Connect with us

Pengurus Sekolah Literasi Desa Sulsel 2024-2025 Resmi Dilantik

Published

on

Kitasulsel–Makassar Sebanyak 31 pengurus Sekolah Literasi (SLD) periode 2024/2025 resmi dilantik di aula PMI Makassar, Sabtu (6/7) kemarin.

Pelantikan ini dihadiri oleh sejumlah komunitas pendidikan dan literasi yang berbasis di Sulsel, seperti Relawan Pendidikan Indonesia, Aksi Indonesia Muda, Komunitas Peduli Anak Jalanan, dan Bangku Pelosok.

Ketua SLD Muh Dzulfahmi mengemukakan, pihaknya akan siap berkontribusi terhadap pembangunan dan peningkatan kualitas literasi di Sulsel, khususnya pada daerah-daerah pedesaan.

“Kami ucapkan terima kasih kepada senior-senior atas pelantikan hari ini, juga kepada komunitas lain yang menyaksikan pelatikan. Insya Allah pengurus SLD periode 2024/2025 siap menyumbangkan ide dan program terbaik untuk meningkatkan literasi masyarakat,” kata mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar ini.

Fahmi melanjutkan, pasca pelantikan, pihaknya akan segera melaksanakan rapat kerja dalam rangka mendiskusikan dan menetapkan program-program literasi yang akan dilaksanakan untuk satu tahun ke depan.

“Setelah pelantikan, kami akan laksanakan upgrading untuk peningkatan sumber daya organisasi khususnya pengurus periode 2024/2025, setelah itu insya Allah akan segera dilaksanakan rapat kerja,” kata Fahmi.

Sementara itu, pendiri Sekolah Literasi Desa, Ady Akbar dalam sambutannya mengatakan, pihaknya berharap SLD dapat memberikam ide alternatif dalam wacana pembangunan pendidikan nasional.

“Pendidikan nasional kita hari ini tampaknya tidak memiliki landasan yang kuat untuk melaksanakan pembangunan manusia Indonesia yang berkualitas, karena itu saya berharap SLD dapat tetap eksis dan memberikan ide-ide alternatif dalam tata kelola pendidikan nasional,” kata Ady Akbar.

SLD merupakan organisasi nirlaba yang fokus kegiatannya adalah pada upaya peningkatan kualitas literasi dan pendidikan di Sulsel, khususnya di daerah pedesaan.

Organisasi yang dibentuk pada 2016 silah ini telah melaksanakan kegiatan literasi di sejumlah desa yang tersebar di beberapa kabupaten di Sulsel seperti Gowa, Bulukumba, Pinrang, Toraja, dan Maros. (*)

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending