Connect with us

Kabupaten Sidrap

Bupati Sidrap Bahas PLTB Tahap II bersama Direksi Barito Renewables dan ESDM

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), H. Syaharuddin Alrif, bertemu Direksi Barito Renewables Jakarta dan Direktur Teknik dan Lingkungan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Ahad (3/8/2025), di Hotel Claro Makassar.

Pertemuan tersebut membahas tindak lanjut kerja sama pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap tahap II.

Syaharuddin Alrif didampingi Sekretaris Daerah Sidrap, Andi Rahmat Saleh, Plt. Kepala Bapperida Sidrap, Herwin, Kabag Kerja Sama Setda Sidrap, Andi Besse, dan pejabat terkait.

Syaharuddin menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan komitmen pihak Barito Renewables dan ESDM dalam pengembangan energi terbarukan di Sidrap.

“Terima kasih atas kunjungan ini. Semoga dengan pengembangan PLTB tahap II, Sidrap dapat mencapai target sebagai Lumbung Energi Terbarukan di Indonesia,” ujarnya.

BACA JUGA  Bupati Syaharuddin Paparkan Strategi Digitalisasi Pemkab Sidrap di Forum TPID dan TP2DD Sulsel

Sebagai informasi, PLTB Sidrap tahap  I telah beroperasi sejak 2018 dengan kapasitas 75 megawatt. Proyek tersebut tidak hanya menyuplai listrik, tetapi juga memperkuat posisi Sidrap sebagai daerah pionir energi terbarukan.

Melalui rencana pengembangan tahap II, pemerintah daerah berharap kapasitas produksi listrik dari energi angin dapat ditingkatkan secara signifikan.

Selain mendukung ketahanan energi nasional, proyek ini juga diharapkan membuka lapangan kerja, mendorong investasi hijau, serta berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat sekitar.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kabupaten Sidrap

Belum Lama Dikerja, Duiker Dekat Monumen Ganggawa Sudah Rusak

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Bangunan duiker yang berada di dekat Monumen Ganggawa atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Pantai Kering (Pangker), Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap, mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Padahal, duiker tersebut diketahui baru saja selesai dikerjakan. Kondisi plat duiker terlihat mengalami keretakan serta pengelupasan di beberapa bagian.

Hal ini dikeluhkan oleh sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat yang setiap hari melintas di lokasi tersebut.

Selain mengganggu kenyamanan, kerusakan tersebut juga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan jika tidak segera mendapat penanganan.

“Kami mempertanyakan kualitas proyek itu. Masak baru selesai dikerja sudah rusak. Ini proyek yang diduga dikerjakan oleh rekanan menggunakan anggaran Dinas PU Sidrap tahun 2025,” ujar salah seorang warga, Rabu, 4 Februari 2026.

BACA JUGA  Bupati Syaharuddin Paparkan Strategi Digitalisasi Pemkab Sidrap di Forum TPID dan TP2DD Sulsel

Menurutnya, proyek infrastruktur seharusnya memiliki kualitas yang baik dan dapat bertahan lama, mengingat anggaran yang digunakan berasal dari uang rakyat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sidrap, Abdul Rasyid, belum memberikan tanggapan terkait kondisi duiker tersebut. Saat dikonfirmasi, ia hanya memberikan jawaban singkat.

“Ya, lagi rapat dulu, nanti saya suruh pak kabid bina marga kesana liatki untuk diperbaiki karena masih adaji pemeliharaannya,” katanya.

Warga berharap pihak terkait segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan serta memperbaiki kerusakan yang ada.

Mereka juga meminta agar kualitas pekerjaan proyek infrastruktur ke depan lebih diawasi secara ketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (*)

BACA JUGA  Tampil di TV Nasional, Bupati Sidrap Bahas Dukungan Swasembada Pangan dan MBG
Continue Reading

Trending