Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Sekda Luwu Timur Pimpin Rapat Persiapan Verifikasi STBM, Targetkan Seluruh Desa Capai Lima Pilar

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR — Sekretaris Daerah Luwu Timur, Dr. Ramadhan Pirade, memimpin rapat persiapan verifikasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Luwu Timur, Senin (25/05/2026).

Rapat tersebut digelar sebagai langkah awal untuk mematangkan pelaksanaan verifikasi STBM yang dijadwalkan berlangsung mulai 4 hingga 17 Juni 2026 mendatang. Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menargetkan seluruh tahapan verifikasi dapat berjalan maksimal guna mendorong peningkatan kualitas sanitasi masyarakat sekaligus mendukung pencapaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS).

Dalam arahannya, Dr. Ramadhan Pirade menekankan pentingnya kesiapan seluruh tim yang terlibat, baik dari aspek administrasi, teknis lapangan, maupun kelengkapan dokumen penilaian.

Menurutnya, seluruh perangkat pendukung harus dipastikan siap sebelum tim turun langsung ke lokasi verifikasi agar proses penilaian berjalan efektif dan tidak mengalami kendala di lapangan.

“Semuanya harus dipersiapkan dengan matang, termasuk form penilaian yang akan dibawa saat pelaksanaan kegiatan. Jangan sampai, sudah di lokasi kegiatan tapi belum ada persiapan,” tegas Dr. Ramadhan Pirade.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam Lepas Jenazah Tokoh Masyarakat di Wotu

Ia juga meminta seluruh perangkat daerah dan pihak terkait untuk memperkuat koordinasi lintas sektor demi menyukseskan pelaksanaan verifikasi STBM di seluruh wilayah sasaran.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Luwu Timur, dr. Helmy Kahar, menjelaskan bahwa pelaksanaan verifikasi STBM kali ini berkaitan erat dengan penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS).

Menurutnya, tim verifikasi dibagi menjadi dua kelompok utama yang akan turun langsung melakukan penilaian di sejumlah titik sasaran.

“Jadi kita ini terdiri dari 2 tim, tim 1 dan tim 2. Kedua tim ini nantinya akan memverifikasi 3 item, yaitu sekolah dan puskesmas, desa, dan rumah tangga,” jelas dr. Helmy Kahar.

Ia menambahkan, pelaksanaan verifikasi STBM melibatkan berbagai unsur lintas sektor, mulai dari perangkat daerah, tenaga kesehatan, pemerintah desa, hingga dukungan masyarakat.

BACA JUGA  Wabup Lutim Hadiri Rapat Pleno TPAKD Sulsel 2025, Siap Dukung Pemberdayaan UMKM

Selain verifikasi lapangan, kegiatan tersebut juga akan diiringi dengan promosi dan kampanye perubahan perilaku hidup bersih dan sehat melalui berbagai media sosialisasi.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, 28 desa yang menjadi sasaran utama sudah memenuhi lima pilar STBM,” ujarnya.

Adapun lima pilar STBM meliputi stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga yang aman, pengamanan sampah rumah tangga, serta pengamanan limbah cair rumah tangga.

Menurut dr. Helmy Kahar, penerapan lima pilar tersebut menjadi indikator penting dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan berkualitas bagi masyarakat.

Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini masih terdapat 28 desa di Kabupaten Luwu Timur yang belum memenuhi target penerapan STBM secara menyeluruh. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong percepatan pemenuhan status desa STBM lima pilar di seluruh wilayah.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Lepas 79 Peserta Program Mandalish Batch 1 Tahun 2026

Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan edukasi masyarakat, pendampingan pemerintah desa, serta kolaborasi lintas sektor guna menciptakan perubahan perilaku hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur optimistis dengan kesiapan tim serta dukungan seluruh pihak, target pencapaian desa STBM lima pilar dapat segera terealisasi. Selain meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, keberhasilan program ini juga diharapkan memperkuat posisi Luwu Timur dalam penilaian Kabupaten/Kota Sehat tingkat nasional.

Melalui verifikasi STBM ini, Pemkab Luwu Timur menegaskan komitmennya dalam membangun lingkungan yang sehat, bersih, dan berkelanjutan demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat di seluruh wilayah kabupaten.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Jelang Idul Adha, Hewan Kurban di Towuti Luwu Timur Capai 603 Ekor

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR Menjelang Hari Raya Idul Adha, semangat masyarakat untuk berkurban di Towuti terlihat begitu tinggi. Bahkan sebelum hari pelaksanaan Idul Adha, jumlah hewan kurban yang terdata di kecamatan tersebut telah mencapai 603 ekor.

Berdasarkan data sementara per Senin (25/5/2026), jumlah hewan kurban terdiri atas 593 ekor sapi dan 10 ekor kambing yang tersebar di berbagai desa dan kelurahan se-Kecamatan Towuti.

Tingginya jumlah hewan kurban ini menunjukkan besarnya antusiasme dan kepedulian masyarakat dalam menjalankan ibadah kurban sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT sekaligus wujud kepedulian sosial terhadap sesama.

Selain itu, capaian tersebut juga mencerminkan kondisi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Towuti yang dinilai cukup baik.

BACA JUGA  Pj Sekda Luwu Timur Ingatkan OPD Tuntaskan Laporan Keuangan, Adipura, dan Disiplin ASN

Jumlah hewan kurban diperkirakan masih akan terus bertambah hingga menjelang hari pelaksanaan Idul Adha, mengingat masih terdapat hewan kurban yang belum terdata serta warga yang berencana menyusul berkurban dalam beberapa hari ke depan.

Ketua LPTQ Kecamatan Towuti sekaligus Koordinator Dakwah YPRI Towuti, Ustadz Yusnar, mengungkapkan bahwa data sementara tersebut diperoleh dari laporan kepala desa dan pengurus masjid di masing-masing wilayah.

“Data ini berdasarkan informasi yang kami terima dari kepala desa dan juga dari masjid-masjid yang ada di setiap desa dan kelurahan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, seluruh hewan kurban nantinya akan disembelih di desa dan masjid masing-masing sesuai lokasi pengumpulan hewan kurban.

BACA JUGA  Pemkab Lutim Dorong Peran Komunitas Otomotif dalam Pembangunan Sosial dan Budaya

Menurutnya, semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat Towuti dalam menyambut Hari Raya Idul Adha menjadi bukti bahwa nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian sosial masih terus tumbuh serta terjaga dengan baik di tengah kehidupan masyarakat.

Masyarakat pun berharap seluruh rangkaian ibadah kurban tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan membawa keberkahan bagi seluruh warga Kecamatan Towuti.

Continue Reading

Trending