Connect with us

Provinsi Sulawesi Selatan

Grand Expo ACP CPU iPhone Android Championship PUSPINDO Championship 2026 Digelar di Sulsel

Published

on

Kitasulsel–Makassar Grand Expo ACP CPU iPhone Android Championship PUSPINDO Championship 2026 yang dirangkaikan dengan Silaturahmi Akbar ke-4 PUSPINDO resmi digelar di Sulawesi Selatan. Kegiatan ini menghadirkan ratusan pelaku usaha ponsel dan teknologi dari berbagai daerah di Indonesia, serta menjadi momentum strategis konsolidasi industri digital nasional, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

Ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi dan pameran teknologi, tetapi juga wadah silaturahmi, pertukaran gagasan, serta penguatan jejaring antar pelaku usaha ponsel yang terus berkembang seiring pesatnya transformasi digital.

Ketua Umum PUSPINDO, Sahrul Rahman, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme peserta dari berbagai daerah. Ia menegaskan komitmen PUSPINDO sebagai wadah pembinaan, peningkatan kapasitas, dan penguatan jejaring pelaku usaha ponsel nasional agar semakin profesional, berdaya saing, dan berkelanjutan.

BACA JUGA  Sekda Jufri Rahman Apresiasi Inisiatif HIPMI Sulsel Gelar Ramadhan Fest 2025

“PUSPINDO hadir untuk memastikan pelaku usaha ponsel tidak berjalan sendiri. Kita bangun ekosistem usaha yang kuat, saling mendukung, dan siap menghadapi tantangan industri digital ke depan,” ujar Sahrul Rahman.

Sementara itu, Pembina PUSPINDO, Rizal Arsyad Dini, memberikan pesan motivasi kepada seluruh peserta agar tetap konsisten dan istiqamah dalam menjalankan usaha dengan menjunjung tinggi kedisiplinan, etos kerja, serta keberkahan.

“Selamat bertarung, dan jangan lupa menabung, semua untuk umroh. Semangat untuk semua, apa pun usahanya,” ujarnya disambut antusias peserta.

Mewakili Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala Bidang Humas Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfo SP) Sulsel, Fitra, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta di Sulawesi Selatan. Ia menekankan bahwa tahun 2026 merupakan fase penting percepatan transformasi digital di tengah dinamika global yang semakin cepat dan kompetitif.

BACA JUGA  Hari Kesaktian Pancasila, Gubernur Sulsel Serukan Semangat Persatuan dan Kedaulatan Bangsa

Menurut Fitra, data dan informasi kini telah menjadi komoditas strategis. Karena itu, peran Dinas Kominfo SP menjadi krusial dalam memastikan keterbukaan informasi publik, integrasi data lintas sektor, serta digitalisasi sebagai fondasi pengambilan keputusan ekonomi yang tepat dan berbasis bukti.

Ia juga menyampaikan komitmen Pemprov Sulsel dalam mempercepat pemerataan pembangunan melalui proyek infrastruktur multiyears, meliputi pembangunan jalan, irigasi, dan rumah sakit regional. Pembangunan tersebut difokuskan pada peningkatan kualitas jalan dan jembatan dengan lalu lintas harian tinggi, wilayah terisolasi, serta jalur strategis penghubung kawasan industri, pariwisata, pelabuhan, dan bandara.

Lebih lanjut, Fitra menegaskan bahwa sektor teknologi dan telekomunikasi, termasuk usaha ponsel, memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, serta mempercepat transformasi digital masyarakat.

BACA JUGA  Hasil Evaluasi Kemendagri, Kinerja Prof Zudan Selama Memimpin Sulsel Dinilai Sangat Baik

“PUSPINDO diharapkan mampu menjadi motor lahirnya pengusaha yang tangguh, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan teknologi,” tegasnya.

Melalui Silaturahmi Akbar ke-4 ini, Fitra berharap lahir ide-ide segar, kolaborasi nyata, serta komitmen bersama untuk membangun ekosistem usaha yang sehat dan adaptif.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan senantiasa membuka ruang kolaborasi dengan komunitas dan organisasi usaha, termasuk PUSPINDO, untuk memperkuat ekonomi daerah, mendorong UMKM naik kelas, serta menciptakan iklim usaha yang kondusif, inklusif, dan berkeadilan,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Fitra secara resmi membuka Silaturahmi Akbar ke-4 PUSPINDO.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Silaturahmi Akbar ke-4 PUSPINDO secara resmi dibuka. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi seluruh peserta dan kontribusi positif bagi pembangunan Sulawesi Selatan,” tandasnya.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Provinsi Sulawesi Selatan

Perkuat Budaya Literasi, Dispusarsip Sulsel Jalin Kerja Sama Strategis dengan Dinas Pendidikan

Published

on

Kitasulsel–Makassar – Dalam upaya memperkuat budaya literasi serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan berbasis perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan (Dispusarsip Sulsel) menjalin kerja sama strategis dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tersebut berlangsung di Ballroom Andalan Dispusarsip Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (21/1/2026).

Kerja sama ini diarahkan untuk mengoptimalkan peran perpustakaan sebagai pusat sumber belajar yang adaptif, inovatif, dan inklusif. Fokus utama kolaborasi meliputi peningkatan literasi peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan serta layanan perpustakaan yang berkualitas.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, dr. Muhammad Ichsan Mustari, MHM, menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor tersebut merupakan langkah nyata dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

BACA JUGA  Hadiri Peringatan Harganas, Sekda Sulsel Jufri Rahman Ajak Kolaborasi Atasi Stunting

“Kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul melalui penguatan literasi sejak dini,” sebutnya.

Ia menambahkan, perpustakaan kini tidak lagi diposisikan semata sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi telah berkembang menjadi ruang pembelajaran, inovasi, dan pengembangan pengetahuan. Peran strategis tersebut sejalan dengan Visi dan Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan dalam mewujudkan Sulawesi Selatan Maju dan Berkarakter.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Iqbal Nadjamuddin, S.E., menekankan pentingnya sinergi lintas perangkat daerah dalam mendorong transformasi pendidikan berbasis literasi.

“Diharapkan kerja sama ini dapat mendorong pemanfaatan perpustakaan sekolah sejalan dengan kebijakan peningkatan mutu pendidikan dan pembelajaran sepanjang hayat,” ujarnya.

BACA JUGA  PON XXI Aceh-Sumut, Raihan Medali Kontingen Sulsel Terus Bertambah

Ruang lingkup kerja sama mencakup pengembangan layanan perpustakaan sekolah, peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola perpustakaan, pemanfaatan koleksi dan konten literasi, serta pelaksanaan kegiatan literasi yang terintegrasi dengan satuan pendidikan.

Salah satu inovasi yang telah dijalankan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan adalah program Jumat Literasi dengan Membaca Sehari. Namun demikian, program tersebut masih memerlukan penguatan teknis dari pustakawan, khususnya dalam pengembangan konten literasi yang efektif, seperti metode membaca nyaring dan pendekatan literasi berbasis perpustakaan.

Sejalan dengan itu, kedua perangkat daerah berharap perjanjian kerja sama ini dapat melahirkan berbagai inovasi baru dalam peningkatan literasi masyarakat, khususnya di Provinsi Sulawesi Selatan.

Dengan ditandatanganinya PKS ini, Dispusarsip Sulsel dan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan berkomitmen untuk terus bersinergi membangun ekosistem literasi yang inklusif dan berkelanjutan, memperkuat integrasi kebijakan literasi dan pendidikan di tingkat provinsi, serta mendorong optimalisasi peran perpustakaan sebagai pusat pembelajaran sepanjang hayat.

BACA JUGA  Launching Kebun MBG Terintegrasi, Gubernur Sulsel: SPPG Wajib Serap Pangan Lokal

Bagi masyarakat, kerja sama ini membuka akses yang lebih luas terhadap layanan perpustakaan yang berkualitas, mendorong minat baca, serta meningkatkan kemampuan literasi sebagai fondasi peningkatan kualitas hidup. Ekosistem literasi yang kuat diharapkan berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia Sulawesi Selatan secara berkelanjutan.

Continue Reading

Trending