Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Sidrap Hadiri Panen Raya di Salobukkang, Targetkan Produksi Gabah Tembus 1 Juta Ton

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menghadiri panen padi di Desa Salobukkang, Kecamatan Dua Pitue, Senin (2/3/2026), bertepatan dengan 12 Ramadan 1447 Hijriah.

Kegiatan panen tersebut turut dihadiri Kepala Dinas PSDA Andi Safari Renata, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Ibrahim, Sekretaris Dinas Kominfo Mursalim Halim, Camat Dua Pitue Andi Purnama Kusuma Wardani, serta Plt. Direktur Rumah Sakit Dua Pitue Alimuddin Baharuddin.

Selain itu, hadir pula para kepala desa se-Kecamatan Dua Pitue, tokoh masyarakat, penyuluh pertanian setempat, dan sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Syaharuddin Alrif menyampaikan bahwa panen raya tersebut menunjukkan besarnya potensi sektor pertanian di Desa Salobukkang.

BACA JUGA  Brigjen TNI Rudi Setiawan Evaluasi Program MBG di Sidrap, Tekankan Transparansi dan Sinergi Daerah

“Alhamdulillah, kurang lebih 90 ton dari jumlah sawah kita yang ada di Desa Salobukkang, dengan luas lahan 362 hektare, menghasilkan 3.300 ton dengan harga 7.200, maka hasilnya kurang lebih 25 miliar,” ungkapnya.

Ia menegaskan, selama satu tahun terakhir pemerintah daerah fokus meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya para petani.

“Alhamdulillah, harga gabah naik dari 4.000–5.000 menjadi 6.800 di 2025, dan naik lagi menjadi 7.200 di 2026,” tambahnya.

Syaharuddin juga meminta para ketua kelompok tani untuk mengejar target produksi satu juta ton gabah pada musim tanam (MT) kedua.

“Cari bibit yang bagus, tanam lagi. Kalau tidak ada, nanti disiapkan bibitnya untuk MT kedua di April-Mei-Juni-Juli,” ujarnya.

BACA JUGA  Safari Ramadan di Tanru Tedong, Bupati Sidrap Ajak Warga Perbanyak Sedekah

Di akhir kegiatan, Bupati mengajak masyarakat untuk memperbanyak zakat, infak, dan sedekah sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen yang diperoleh.

“Jangan lupa zakat, infak, dan sedekah rajin ke masjid, Insya Allah hasil panen kita ke depan bertambah dan terhindar dari hama padi,” pesannya.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Pemkab Sidrap Raih Terbaik I Regional Sulawesi 2026, Sukses Tekan Kemiskinan dan Stunting

Published

on

Kitasulsel–KENDARI — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional Sulawesi. Dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Sulawesi yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kabupaten Sidrap berhasil meraih peringkat Terbaik I kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, kepada Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, pada acara yang berlangsung di Hotel Claro, Kota Kendari, Jumat (29/5/2026).

Atas capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidrap berhak menerima apresiasi berupa insentif fiskal dari pemerintah pusat sebesar Rp3 miliar sebagai bentuk penghargaan atas keberhasilan daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan penghargaan berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti.

Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa pemberian penghargaan dan insentif fiskal tersebut bertujuan untuk mendorong lahirnya kompetisi positif antarpemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

“Pemenang ditentukan berdasarkan data BPS. Ini motivasi bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Tito Karnavian.

BACA JUGA  Safari Ramadan di Tanru Tedong, Bupati Sidrap Ajak Warga Perbanyak Sedekah

Menurut Tito, penghargaan berbasis indikator kinerja daerah seperti penurunan kemiskinan, pengendalian inflasi, hingga penurunan stunting menjadi instrumen penting untuk mengukur efektivitas kebijakan pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diraih Kabupaten Sidrap.

Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen pemerintah daerah, Forkopimda, tenaga kesehatan, OPD terkait, hingga masyarakat dalam menjalankan berbagai program pengentasan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting di Bumi Nene Mallomo.

“Alhamdulillah, penghargaan ini adalah hasil kerja bersama seluruh pihak yang terus berkomitmen membangun kesejahteraan masyarakat Sidrap,” ujar Syaharuddin Alrif usai menerima penghargaan.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sidrap selama ini terus fokus melakukan berbagai intervensi strategis, baik melalui penguatan sektor ekonomi masyarakat, peningkatan layanan kesehatan, pemberdayaan keluarga rentan, hingga penguatan program pemenuhan gizi anak dan ibu hamil.

Keberhasilan tersebut, lanjut Syaharuddin, tidak terlepas dari konsistensi pemerintah daerah dalam menjalankan program-program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Kabupaten Sidrap berhasil ditekan hingga mencapai 4,91 persen pada tahun 2025 dengan laju penurunan sebesar 2,19 persen dibandingkan tahun 2024.

BACA JUGA  Kominfo Sidrap Ikuti Forum Nasional, Dorong Sinkronisasi Transformasi Digital Daerah

Capaian tersebut menjadi angka kemiskinan terendah yang pernah diraih Kabupaten Sidrap dalam sepuluh tahun terakhir.

Tidak hanya itu, konsistensi Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam menjalankan program intervensi gizi serta koordinasi lintas sektor secara efektif juga membawa daerah tersebut menjadi salah satu penerima Dana Insentif Fiskal (DIF) Kinerja Terbaik Penurunan Stunting Tahun 2025 dari pemerintah pusat.

Keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen kuat Pemkab Sidrap dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penanganan masalah kesehatan dan gizi secara berkelanjutan.

Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Sulawesi Tahun 2026 sendiri menjadi forum penghargaan tahunan yang diberikan kepada pemerintah daerah dengan capaian terbaik dalam berbagai sektor pembangunan.

Adapun penghargaan yang diberikan terbagi dalam empat kategori utama, yakni Penurunan Tingkat Pengangguran, Creative Financing, Pengendalian Inflasi, serta Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting.

Pada kategori Penurunan Tingkat Pengangguran tingkat kabupaten, penghargaan Terbaik I diraih Kabupaten Kolaka, disusul Kabupaten Konawe Kepulauan dan Kabupaten Kolaka Utara.

Untuk tingkat kota, penghargaan diraih Kota Bau-Bau sebagai Terbaik I, kemudian Kota Kendari dan Kota Parepare. Sementara tingkat provinsi diraih Provinsi Sulawesi Barat.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Pimpin Panen Padi di Dua Lokasi, Targetkan Produksi Capai 10 Ton per Hektare

Pada kategori Creative Financing tingkat kabupaten, Kabupaten Wajo meraih Terbaik I, diikuti Kabupaten Kolaka dan Kabupaten Mamasa.

Sementara tingkat kota diraih Kota Makassar sebagai Terbaik I, disusul Kota Palu dan Kota Manado. Untuk tingkat provinsi, penghargaan diberikan kepada Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

Di kategori Pengendalian Inflasi tingkat kabupaten, Kabupaten Sigi berhasil meraih Terbaik I, diikuti Kabupaten Polewali Mandar dan Kabupaten Takalar.

Sedangkan tingkat provinsi diraih Provinsi Gorontalo sebagai Terbaik I dan Provinsi Sulawesi Tengah sebagai Terbaik II.

Sementara pada kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting, Kabupaten Sidrap berhasil meraih posisi tertinggi tingkat kabupaten, disusul Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dan Kabupaten Gowa.

Untuk tingkat kota, penghargaan diraih Kota Tomohon sebagai Terbaik I, kemudian Kota Manado dan Kota Makassar. Sedangkan tingkat provinsi diraih Provinsi Sulawesi Utara.

Prestasi yang diraih Kabupaten Sidrap tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat program kesejahteraan masyarakat, serta menjaga konsistensi pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

Continue Reading

Trending