Connect with us

Dinas Ketahanan Pangan

Tanaman di Gowa Kini Dipantau Lewat Sensor, Mahasiswa UNM Bawa Teknologi IoT ke Lahan Petani

Published

on

KITASULSEL — GOWA — Cara bertani di Desa Majannang, Kecamatan Parigi, Kabupaten Gowa, mulai mendapat sentuhan teknologi. Tanaman kini tidak hanya dipantau secara manual, tetapi dibantu sistem Smart Hydro-Farming berbasis Internet of Things (IoT) yang dibawa mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM).

Inovasi tersebut diterapkan bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Majannang untuk membantu petani mengembangkan pola pertanian yang lebih modern sekaligus membuka sumber pendapatan tambahan.

Sistem hidroponik ini dilengkapi sensor yang dapat memantau sejumlah kondisi secara real-time, mulai dari pH air, nutrisi, suhu air hingga kondisi lingkungan tanaman.

Dengan bantuan data tersebut, petani bisa mengetahui kondisi tanaman secara lebih terukur tanpa hanya mengandalkan perkiraan dalam proses budidaya.

BACA JUGA  Diinisiasi Alamsyah Sahabuddin, Replika Longwis Akan Hadir di Event F8 Makassar

Selama ini, sebagian petani di Majannang masih bergantung pada padi dan hortikultura dengan masa panen sekitar empat hingga enam bulan. Kondisi itu membuat pemasukan tidak selalu berjalan setiap bulan, ditambah biaya produksi dan harga hasil panen yang dapat berubah.

Mahasiswa UNM kemudian menyerahkan perangkat mini hidroponik dengan sistem smart control kepada Gapoktan Majannang. Petani juga mendapat pembekalan mengenai budidaya hidroponik hingga pemasaran digital agar hasil pertanian nantinya memiliki peluang pasar yang lebih luas.

Teknologi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai proyek mahasiswa. Pendampingan dijadwalkan berlanjut hingga Desember 2026 untuk melihat perkembangan tanaman sekaligus mengevaluasi penerapan sistem di masyarakat.

Jika berjalan sesuai harapan, Smart Hydro-Farming dapat menjadi alternatif bagi petani untuk menghasilkan komoditas dengan siklus lebih pendek sekaligus mengenalkan cara baru dalam mengelola pertanian.

BACA JUGA  Pantau Misa Natal Tiga Gereja di Makassar bersama Forkopimda, Pj Gubernur Prof Zudan Sampaikan Pesan Damai

Dari lahan desa, teknologi kini mulai mengambil peran. Petani Gowa perlahan dikenalkan pada cara bertani yang lebih modern, dengan sensor dan data ikut membantu menentukan langkah di lahan.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending