendara Motor Besar Kini Wajib Uji Khusus

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR  — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meresmikan langsung layanan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) C1 di Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas SIM) Polrestabes Makassar, Kamis (21/05/2026).

Peluncuran layanan SIM C1 tersebut menjadi langkah baru Polrestabes Makassar dalam meningkatkan ketertiban dan keselamatan berkendara bagi pengguna sepeda motor berkapasitas mesin 250 hingga 500 cc.

Usai peresmian, Munafri Arifuddin bersama Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana meninjau langsung proses penerbitan SIM C1, mulai dari tahapan input data, identifikasi SIM berupa foto, sidik jari dan tanda tangan, hingga simulasi ujian teori.

Tidak hanya melakukan peninjauan, wali kota yang akrab disapa Appi itu juga mencoba langsung lintasan praktik berkendara menggunakan motor berkapasitas besar.

Ia mengikuti simulasi manuver dan sejumlah rintangan yang telah disiapkan petugas sebagai bagian dari standar uji keterampilan pengendara motor dengan kapasitas mesin besar.

BACA JUGA  Makassar Raih Pengakuan Internasional, Program RISE Antar Kota Daeng Terima WRI Ross Center Prize for Cities 2025–2026

Munafri mengapresiasi langkah Polrestabes Makassar menghadirkan layanan SIM C1 sebagai upaya memastikan pengendara motor besar memiliki kemampuan berkendara yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan yang digunakan.

Menurutnya, kemampuan handling motor berkapasitas besar tentu berbeda dengan sepeda motor biasa sehingga membutuhkan kesiapan serta kompetensi khusus demi keselamatan di jalan raya.

“Dengan hadirnya SIM C1 di Kota Makassar ini menjadi ajang memastikan bahwa keterampilan berkendara itu bisa lebih baik untuk menjaga keselamatan, baik diri sendiri maupun orang lain di jalanan,” ujar Munafri.

Ia juga mengajak komunitas motor di Makassar menjadi pelopor tertib berlalu lintas dengan melengkapi surat izin mengemudi sesuai kapasitas kendaraan yang digunakan.

BACA JUGA  Wali Kota Makassar, Pj Gubernur, Kapolda dan Pangdam Deklarasi Pilkada Damai 2024

“Saya juga mengajak kepada seluruh teman-teman, rekan-rekan di komunitas motor untuk bisa punya SIM C1 ini apabila kendaraannya di atas 250 cc ke atas,” tambahnya.

Lebih lanjut, Pemerintah Kota Makassar disebut akan mendorong seluruh aparatur sipil negara (ASN) beserta keluarganya untuk memiliki SIM sesuai jenis kendaraan masing-masing.

Munafri juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap pengendara di bawah umur yang masih menggunakan kendaraan bermotor tanpa memiliki SIM.

“Kedepan penting, pengawasan terhadap pengendara di bawah umur yang masih menggunakan kendaraan bermotor tanpa SIM,” tegasnya.

Menurutnya, edukasi terkait keselamatan berkendara perlu terus diperkuat guna menekan risiko kecelakaan lalu lintas sejak dini.

Sementara itu, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana menjelaskan bahwa SIM C1 sebenarnya telah diterapkan di sejumlah kota besar di Indonesia dan kini resmi hadir di Makassar.

BACA JUGA  Pemkot Makassar Kolaborasi BBWS Pompengan Atasi Banjir, Siapkan Kolam Retensi

SIM tersebut diperuntukkan bagi pengendara motor dengan kapasitas mesin 250 hingga 500 cc, dengan syarat pemohon terlebih dahulu telah memiliki SIM C.

“Jadi, masyarakat di Kota Makassar mulai sekarang sudah bisa membuat SIM C1 untuk kategori motor yang di atas 250 cc sampai 500 cc,” jelas Arya.

Ia mengatakan penerapan SIM C1 dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kesiapan sistem, sarana ujian, hingga petugas penguji.

Menurut Arya, pengendara motor berkapasitas besar membutuhkan keterampilan yang berbeda sehingga diperlukan klasifikasi SIM khusus demi keselamatan bersama.

“Tujuannya demi meningkatkan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas di Kota Makassar,” pungkasnya.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Cek Langsung Distribusi Air Bersih, Pastikan Layanan PDAM Benar-Benar Dirasakan Warga

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memilih turun langsung ke lapangan untuk memastikan distribusi air bersih dari Perumda Air Minum Makassar benar-benar telah dinikmati masyarakat. Tanpa menunggu laporan di meja kerjanya, Munafri menyusuri sejumlah lorong di kawasan utara Kota Makassar pada Senin (6/7/2026) pagi.

Peninjauan dilakukan untuk memverifikasi laporan Perumda Air Minum Makassar terkait kelancaran distribusi air setelah beroperasinya sambungan pipa dari Intake Manggala yang menjadi bagian dari upaya pemerintah kota memperkuat layanan air bersih di wilayah utara.

“Saya pergi memastikan, mengecek langsung apakah kerja PDAM selama ini yang menyampaikan bahwa air sudah mengalir itu memang benar. Alhamdulillah, di beberapa tempat yang saya datangi air memang sudah mengalir,” ujar Munafri.

Wali kota yang akrab disapa Appi itu mengatakan, keberhasilan pembangunan infrastruktur air minum tidak cukup diukur dari selesainya proyek fisik atau seremoni peresmian. Menurutnya, manfaat pembangunan harus benar-benar dirasakan masyarakat.

BACA JUGA  Pemkot Makassar Kolaborasi BBWS Pompengan Atasi Banjir, Siapkan Kolam Retensi

“Karena itu, saya turun langsung ke permukiman warga, membuka keran air di rumah masyarakat, memastikan tekanan air mengalir normal,” katanya.

Tinjau Permukiman Hingga Reservoir

Rangkaian peninjauan diawali di RT 1/RW 6, Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo. Selanjutnya, Munafri mengunjungi lorong-lorong di RW 5/RT 9, Jalan Sultan Abdullah Raya (Galangan Kapal Paccelang I), Kelurahan Kaluku Bodoa, untuk memastikan distribusi air telah menjangkau rumah-rumah warga.

Kunjungan kemudian berlanjut ke RT 2/RW 5, Kelurahan Kaluku Bodoa. Di lokasi tersebut, ia mengecek langsung meteran pelanggan serta memastikan tekanan air yang diterima masyarakat berjalan normal.

Dari hasil dialog dengan warga, Munafri menemukan kondisi yang beragam. Sebagian warga mengaku telah menikmati aliran air selama dua bulan terakhir, sementara lainnya baru merasakan layanan dalam dua minggu terakhir. Ada pula warga yang sebelumnya hanya mendapatkan pasokan air pada tengah malam dengan debit yang tidak menentu.

BACA JUGA  Wali Kota Makassar, Pj Gubernur, Kapolda dan Pangdam Deklarasi Pilkada Damai 2024

“Ada yang bilang sudah dua bulan, ada yang bilang dua minggu. Ada juga yang bilang dulu air pernah mengalir, tapi tengah malam,” ungkapnya.

“Bahkan ditunggu sampai begadang pun kadang tidak mengalir. Sekarang alhamdulillah saat kita datang airnya masih mengalir,” tambah Appi.

Minta PDAM Terus Tingkatkan Pelayanan

Meski distribusi air mulai membaik, Munafri mengingatkan Perumda Air Minum Makassar agar tidak cepat berpuas diri. Ia mengaku masih menerima laporan dari sebagian warga terkait kualitas air yang belum sepenuhnya jernih.

“Walaupun belum semuanya sempurna, artinya teman-teman di PDAM harus lebih meningkatkan pelayanannya. Ini yang terus saya sampaikan kepada direksi PDAM agar segera dibenahi,” tegasnya.

Usai meninjau permukiman, Munafri melanjutkan inspeksi ke gudang pompa induk dan reservoir Perumda Air Minum Makassar di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Tallo. Kunjungan tersebut bertujuan memastikan sistem distribusi air ke wilayah utara tetap berjalan optimal, terutama menghadapi musim kemarau.

BACA JUGA  Pj Sekda Makassar Minta Proses Pemantauan Stunting Diperbaiki

“Saya juga melihat langsung reservoir di Jalan Gatot Subroto untuk memastikan sistem distribusi air ini bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

“Apalagi sekarang kita memasuki musim kering seperti ini, kebutuhan dasar masyarakat berupa air bersih harus benar-benar terpenuhi,” sambungnya.

Munafri memastikan Pemerintah Kota Makassar bersama Perumda Air Minum terus memaksimalkan ketersediaan air baku agar proses produksi dan distribusi air kepada masyarakat tidak terganggu selama musim kemarau.

“Ini menjadi perhatian utama kami agar pelayanan tetap berjalan meskipun menghadapi musim kemarau,” katanya.

Ia menambahkan, peningkatan jaringan distribusi yang dilakukan pemerintah kota mulai menunjukkan hasil positif. Sejumlah kawasan yang selama ini menjadi titik persoalan pasokan air bersih kini mulai menikmati layanan yang lebih baik.

“Beberapa wilayah yang selama ini menjadi kendala terhadap pelayanan air bersih, alhamdulillah sekarang sudah mulai terpenuhi,” tutup Appi.

Continue Reading

Trending