DISKOMINFO KAB SIDRAP
Pemprov Sulsel dan Pemkab Sidrap Perkuat Kepedulian Anak Yatim Lewat Yatim Fest 2026
Kitasulsel–SIDRAP – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) memperkuat kolaborasi dalam kepedulian terhadap anak yatim melalui kegiatan Yatim Fest yang digelar di RMS Land, Kecamatan Panca Rijang, Selasa (3/3/2026).
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif mendampingi Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi yang juga menjabat sebagai Ketua Bunda Yatim Sulsel pada kegiatan yang diselenggarakan Yayasan Abulyatama Indonesia Cabang Makassar tersebut.
Mengusung tema “Dari Luka Menjadi Pembawa Cahaya”, kegiatan ini menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah daerah, organisasi perempuan, dan lembaga sosial dalam memberikan dukungan moral serta bantuan kepada anak yatim dan para penghafal Al-Qur’an.
Turut hadir Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, Dewan Suroh PPA Makassar Muhlis Katili, Ketua DWP Sidrap Andi Rieskha Rahmat, para kepala OPD, Camat Panca Rijang dan Camat Kulo, anggota DWP Sidrap, para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Panca Rijang, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Fatmawati Rusdi mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Sidrap terhadap gerakan kepedulian anak yatim yang terus berkembang setiap tahun.
“Kegiatan ini merupakan yang kedelapan setiap tahun dengan jangkauan yang semakin luas,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa perhatian terhadap anak yatim dan penghafal Al-Qur’an merupakan investasi penting bagi masa depan daerah.
“Kami berharap anak-anak yatim tidak merasa sedih dan berkecil hati, karena pemerintah hadir di tengah-tengah mereka,” tambahnya.
Sementara itu, Syaharuddin Alrif menyatakan pemerintah daerah siap terus mendukung berbagai program yang menyasar perlindungan dan peningkatan kualitas anak-anak di wilayahnya.
“Terima kasih atas kegiatan ini. Semoga menjadi inspirasi bagi kita semua untuk membantu anak-anak yatim di Sidrap dan daerah lain,” katanya.
Ia menambahkan, pemenuhan hak anak, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan perlindungan, menjadi prioritas pemerintah daerah.
“Dalam visi misi kami, anak-anak Sidrap sehat adalah prioritas, karena mereka memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan dan perlindungan,” ucapnya.
Syaharuddin juga memastikan Pemkab Sidrap akan memfasilitasi anak yatim kurang mampu melalui program Sekolah Rakyat agar tetap memperoleh akses pendidikan yang layak.
Di kesempatan yang sama, Muhlis Katili menyampaikan bahwa Ramadan menjadi momentum terbaik untuk memperkuat kepedulian sosial terhadap anak yatim. Ia menyebut Yayasan Abulyatama Indonesia telah menyantuni sekitar 5.000 anak yatim di Sulawesi Selatan dan berkomitmen melanjutkan program tersebut secara berkelanjutan.
Kegiatan Yatim Fest sendiri telah digelar di sejumlah kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan sebagai bagian dari gerakan sosial Yayasan Abulyatama Indonesia dalam memperluas jangkauan kepedulian terhadap anak-anak yatim di berbagai daerah.
DISKOMINFO KAB SIDRAP
Sidrap Matangkan Persiapan Kontingen Menuju Penas Petani Nelayan XVII 2026 di Gorontalo
Kitasulsel–SIDRAP – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus memantapkan persiapan menjelang keberangkatan kontingen daerah untuk mengikuti Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 yang akan digelar di Provinsi Gorontalo.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui rapat pemantapan yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Sidrap, Andi Rahmat Saleh, di Ruang Rapat Pimpinan Lantai III Kantor Bupati Sidrap, Jumat (12/6/2026).
Rapat tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh aspek teknis dan administrasi keberangkatan kontingen berjalan lancar. Berbagai hal dibahas secara rinci, mulai dari kesiapan peserta, jadwal keberangkatan, koordinasi antarlembaga, hingga strategi untuk memaksimalkan partisipasi Kabupaten Sidrap pada ajang nasional yang mempertemukan petani dan nelayan dari seluruh Indonesia tersebut.
Pekan Nasional Petani Nelayan merupakan forum strategis yang tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan pertukaran pengalaman antar pelaku sektor pertanian dan perikanan, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran, pengembangan inovasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pertanian dan kelautan.
Dalam arahannya, Andi Rahmat Saleh menegaskan bahwa keikutsertaan Kabupaten Sidrap dalam Penas XVII memiliki makna penting mengingat daerah tersebut dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Sulawesi Selatan yang bertumpu pada sektor pertanian, peternakan, dan agribisnis.
Menurutnya, momentum Penas harus dimanfaatkan secara optimal untuk memperluas wawasan petani dan nelayan, memperkenalkan potensi unggulan daerah, sekaligus membangun jaringan kerja sama yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi pembangunan sektor pertanian di Sidrap.
“Semoga momentum Penas XVII dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memajukan petani dan nelayan di Kabupaten Sidenreng Rappang,” ujar Andi Rahmat Saleh.
Ia menambahkan, keberhasilan kontingen daerah tidak hanya diukur dari kehadiran dalam kegiatan nasional tersebut, tetapi juga dari kemampuan peserta membawa pulang pengetahuan, teknologi, dan pengalaman baru yang dapat diterapkan di daerah masing-masing.
Selain membahas kesiapan teknis keberangkatan, rapat juga menjadi forum evaluasi terhadap berbagai persiapan yang telah dilakukan oleh tim pendamping, penyuluh pertanian, serta organisasi petani yang akan terlibat dalam kegiatan tersebut.
Sekda Sidrap memberikan apresiasi atas solidnya koordinasi yang selama ini terjalin antara para penyuluh pertanian, Kontak Tani Nelayan Andalan, dan kelompok tani dalam mempersiapkan kontingen daerah.
Menurutnya, sinergi yang baik antara pemerintah, penyuluh, dan pelaku utama sektor pertanian merupakan modal penting untuk memastikan keikutsertaan Sidrap di ajang nasional dapat berjalan sukses dan memberikan hasil yang maksimal.
“Kolaborasi yang kuat antara seluruh pihak menjadi kunci keberhasilan. Saya mengapresiasi kerja keras para penyuluh, KTNA, dan kelompok tani yang terus berkoordinasi demi menyukseskan keberangkatan kontingen Sidrap,” katanya.
Sementara itu, Ketua KTNA Sidrap, Abdul Samad, menjelaskan bahwa seluruh persiapan keberangkatan kontingen saat ini telah memasuki tahap akhir.
Ia menyampaikan bahwa kontingen Kabupaten Sidrap dijadwalkan berangkat pada 17 Juni 2026 dengan titik keberangkatan dari Masjid Agung Sidrap.
Menurut Abdul Samad, peserta yang akan berangkat telah mendapatkan berbagai pembekalan dan arahan agar mampu mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Penas dengan baik serta membawa nama daerah secara optimal di tingkat nasional.
“Kami terus melakukan koordinasi dan pemantapan agar seluruh peserta dapat berangkat sesuai jadwal dan mengikuti kegiatan dengan maksimal,” ujarnya.
Penas XVII di Gorontalo nantinya akan menghadirkan berbagai agenda penting, mulai dari temu wicara, pameran teknologi pertanian, demonstrasi inovasi, pertukaran pengalaman antarpetani dan nelayan, hingga berbagai kegiatan edukatif yang bertujuan meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat sektor pertanian dan perikanan.
Bagi Kabupaten Sidrap, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan daerah, termasuk sektor pertanian modern, peternakan, dan pengembangan agribisnis yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat.
Rapat pemantapan tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Andi Patahangi, bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait yang terlibat dalam mendukung keberangkatan kontingen.
Melalui persiapan yang matang dan koordinasi yang intensif, Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap kontingen yang akan berangkat ke Gorontalo mampu berpartisipasi secara aktif, menyerap berbagai inovasi dan teknologi baru, serta membawa manfaat nyata bagi pengembangan sektor pertanian dan perikanan di Bumi Nene Mallomo.
Partisipasi dalam Penas XVII diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas petani dan nelayan Sidrap sekaligus mendorong peningkatan daya saing sektor pertanian daerah di tengah tantangan pembangunan dan perubahan iklim yang semakin kompleks.
Dengan demikian, hasil yang diperoleh dari kegiatan nasional tersebut dapat berkontribusi langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan sektor pertanian Kabupaten Sidenreng Rappang di masa mendatang.
-
Nasional12 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










You must be logged in to post a comment Login