Provinsi Sulawesi Selatan
PON Aceh – Sumut, Provinsi Sulsel Kumpulkan 35 Medali, Naik Peringkat ke 15
Kitasulsel–ACEH Atlet Sulsel yang berlaga di PON XXI Aceh – Sumatera Utara (Sumut) terus berjuang memberikan yang terbaik untuk daerahnya. Hingga Minggu, 15 September 2024, pukul 18.00 WITA, Kontingen Sulsel telah mengumpulkan 35 medali.
Berdasarkan data yang diperoleh, 35 medali yang diraih terdiri dari 7 emas, 11 perak, dan 17 perunggu. Medali emas tersebut diraih di cabang olahraga angkat besi kelas 73 kg putra, sepak takraw tim putra, dance sport, renang artistik tim, dayung M1x, sepak takraw putra double, dan sepak takraw putri double.
Sedangkan untuk medali perak diperoleh dari cabang olahraga senam artistik palang bertingkat putri, cricket T10 beregu putri, renang artistik solo putri, dancesport pre amateur latin campuran, renang artistik duet putri, sepak takraw tim putri, kurash klas 57 kg, layar Int 420 putra, dayung rowing, dayung rowing double sculls W2X, dan dayung W4.
Untuk medali perunggu, diperoleh dari cabang olahraga senam artistik beregu putri, petanque double putra, binaraga kelas 75 kg putra, muaythai kelas 51 kg putri, muaythai kelas 60 kg putri, muaythai kelas 60 kg Putra, kurash klas + 80 kg, selancar permula kite putra, selancar tekno boys, layar ILCA 7 man, dayung single scull, dayung cokles faers, dayung doble sculls, soft tennis, triathlon, dan pencak silat.
“Alhamdulillah, atas perolehan medali ini, Sulsel sekarang peringkat 15. Naik satu peringkat dari kemarin,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulsel, Suherman, Minggu, (15/9/2024).
Suherman mengungkapkan, Kontingen Sulsel telah memberikan yang terbaik di perhelatan olahraga tingkat nasional tersebut. Pencapaian ini bahkan diapresiasi langsung oleh Penjabat Gubernur Sulsel, Prof Zudan Arif Fakrulloh.
“Para atlet kita telah berjuang di arena PON, telah memberikan yang terbaik untuk membawa harum nama daerah di kancah nasional,” ujarnya. (*)
Provinsi Sulawesi Selatan
Pemprov Sulsel Tegaskan Seleksi Paskibraka Nasional Kewenangan Panitia Pusat
Kitasulsel–MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan bahwa penetapan peserta yang lolos seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional merupakan kewenangan penuh panitia pusat dan tidak dapat diintervensi oleh pemerintah provinsi maupun pemerintah daerah.
Penegasan tersebut disampaikan menyusul polemik hasil seleksi peserta asal Kota Makassar berinisial CYL yang ramai diperbincangkan di media sosial dalam beberapa hari terakhir.
Sebagai bentuk perhatian terhadap aspirasi peserta dan daerah asal, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menemui langsung peserta terkait dan turut melibatkan Pemerintah Kota Makassar, dalam hal ini Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Makassar, pada pertemuan yang berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Senin (25/5/2026).
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menilai ruang komunikasi penting dibuka agar setiap aspirasi dapat disampaikan melalui jalur resmi dan mekanisme yang tepat tanpa menimbulkan kesalahpahaman di ruang publik.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP) Sulsel, Muhammad Salim Basmin, mengatakan langkah mediasi dilakukan untuk menjaga komunikasi tetap terbuka sekaligus memastikan seluruh proses berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.
“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan siap memfasilitasi apabila Pemerintah Kota Makassar ingin mengajukan keberatan atau menyampaikan aspirasi secara resmi kepada Panitia Pusat sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Salim Basmin, Rabu (27/5/2026).
Ia menegaskan Pemprov Sulsel menghormati seluruh tahapan dan keputusan seleksi Paskibraka yang berlangsung secara berjenjang sesuai pedoman nasional.
Menurutnya, Pemprov Sulsel berkomitmen memastikan aspirasi masyarakat terkait transparansi proses seleksi dapat tersampaikan dengan baik kepada otoritas pusat tanpa mencampuri kewenangan penetapan hasil seleksi nasional.
Selain itu, Pemprov Sulsel juga mengajak masyarakat untuk menghormati seluruh proses seleksi serta menyikapi berbagai wacana yang berkembang secara bijak, proporsional, dan berdasarkan informasi yang utuh.
Pemerintah berharap polemik yang berkembang dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik dan mekanisme resmi demi menjaga kondusivitas serta semangat persatuan dalam proses seleksi Paskibraka.
-
Nasional11 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










You must be logged in to post a comment Login