Connect with us

NEWS

Pendaftaran Haji Khusus PT Annur Maarif Meningkat Signifikan, Jamaah: “Keluarga Kami Telah Buktikan Pelayanannya”

Published

on

KITASULSEL—MAKASSAR – Pendaftaran Haji Khusus di PT Annur Maarif menunjukkan tren peningkatan yang cukup signifikan. Tingginya minat masyarakat untuk mendaftar haji khusus melalui perusahaan penyelenggara ibadah haji dan umrah tersebut dinilai tidak lepas dari reputasi pelayanan yang telah dirasakan langsung oleh ribuan jamaah dari berbagai daerah di Indonesia.

Jargon “Referensi Haji dan Umrah Cerdas” yang selama ini melekat pada PT Annur Maarif ternyata bukan sekadar slogan. Berbagai testimoni positif dari alumni jamaah haji khusus maupun jamaah yang tergabung dalam KBIHU Annur Group menjadi bukti nyata yang terus menguatkan kepercayaan masyarakat.

manajemen PT Annur Maarif mengungkapkan bahwa jumlah pendaftar haji khusus terus mengalami peningkatan dari bulan ke bulan. Kemudahan proses pendaftaran, pendampingan yang intensif, hingga pelayanan yang terukur menjadi faktor utama yang mendorong tingginya animo masyarakat terhadap program haji khusus atau haji plus,Kamis 11/06/2026.

BACA JUGA  Amran Sulaiman Tegaskan Perang Melawan Korupsi di Kementan dengan Simbol Sajadah dan Tikus

Komisaris PT Annur Maarif, Hj Sitti Suade, mengatakan bahwa setiap bulan terdapat ratusan calon jamaah yang mendaftarkan diri untuk mendapatkan porsi haji khusus.

“Alhamdulillah, pendaftaran haji khusus kami cukup tinggi. Setiap bulan terdata ratusan jamaah mendaftar dari berbagai wilayah di seluruh Indonesia dan masih didominasi oleh calon jamaah asal Sulawesi,” ujarnya.

Menurutnya, tingginya jumlah pendaftar bukan hanya karena kemudahan administrasi yang diberikan perusahaan, tetapi juga karena rekomendasi langsung dari keluarga dan kerabat yang telah merasakan pelayanan PT Annur Maarif saat menunaikan ibadah di Tanah Suci.

Salah seorang calon jamaah haji khusus, Masyirah, mengaku mantap memilih PT Annur Maarif setelah mendengar pengalaman keluarganya yang pernah berhaji bersama Annur.

“Selain cara daftar yang mudah lewat pendampingan tim Annur yang baik, cerita keluarga dari Tanah Suci yang berhaji menggunakan jasa PT Annur Maarif menjadi kunci utama kenapa kami menentukan pilihan kepada Annur. Cerita keluarga tentang pelayanan Annur memantapkan pilihan kami,” ungkapnya.

BACA JUGA  Pemerintah RI Gandeng Perusahaan Qatar Bangun Satu Juta Unit Hunian Vertikal

Hal senada juga disampaikan Burhan, calon jamaah asal Pinrang. Ia menilai pelayanan yang diberikan PT Annur Maarif menjadi alasan utama keluarganya kembali mempercayakan perjalanan ibadah kepada perusahaan tersebut.

“Keluarga kami telah merasakan pelayanan Annur. Semua terorganisasi dengan baik, apalagi timnya didominasi anak-anak muda yang berpengalaman dan responsif,” katanya.

Sementara itu, Co-Founder PT Annur Maarif, Dr H Bunyamin M Yapid, menegaskan bahwa pelayanan terbaik kepada jamaah merupakan bagian dari komitmen dan tanggung jawab perusahaan.

“Pelayanan yang kami berikan adalah tanggung jawab yang jamaah amanahkan kepada kami. Jamaah memilih kami, maka sudah menjadi kewajiban kami untuk memberikan pelayanan yang terbaik,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa kepercayaan masyarakat yang terus meningkat merupakan amanah besar yang harus dijaga melalui pelayanan yang konsisten dan program-program yang berpihak kepada kebutuhan jamaah.

BACA JUGA  Kunjungi Korban Kebakaran di Kebon Kosong, Jusuf Kalla Serahkan Bantuan

“Terima kasih atas kepercayaan ta semua kepada PT Annur Maarif. Insya Allah amanah ini akan kami jaga dengan baik melalui pelayanan yang maksimal dan program yang pro kepada jamaah. Semoga Allah memudahkan seluruh niat baik ta semua untuk menjadi tamu-Nya di Tanah Suci,” tutupnya.

Meningkatnya jumlah pendaftar haji khusus PT Annur Maarif menjadi indikator kuat bahwa masyarakat kini semakin selektif dalam memilih penyelenggara perjalanan ibadah. Rekam jejak pelayanan, testimoni alumni jamaah, serta komitmen perusahaan dalam memberikan pendampingan yang profesional menjadi faktor utama yang mendorong kepercayaan publik terhadap PT Annur Maarif sebagai salah satu penyelenggara haji dan umrah terpercaya di Indonesia.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Menko PMK dan Menag Minta Jalur Evakuasi Tambahan di MTsN 1 Kota Bogor

Published

on

Kitasulsel–BOGOR – Aspek keselamatan menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Revitalisasi Madrasah. Saat meninjau MTsN 1 Kota Bogor, Rabu (10/6/2026), Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, bersama Menteri Agama, Nasaruddin Umar, meminta adanya akses evakuasi tambahan di area belakang sekolah sebagai jalur penyelamatan dalam kondisi darurat.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau progres revitalisasi madrasah yang tengah berlangsung di MTsN 1 Kota Bogor. Turut mendampingi dalam kegiatan itu Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Suyitno, Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum Kuswara, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bogor Afan Rangkuti.

Dalam peninjauan lapangan, Pratikno dan Nasaruddin Umar secara khusus menyoroti pentingnya keberadaan akses tambahan di bagian belakang sekolah yang dapat difungsikan sebagai jalur evakuasi ketika terjadi kebakaran maupun situasi darurat lainnya.

BACA JUGA  Pemerintah RI Gandeng Perusahaan Qatar Bangun Satu Juta Unit Hunian Vertikal

“Untuk MTsN Kota Bogor, kami meminta agar ada akses ke belakang sekolah sebagai upaya antisipasi kebakaran maupun hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Pratikno didampingi Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim.

Menurut Pratikno, pembangunan infrastruktur pendidikan tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas fisik bangunan, tetapi juga harus memperhatikan aspek keselamatan seluruh warga sekolah.

Ia menegaskan bahwa peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan berhak mendapatkan lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Karena itu, penyediaan jalur evakuasi menjadi bagian penting dari standar keselamatan yang harus dipenuhi dalam setiap proyek revitalisasi pendidikan.

“Ini merupakan program Presiden untuk meningkatkan kualitas SDM unggul melalui lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas,” katanya.

Pratikno menjelaskan, revitalisasi MTsN 1 Kota Bogor merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia.

BACA JUGA  Kunjungi Korban Kebakaran di Kebon Kosong, Jusuf Kalla Serahkan Bantuan

Program revitalisasi satuan pendidikan tersebut telah berjalan sejak 2025 dengan total anggaran mencapai Rp13,28 triliun yang diperuntukkan bagi perbaikan 17.573 sekolah dan madrasah di seluruh Indonesia.

Pelaksanaan program ini mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang percepatan rehabilitasi, perbaikan, dan pembangunan infrastruktur pendidikan guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan nasional.

Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar menilai revitalisasi yang dilakukan di MTsN 1 Kota Bogor telah memberikan perubahan signifikan dibandingkan kondisi sebelumnya.

“Atap yang sebelumnya hampir roboh sekarang sudah sangat rapi. Meja-meja yang dulu sudah kumuh kini diganti dengan yang baru dan lebih baik,” ungkap Nasaruddin.

Ia menegaskan pemerintah berkomitmen memberikan perhatian yang setara terhadap sekolah umum maupun madrasah agar seluruh peserta didik memperoleh fasilitas pendidikan yang layak, aman, dan berkualitas.

BACA JUGA  Paripurna DPRD Sulsel Bahas Ranperda Perubahan APBD TA 2025, Tembus Rp10,33 Triliun

Menurutnya, keberadaan jalur evakuasi merupakan bagian integral dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya mendukung proses belajar mengajar, tetapi juga mampu memberikan perlindungan maksimal saat terjadi kondisi darurat.

Revitalisasi MTsN 1 Kota Bogor sendiri mencakup pembangunan dan perbaikan ruang kelas, peningkatan sarana pendukung pembelajaran, serta pengadaan mebel baru yang lebih layak dan modern.

Melalui program tersebut, pemerintah berharap kualitas pembelajaran dapat meningkat seiring dengan terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan memenuhi standar keselamatan bagi seluruh warga sekolah.

Dengan demikian, revitalisasi madrasah tidak hanya menghadirkan ruang belajar yang lebih representatif, tetapi juga memperkuat sistem keamanan dan mitigasi risiko sebagai fondasi penting dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan.

Continue Reading

Trending