Connect with us

NEWS

Pola Tabungan Umrah Ringan, Mitra Annur Travel Pinrang Bantu Ratusan Jamaah Menuju Baitullah

Published

on

KITASULSEL—PINRANG — Menjadi tamu Allah adalah impian setiap umat Muslim. Namun, panggilan suci tersebut bukan hanya soal kesiapan fisik, melainkan juga kesiapan materi. Menjawab tantangan itu, kemudahan menuju Baitullah kini semakin terbuka melalui pola tabungan jamaah yang diinisiasi mitra Annur Travel asal Kabupaten Pinrang.

Adalah Erni Tamring, mitra Annur Travel di Pinrang, yang menggagas dan menerapkan pola tabungan umrah ringan tanpa memberatkan jamaah. Dengan skema menabung harian mulai dari Rp20 ribu hingga Rp100 ribu, calon jamaah dapat mempersiapkan biaya perjalanan umrah secara bertahap hingga mencukupi, lalu diberangkatkan menuju Tanah Suci.

“Saat ini saya menghimpun kurang lebih 270 jamaah dalam format tabungan haji dan umrah. Sebelumnya, ratusan jamaah juga telah berangkat dengan sistem ini. Rata-rata jamaah menabung sekitar tiga tahun, dan ketika dananya mencukupi, langsung kita berangkatkan,” jelas Erni.

BACA JUGA  Presiden Prabowo Peroleh Ancaman saat Gagas Program Makan Bergizi Gratis

Menurutnya, pola tabungan ini memberikan fleksibilitas penuh kepada jamaah. Nominal tabungan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing, sehingga tidak menimbulkan beban finansial di tengah kebutuhan harian.

“Jika dalam waktu tiga tahun dana belum mencukupi, jamaah diberi kebebasan untuk melanjutkan tabungan atau melunasi di waktu berikutnya sesuai kesiapan,” tambahnya.

Inisiatif ini mendapat sambutan positif dari masyarakat, khususnya kalangan pekerja informal dan keluarga dengan penghasilan terbatas. Skema tabungan dinilai sebagai jalan realistis untuk mewujudkan niat ibadah tanpa harus berutang atau terbebani cicilan besar.

Di sisi lain, Annur Travel terus memperkuat posisinya sebagai penyelenggara perjalanan ibadah yang dipercaya masyarakat. Annur Travel dikenal luas sebagai travel umrah berpredikat terbaik nasional, dengan jaringan cabang di berbagai daerah di Indonesia, serta komitmen pelayanan yang mengedepankan kenyamanan dan kepastian keberangkatan jamaah.

BACA JUGA  Jusuf Kalla: Perang Sebabkan Ekonomi Dunia Menurun

Tak hanya di sektor umrah, Annur Travel juga tercatat sebagai travel dengan jumlah jamaah haji plus terbanyak di Sulawesi Selatan. Hingga saat ini, cakupan pendaftar baru untuk program haji plus mencapai sekitar 100 jamaah per bulan, mencerminkan tingginya kepercayaan publik terhadap manajemen dan layanan yang diberikan.

Dengan kolaborasi mitra daerah seperti yang dilakukan Erni Tamring di Pinrang, Annur Travel optimistis dapat terus menghadirkan solusi ibadah yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus membuka jalan bagi lebih banyak umat Muslim untuk memenuhi panggilan suci menjadi tamu Allah di Baitullah.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Menag Nasaruddin Umar: Iduladha 1447 H di Istiqlal Usung Tema “Spirit Kurban Merawat Alam dan Kemanusiaan”

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA — Menteri Agama Republik Indonesia sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, menegaskan pelaksanaan Iduladha 1447 Hijriah di Masjid Istiqlal tahun ini mengusung tema “Spirit Kurban Merawat Alam dan Kemanusiaan”.

Hal tersebut disampaikan Nasaruddin Umar saat konferensi pers persiapan pelaksanaan Salat Iduladha 1447 H di Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (25/5/2026).

Menurut Menag, tema tersebut dipilih sebagai bagian dari upaya memperkuat pesan keagamaan yang tidak hanya berfokus pada ibadah ritual, tetapi juga mendorong kepedulian terhadap lingkungan hidup dan nilai-nilai kemanusiaan.

“Tema tahun ini terutama dalam khutbah nanti adalah spirit kurban merawat alam dan kemanusiaan. Ini sejalan dengan tema-tema besar Kementerian Agama tentang ekoteologi dan teologi cinta,” ujar Nasaruddin Umar.

BACA JUGA  Prabowo Gelontorkan 6 Paket Insentif Mulai 5 Juni, Ada Diskon Listrik-Ini Daftarnya

Ia menjelaskan, konsep ekoteologi yang terus digaungkan Kementerian Agama menempatkan manusia sebagai bagian dari alam yang memiliki tanggung jawab menjaga keseimbangan lingkungan.

Karena itu, momentum Iduladha dinilai sangat tepat untuk mengajak umat Islam memahami bahwa ibadah kurban bukan sekadar penyembelihan hewan, tetapi juga bentuk kepedulian sosial dan tanggung jawab terhadap keberlangsungan alam.

Nasaruddin berharap tema tersebut dapat menjadi inspirasi bagi para khatib maupun masyarakat muslim Indonesia agar semakin memperkuat kesadaran menjaga lingkungan dan mempererat nilai kemanusiaan melalui ibadah kurban.

Selain mengusung pesan ekologis, pelaksanaan kurban di Masjid Istiqlal tahun ini juga dirancang dengan konsep ramah lingkungan. Seluruh proses penyembelihan hewan kurban dipastikan menggunakan sistem yang higienis dan terkendali agar tidak mencemari lingkungan sekitar.

BACA JUGA  4 Figur Perebutkan Posisi Calon Ketua Serikat Media Siber SMSI Sulsel

“Tidak ada satu tetes pun darah atau limbah yang masuk ke sungai. Semua sudah disiapkan dengan sistem pengelolaan yang baik,” katanya.

Menurutnya, pengelolaan limbah kurban menjadi salah satu perhatian utama panitia guna memastikan kegiatan ibadah berjalan bersih, tertib, dan tetap memperhatikan aspek kesehatan lingkungan.

Ia menambahkan, Masjid Istiqlal saat ini terus berupaya menjadi contoh pengelolaan rumah ibadah modern yang tidak hanya megah secara fisik, tetapi juga memiliki standar kebersihan dan tata kelola lingkungan yang baik.

Dalam kesempatan tersebut, Nasaruddin Umar juga mengajak seluruh jamaah untuk bersama-sama menjaga kebersihan kawasan masjid selama pelaksanaan Salat Iduladha dan penyembelihan hewan kurban berlangsung.

Ia meminta jamaah membawa pulang sampah masing-masing atau membuangnya pada tempat yang telah disediakan panitia.

BACA JUGA  Presiden Prabowo Peroleh Ancaman saat Gagas Program Makan Bergizi Gratis

“Masjid Istiqlal baru saja mendapat penghargaan dunia karena dinilai efektif, efisien, tertib, dan bersih. Ini harus kita jaga bersama,” tandasnya.

Pelaksanaan Iduladha 1447 H di Masjid Istiqlal diperkirakan kembali dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah. Karena itu, panitia telah menyiapkan sejumlah langkah pengamanan, pengaturan arus jamaah, hingga pengelolaan kebersihan agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan nyaman.

Melalui tema “Spirit Kurban Merawat Alam dan Kemanusiaan”, Pemerintah berharap Iduladha tahun ini tidak hanya menjadi momentum memperkuat ketakwaan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga lingkungan, mempererat solidaritas sosial, dan memperkuat nilai kasih sayang antarsesama.

Continue Reading

Trending