Kabupaten Sidrap
Pemkab Sidrap Gelar Kerja Bakti di Pasar Sentral Rappang
Kitasulsel–SIDRAP Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang menggelar kerja bakti di Pasar Sentral Rappang, Kelurahan Rappang, Kecamatan Panca Rijang, Sabtu (14/6/2025).
Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan sampah, pengerukan selokan, dan penataan lingkungan pasar.
Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, hadir langsung memantau pelaksanaan kerja bakti yang melibatkan staf pasar serta petugas dari Dinas Lingkungan Hidup.
Turut mendampingi, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Panca Rijang, Syamsuddin, dan Kepala Pasar Rappang.
“Kami memang sudah berkoordinasi dengan kepala pasar dan staf untuk melaksanakan kerja bakti. Ini bagian dari upaya kita membenahi pasar agar lebih bersih dan tertata,” ujar Nurkanaah.
Nurkanaah juga mengimbau seluruh pedagang mendukung upaya pembenahan pasar, termasuk menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan rutin setiap akhir pekan.
“Kita juga minta dinas terkait, seperti Dinas Perhubungan, Perdagangan, Lingkungan Hidup, dan Satpol PP, untuk ikut membantu dalam penataan pasar, termasuk menertibkan area jalan agar tidak lagi digunakan untuk berjualan,” jelasnya.
Sementara itu, Plt Camat Panca Rijang, Samsyuddin, menyampaikan bahwa kegiatan dimulai sejak pukul 07.00 Wita dan menyasar los-los yang tidak terkelola.
“Kerja bakti ini diharapkan menjadi awal dari penataan yang lebih luas. Pasar adalah pusat aktivitas masyarakat, jadi harus bersih dan fungsional,” katanya. (*)
Kabupaten Sidrap
Belum Lama Dikerja, Duiker Dekat Monumen Ganggawa Sudah Rusak
KITASULSEL—SIDRAP — Bangunan duiker yang berada di dekat Monumen Ganggawa atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Pantai Kering (Pangker), Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap, mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.
Padahal, duiker tersebut diketahui baru saja selesai dikerjakan. Kondisi plat duiker terlihat mengalami keretakan serta pengelupasan di beberapa bagian.
Hal ini dikeluhkan oleh sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat yang setiap hari melintas di lokasi tersebut.
Selain mengganggu kenyamanan, kerusakan tersebut juga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan jika tidak segera mendapat penanganan.
“Kami mempertanyakan kualitas proyek itu. Masak baru selesai dikerja sudah rusak. Ini proyek yang diduga dikerjakan oleh rekanan menggunakan anggaran Dinas PU Sidrap tahun 2025,” ujar salah seorang warga, Rabu, 4 Februari 2026.
Menurutnya, proyek infrastruktur seharusnya memiliki kualitas yang baik dan dapat bertahan lama, mengingat anggaran yang digunakan berasal dari uang rakyat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sidrap, Abdul Rasyid, belum memberikan tanggapan terkait kondisi duiker tersebut. Saat dikonfirmasi, ia hanya memberikan jawaban singkat.
“Ya, lagi rapat dulu, nanti saya suruh pak kabid bina marga kesana liatki untuk diperbaiki karena masih adaji pemeliharaannya,” katanya.
Warga berharap pihak terkait segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan serta memperbaiki kerusakan yang ada.
Mereka juga meminta agar kualitas pekerjaan proyek infrastruktur ke depan lebih diawasi secara ketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (*)
-
Nasional8 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics1 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










You must be logged in to post a comment Login