Provinsi Sulawesi Selatan
BKD Sulsel Tegaskan TPP ASN 2026 Disesuaikan 20 Persen, Bukan Hanya Dibayarkan 20 Persen
Kitasulsel–Makassar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Selatan, Erwin Sodding, menegaskan bahwa Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2026 mengalami penyesuaian sebesar 20 persen, bukan hanya dibayarkan sebesar 20 persen sebagaimana kabar yang beredar di tengah masyarakat.
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil menyusul adanya kebijakan pemerintah pusat sebagai langkah strategis untuk menjaga kesehatan fiskal daerah sekaligus menyesuaikan regulasi nasional terkait pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Erwin menjelaskan, penyesuaian TPP tidak terlepas dari kebijakan nasional yang mewajibkan pemerintah daerah menekan belanja pegawai maksimal 30 persen dari total APBD pada tahun 2027.
“Saat ini porsi belanja pegawai Pemprov Sulsel masih berada di kisaran 31 hingga 32 persen. Sementara pemerintah pusat menargetkan pada 2027 tidak boleh melebihi 30 persen,” kata Erwin, Selasa (17/2/2026).
Ia menambahkan, kondisi tersebut membuat Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan harus melakukan langkah antisipatif sejak dini agar struktur APBD tahun 2027 dapat memenuhi ketentuan mandatory spending yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
Lebih lanjut, Erwin memastikan bahwa penyesuaian tidak menyentuh hak wajib ASN seperti gaji pokok dan tunjangan melekat lainnya. Komponen yang disesuaikan hanya pada tambahan penghasilan yang bersifat tidak wajib, yakni TPP.
“Gaji pokok tetap aman. Yang disesuaikan adalah komponen tambahan seperti TPP. Ini bagian dari penataan fiskal agar tetap sehat dan berkelanjutan,” jelasnya.
Ia berharap kebijakan tersebut menjadi langkah preventif agar pengelolaan keuangan daerah tetap stabil, tidak mengalami defisit, serta tetap mampu membiayai program prioritas pembangunan dan pelayanan publik.
Dengan penegasan ini, BKD Sulsel berharap tidak ada lagi kesalahpahaman di kalangan ASN terkait besaran TPP tahun 2026. Kebijakan yang diambil disebut sebagai bagian dari strategi menjaga keseimbangan fiskal daerah dalam jangka menengah menuju 2027.
Provinsi Sulawesi Selatan
Puluhan Ribu Warga Meriahkan Jalan Sehat Anti Mager Germas di Hari Jadi Luwu ke-67
Kitasulsel–LUWU — Puluhan ribu masyarakat memadati Lapangan Andi Djemma, Belopa, Kabupaten Luwu, untuk mengikuti Jalan Sehat Anti Mager Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Luwu ke-67, Sabtu (4/7/2026).
Kegiatan yang mengusung semangat Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) tersebut menjadi ajang mengajak masyarakat membiasakan aktivitas fisik melalui jalan sehat sekaligus menanamkan budaya hidup bersih dan sehat.
Jalan sehat dengan rute sepanjang 3,8 kilometer
Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Ribuan peserta menyapa Gubernur Andi Sudirman dan memanfaatkan momen tersebut untuk berswafoto. Gubernur beberapa kali menghentikan langkahnya guna memenuhi permintaan foto bersama warga.
Andi Sudirman mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang memeriahkan kegiatan tersebut. Menurutnya, Jalan Sehat Anti Mager merupakan bagian dari upaya membangun budaya hidup sehat melalui kebiasaan beraktivitas fisik secara rutin.
“Alhamdulillah pelaksanaan Anti Mager di Kabupaten Luwu berjalan sukses dan lancar. Puluhan ribu warga Luwu turut berpartisipasi dalam kegiatan Anti Mager ini. Semoga menjadi kebiasaan rutin untuk terus berjalan minimal 10.000 langkah setiap harinya. Salamaki’ tapada salama’,” ujar Andi Sudirman.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan pola hidup sehat sebagai bagian dari keseharian.
” Mari terus membudayakan pola hidup sehat. Anti Mager bukan hanya slogan, tetapi kebutuhan bersama untuk menjaga tubuh tetap bugar dan produktif,” tambahnya.
Kemeriahan acara semakin terasa saat pengundian door prize yang disiapkan panitia. Berbagai hadiah menarik dibagikan kepada peserta, mulai dari paket umrah, motor listrik, sepeda, hingga beragam hadiah lainnya yang diserahkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan bersama jajaran pemerintah daerah.
Penyelenggaraan Jalan Sehat Anti Mager Germas menjadi salah satu rangkaian utama peringatan Hari Jadi Kabupaten Luwu ke-67 sekaligus memperkuat kampanye pemerintah dalam membangun masyarakat yang sehat, aktif, dan produktif melalui kebiasaan berolahraga secara rutin.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










You must be logged in to post a comment Login