Connect with us

DPRD Kota Makassar

Semangat Gotong Royong Warnai Penjaringan Lomba Kelurahan Berprestasi 2026 di Makassar

Published

on

Kitasulsel–Makassar – Semangat kebersamaan dan budaya gotong royong kembali ditunjukkan dalam pelaksanaan kerja bakti yang menjadi bagian dari rangkaian Penjaringan Lomba Kelurahan Berprestasi Tahun 2026. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WITA tersebut melibatkan berbagai unsur Pemerintah Kota Makassar sebagai wujud komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata.

Dalam kegiatan tersebut, Sekretaris DPRD Kota Makassar, Andi Rahmat Mappatoba, bersama jajaran Sekretariat DPRD Kota Makassar turut ambil bagian dalam aksi bersih-bersih lingkungan. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata dukungan terhadap peningkatan kualitas lingkungan sekaligus menyukseskan pelaksanaan penilaian lomba tingkat kelurahan.

Kerja bakti juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, bersama para pejabat dan jajaran Pemerintah Kota Makassar. Seluruh peserta tampak bergotong royong membersihkan area yang menjadi lokasi penilaian, mencerminkan sinergi antarlembaga dalam mendukung program pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.

BACA JUGA  Komisi A DPRD Makassar Gelar RDP Bahas Nasib Tenaga Honorer R2 dan R3

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Semangat gotong royong yang terbangun diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif warga untuk terus menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan di wilayah masing-masing.

Penjaringan Lomba Kelurahan Berprestasi Tahun 2026 merupakan salah satu agenda strategis Pemerintah Kota Makassar yang bertujuan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan di tingkat kelurahan. Selain menjadi ajang evaluasi terhadap inovasi dan pelayanan publik, lomba ini juga mendorong setiap kelurahan menghadirkan berbagai terobosan dalam pemberdayaan masyarakat.

Partisipasi aktif Sekretariat DPRD Kota Makassar dalam kerja bakti menunjukkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab satu instansi, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Sinergi yang terjalin diharapkan semakin memperkuat pelayanan publik sekaligus mendukung terciptanya lingkungan perkotaan yang lebih berkualitas.

BACA JUGA  DPRD Minta Pemkot Makassar Prioritaskan Kesejahteraan Tenaga Honorer

Wakil Wali Kota Makassar bersama seluruh jajaran pemerintah memberikan contoh nyata bahwa kepedulian terhadap kebersihan lingkungan harus dimulai dari aparatur pemerintah. Langkah tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menjaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan.

Melalui kegiatan kerja bakti ini, Pemerintah Kota Makassar kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang harmonis, produktif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Lingkungan yang bersih dan tertata diyakini menjadi salah satu indikator penting dalam mewujudkan Kota Makassar yang nyaman, sehat, dan berdaya saing.

Dengan semangat kebersamaan yang terus terpelihara, Penjaringan Lomba Kelurahan Berprestasi Tahun 2026 diharapkan mampu melahirkan kelurahan-kelurahan unggulan yang inovatif, mandiri, serta menjadi teladan dalam tata kelola pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat di Kota Makassar.

BACA JUGA  Silaturahmi dengan Jatanras, Ketua DPRD Makassar Supratman Diskusi soal Keamanan Selama Ramadan
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DPRD Kota Makassar

DPRD Makassar Dukung Penuh Indonesia Gastrodiplomacy Series 2026, Dinilai Dorong Ekonomi dan Investasi

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR – Pelaksanaan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 di Kota Makassar mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari DPRD Kota Makassar. Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia bersama Pemerintah Kota Makassar itu dinilai memiliki peran strategis dalam memperkenalkan potensi daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.

Anggota DPRD Kota Makassar Komisi D yang membidangi Kesejahteraan Rakyat, Muchlis A. Misbah, menegaskan pihak legislatif mendukung penuh pelaksanaan IGS 2026 karena memberikan dampak positif bagi Kota Makassar, terutama dalam meningkatkan aktivitas ekonomi dan memperluas promosi daerah ke tingkat internasional.

“Bagi kami di legislatif, pelaksanaan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) mendapat dukungan penuh dari DPRD Kota Makassar karena mampu meningkatkan perputaran ekonomi di Kota Makassar,” ujar Muchlis, Rabu (24/6/2026).

Menurut politisi Partai Hanura tersebut, kehadiran puluhan delegasi diplomatik dari berbagai negara menjadi momentum penting untuk memperkenalkan Makassar kepada dunia. Selain sebagai ajang diplomasi kuliner dan budaya, kegiatan ini juga menjadi sarana promosi berbagai potensi unggulan yang dimiliki kota berjuluk Anging Mammiri itu.

BACA JUGA  Sosialisasi Perda, Nunung Dasniar Ajak Warga Makassar Rutin Bayar Retribusi Sampah

“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena menjadi sarana untuk memperkenalkan Makassar ke dunia luar,” katanya.

Peluang Investasi dan Kerja Sama Internasional

Muchlis menilai kehadiran para duta besar, diplomat, dan perwakilan negara sahabat membuka peluang besar bagi Makassar untuk memperluas jaringan kerja sama internasional. Selain itu, kegiatan tersebut juga berpotensi menarik minat investor untuk melihat langsung peluang investasi yang tersedia di daerah.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini, kita berharap semakin banyak investor yang tertarik datang ke Makassar, melihat langsung potensi yang kita miliki, serta membuka peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat,” ujarnya saat menghadiri jamuan makan malam Indonesia Gastrodiplomacy Series di Benteng Fort Rotterdam.

Ia menambahkan, dukungan DPRD Kota Makassar tidak hanya diwujudkan melalui pernyataan resmi, tetapi juga melalui kehadiran langsung anggota dewan dalam berbagai rangkaian kegiatan IGS 2026.

Menurutnya, partisipasi legislatif menjadi bentuk komitmen bersama dalam mendukung upaya Pemerintah Kota Makassar memperkuat promosi daerah di tingkat internasional.

“Kami hadir di sini sebagai bentuk dukungan nyata. Kehadiran kami dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa DPRD Kota Makassar memberikan perhatian dan dukungan terhadap upaya-upaya promosi daerah yang dilakukan Pemerintah Kota,” jelasnya.

BACA JUGA  Komisi C DPRD Makassar Gelar RDP Tanpa Dihadiri OPD Terkait, Legislator Minta Dievaluasi

Bahkan, lanjut Muchlis, sejumlah agenda lain sengaja dikesampingkan demi memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan internasional tersebut.

Perkenalkan Potensi Wisata, Kuliner, dan Budaya

Lebih lanjut, Muchlis menilai masih banyak potensi Kota Makassar yang belum dikenal secara luas oleh masyarakat internasional. Karena itu, Indonesia Gastrodiplomacy Series dinilai menjadi wadah yang tepat untuk menampilkan berbagai keunggulan daerah.

Ia menyebut sektor pariwisata, kekayaan kuliner khas Makassar dan Sulawesi Selatan, hingga keberagaman budaya dan adat istiadat sebagai aset penting yang perlu terus diperkenalkan kepada dunia.

“Masih banyak hal yang perlu diperkenalkan dari Kota Makassar. Mulai dari destinasi wisatanya, kulinernya, hingga adat istiadat dan budaya. Selama ini masih banyak potensi yang belum terekspos dengan baik. Melalui kegiatan seperti ini, semua potensi tersebut dapat ditampilkan dan diperkenalkan kepada para tamu dari berbagai negara,” terangnya.

BACA JUGA  Silaturahmi dengan Jatanras, Ketua DPRD Makassar Supratman Diskusi soal Keamanan Selama Ramadan

Menurutnya, semakin banyak kegiatan internasional yang digelar di Makassar, semakin besar pula peluang daerah untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, memperluas promosi investasi, dan memperkuat citra kota sebagai pusat ekonomi serta kebudayaan di kawasan Indonesia Timur.

“Harapannya tentu akan berdampak pada peningkatan investasi, kunjungan wisatawan, serta pertumbuhan ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Makassar,” tutup Muchlis.

Diikuti 41 Delegasi dari 28 Negara

Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 di Makassar diikuti sebanyak 41 delegasi dari 28 negara yang berasal dari kawasan Asia, Eropa, Afrika, Amerika, hingga Pasifik.

Beberapa negara yang berpartisipasi antara lain Australia, Fiji, Pakistan, Jepang, Meksiko, Brasil, Ukraina, Bosnia dan Herzegovina, Kuba, Tunisia, Venezuela, Serbia, Polandia, Solomon Islands, Peru, Nigeria, Costa Rica, Bulgaria, Laos, Finlandia, Kamboja, Zimbabwe, Ethiopia, Rwanda, Belanda, Uruguay, Malaysia, dan Filipina.

Kehadiran para delegasi tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi Makassar sebagai kota yang terbuka terhadap kerja sama internasional, sekaligus menjadi pintu gerbang promosi budaya, kuliner, pariwisata, dan investasi Indonesia Timur di mata dunia.

Continue Reading

Trending