Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Wabup Lutim Hadiri Rapat Pleno TPAKD Sulsel 2025, Siap Dukung Pemberdayaan UMKM

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, menghadiri Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2025, yang digelar di Ruang Rapat Pimpinan Gubernur Sulsel, Makassar, Senin (17/03/2025).

Rapat ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaeman, didampingi Kepala OJK Provinsi Sulsel/Sulbar, Mochammad Muchlasin.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulsel menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah yang hadir dalam agenda penting ini.

“Saya sangat berterima kasih kepada kepala daerah yang menyempatkan diri untuk menghadiri rapat pleno ini. Ini adalah bentuk kepedulian bersama untuk pembangunan daerah kita,” ujar Andi Sudirman.

Rapat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelaksanaan program TPAKD di Sulawesi Selatan, serta menyusun langkah-langkah strategis dalam memperluas akses keuangan daerah.

BACA JUGA  Pemkab Lutim Dorong Peran Komunitas Otomotif dalam Pembangunan Sosial dan Budaya

Menurut Gubernur Andi Sudirman, rapat pleno ini merupakan pertemuan awal untuk mengevaluasi dan menyusun rencana kerja TPAKD tahun 2025 di Sulsel.

“Rapat ini akan membahas apa saja yang perlu dibenahi dan ditambahkan terkait rencana kerja TPAKD tahun 2025 di Sulawesi Selatan,” jelasnya.

Gubernur juga menekankan pentingnya dukungan penuh dari para pimpinan daerah untuk pengembangan UMKM.

“UMKM kita kini menguasai pangsa pasar nasional. Oleh karena itu, mari kita terus dukung UMKM di daerah masing-masing dengan pembinaan terbaik. Ke depan, semua UMKM wajib menggunakan e-money,” tegasnya.

Setelah rapat pleno, Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler menyampaikan bahwa, Pemkab Lutim berkomitmen untuk menindaklanjuti arahan Gubernur Sulsel, khususnya dalam pemberdayaan UMKM.

BACA JUGA  Pemkab Luwu Timur Sediakan Rumah Singgah Gratis di Makassar, Ringankan Beban Warga Berobat

“Ada beberapa hal yang disampaikan oleh Bapak Gubernur yang sejalan dengan visi-misi kami. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur akan berkomitmen menindaklanjuti arahan terkait pengembangan UMKM di daerah kami,” jelas Wabup Puspa.

Turut hadir dalam rapat pleno ini: Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemprov Sulsel, para Bupati dan Wali Kota se-Sulawesi Selatan. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Fun Run Juara 2026 di Luwu Timur Jadi Ajang Edukasi Penanganan Henti Jantung Mendadak

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bekerja sama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Luwu Timur menggelar kegiatan Fun Run Juara 2026 di kawasan Bundaran Batara Guru, Malili, Ahad (21/6/2026).

Kegiatan yang diikuti ribuan peserta tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga dan kampanye hidup sehat, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi kesehatan bagi masyarakat, khususnya terkait penanganan awal pada kasus henti jantung mendadak.

Di sela-sela pelaksanaan kegiatan, para perawat dari PPNI Kabupaten Luwu Timur memberikan demonstrasi dan edukasi langsung mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan ketika menemukan seseorang mengalami henti jantung mendadak. Edukasi tersebut mendapat perhatian dari para peserta yang memadati lokasi kegiatan.

Melalui simulasi yang diperagakan secara langsung, masyarakat diberikan pemahaman tentang pentingnya tindakan cepat dan tepat sebelum tenaga medis tiba di lokasi kejadian.

BACA JUGA  Peringati Hari Kartini, PKK Luwu Timur Gelar Deteksi Dini Kanker Serviks Gratis di 18 Puskesmas

Salah seorang perawat yang memberikan edukasi, Mirda Mardan, S.Kep., Ns., menjelaskan bahwa terdapat dua langkah utama yang harus segera dilakukan ketika menemukan seseorang mengalami henti jantung mendadak.

“Ada dua hal yang harus dilakukan jika kita melihat seseorang sakit jantung yaitu, respon segera dan tangani segera,” ujar Mirda di hadapan peserta Fun Run Juara 2026.

Menurutnya, kecepatan dalam memberikan respons awal sangat menentukan peluang keselamatan pasien. Karena itu, masyarakat perlu dibekali pengetahuan dasar mengenai pertolongan pertama agar mampu memberikan bantuan yang tepat saat menghadapi situasi darurat.

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, memberikan apresiasi atas inisiatif PPNI yang berhasil menggabungkan kegiatan olahraga dengan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

BACA JUGA  Tangis Haru Warnai Kunjungan Bupati Luwu Timur di UMKM Al Ma’un Corner Sorowako

Menurut Irwan, kegiatan seperti ini memiliki manfaat ganda karena selain mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui olahraga, juga meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat terhadap penanganan kondisi darurat yang dapat terjadi kapan saja.

“Kegiatan seperti ini tidak hanya mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, tetapi juga meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat yang dapat terjadi kapan saja dan di mana saja,” jelas Irwan.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi kesehatan dapat terus dilakukan dalam berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Fun Run Juara 2026 sendiri merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Ribuan peserta dari berbagai kalangan ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, menjadikannya sebagai momentum untuk mempererat kebersamaan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan.

BACA JUGA  Jendela Dunia Disabilitas”, Terobosan Disdukcapil Luwu Timur Siap Bersaing di Forum Global

Melalui kegiatan ini, PPNI Kabupaten Luwu Timur berharap masyarakat tidak hanya semakin gemar berolahraga, tetapi juga memiliki kemampuan dasar dalam memberikan pertolongan pertama pada kondisi darurat. Pengetahuan tersebut dinilai sangat penting karena dapat membantu menyelamatkan nyawa seseorang sebelum mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Kegiatan ini menjadi contoh sinergi positif antara pemerintah daerah dan tenaga kesehatan dalam membangun masyarakat yang sehat, tanggap, dan peduli terhadap keselamatan sesama.

Continue Reading

Trending