Connect with us

Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Lanjutkan Safari Ramadan, Munafri Ajak Warga Perkuat Kolaborasi dan Jaga Kebersihan

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, terus menjaga konsistensinya menyapa warga melalui rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kota Makassar.

Memasuki hari ke-13 dan malam ke-14 Ramadan 1447 Hijriah, jajaran Pemerintah Kota Makassar melaksanakan Salat Isya dan Tarawih berjamaah di Masjid Babussalam Makassar, Jalan Bonto Mene, Rabu (4/3/2026).

Kehadiran orang nomor satu di Kota Makassar tersebut disambut hangat oleh jamaah dan tokoh masyarakat setempat yang turut meramaikan kegiatan ibadah bersama itu.

Dalam sambutannya, Munafri menegaskan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi ruang untuk membangun komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat.

“Safari Ramadan ini sangat penting karena kami hadir di tengah-tengah masyarakat untuk membangun komunikasi. Malam ini kami hadir sebagai bentuk silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA  Harganas ke-32 di Makassar, Wali Kota Munafri Sampaikan Keluarga Sehat, Kunci Bangun Keluarga Tangguh

Ia menjelaskan, kegiatan Safari Ramadan akan terus berlanjut ke sejumlah kecamatan lainnya di Kota Makassar sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memastikan berbagai program pembangunan berjalan dengan partisipasi aktif warga.

“Seluruh kecamatan di Kota Makassar menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadan. Masjid-masjid ini telah terjadwal sebelum Ramadan sehingga pelaksanaannya dilakukan secara bergilir,” ungkapnya.

Munafri yang juga dikenal dengan sapaan Appi menekankan bahwa keberhasilan program pemerintah sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat. Tanpa partisipasi warga, menurutnya, berbagai program pembangunan tidak akan berjalan secara maksimal.

“Inilah gunanya kami hadir untuk membangun silaturahmi, membangun kolaborasi, membangun kerja sama sehingga terjadi komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat,” tuturnya.

BACA JUGA  Danny Pomanto Ingatkan Masyarakat Jaga Makassar dengan Doa pada Momentum Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

“Dengan begitu, program-program pemerintah benar-benar berdampak kepada masyarakat atau impactful government,” sambungnya.

Memasuki pertengahan Ramadan, Munafri juga mengingatkan bahwa aktivitas masyarakat meningkat dibanding hari-hari biasa. Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya volume sampah, terutama dari kemasan makanan dan minuman yang banyak dijual selama bulan puasa.

Ia meminta para camat, lurah, serta pengurus RT dan RW untuk memberi perhatian lebih terhadap kebersihan lingkungan, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri ketika sebagian petugas kebersihan mulai mudik.

“Ini harus diatur dari sekarang bagaimana pembagiannya, bagaimana kerjanya, supaya nanti pada saat hari raya Idulfitri kita tidak berlebaran dengan tumpukan sampah di lingkungan masing-masing,” pesannya.

Selain kebersihan, Munafri juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga keamanan lingkungan. Ia mengimbau warga yang hendak meninggalkan rumah saat mudik agar melapor kepada ketua RT dan RW setempat serta memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman.

BACA JUGA  Resmikan Festival Qris Bersama BI Sulsel, Wali Kota Munafri: Momentum Percepatan Sistem Nontunai

“Keamanan wilayah harus dijaga dengan baik. Pastikan instalasi listrik dan kompor sudah diperiksa sebelum meninggalkan rumah,” imbuhnya.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Matangkan Persiapan IGS Diplomatic Tour 2026, Targetkan Kesan Mendalam bagi Delegasi Dunia

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali memimpin rapat lanjutan persiapan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) Diplomatic Tour Makassar 2026 guna memastikan kesiapan Kota Makassar sebagai tuan rumah ajang diplomasi internasional tersebut.

Rapat yang digelar di Balaikota Makassar, Selasa (7/4/2026), menghadirkan lintas perangkat daerah untuk mematangkan konsep dan teknis pelaksanaan kegiatan.

Dalam arahannya, Munafri menegaskan bahwa IGS Diplomatic Tour merupakan momentum penting untuk menampilkan wajah Kota Makassar di mata dunia, khususnya di hadapan para duta besar dari berbagai negara.

“Kegiatan ini akan menjadi cerminan wajah Kota Makassar, khususnya Pemerintah Kota Makassar, kepada para duta besar negara-negara yang akan datang,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya menghadirkan pengalaman berkesan bagi para delegasi, sehingga kunjungan mereka tidak sekadar seremonial, tetapi meninggalkan cerita positif yang dapat dibawa kembali ke negara masing-masing.

BACA JUGA  Harganas ke-32 di Makassar, Wali Kota Munafri Sampaikan Keluarga Sehat, Kunci Bangun Keluarga Tangguh

“Saya mau ini ada sesuatu yang membuat mereka bisa bercerita lebih banyak dan punya kesan yang lebih baik, terutama dari sisi hospitality,” tegasnya.

Munafri juga mengarahkan agar jadwal kegiatan disusun lebih fleksibel agar para tamu dapat menikmati seluruh rangkaian acara tanpa terburu-buru. Ia turut menyoroti pentingnya peran Liaison Officer (LO) yang harus dibekali pemahaman menyeluruh tentang Kota Makassar.

Pada agenda welcoming dinner, ia menginginkan suasana yang hangat dan interaktif dengan sentuhan budaya lokal. Sementara pada investment forum, Munafri menegaskan pentingnya kesiapan proyek konkret yang siap ditawarkan kepada investor.

“Jangan hanya mempertemukan tanpa hasil. Kita harus siapkan peluang investasi yang jelas,” ujarnya.

BACA JUGA  Resmikan Festival Qris Bersama BI Sulsel, Wali Kota Munafri: Momentum Percepatan Sistem Nontunai

Selain itu, ia juga menaruh perhatian pada detail penyajian kuliner dan pengalaman budaya, termasuk variasi menu serta kesesuaian dengan latar belakang budaya para delegasi.

Salah satu agenda unggulan yang menjadi sorotan adalah konsep Phinisi Sunset Sailing yang dinilai lebih efektif dan berkesan dibandingkan city tour dalam keterbatasan waktu.

“Kalau waktunya terbatas, lebih baik dimaksimalkan di kapal pinisi dengan konsep yang kuat dan berkesan,” jelasnya.

Dalam rapat tersebut disepakati bahwa IGS Diplomatic Tour Makassar 2026 akan berlangsung selama tiga hari, pada 23–25 Mei 2026, dengan partisipasi hingga 30 negara. Peserta tidak hanya berasal dari negara-negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), tetapi juga negara sahabat lainnya melalui koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.

BACA JUGA  Pemkot Makassar Gelar Festival Mulia Ramadan, Pererat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial

Melalui persiapan yang matang ini, Pemerintah Kota Makassar berharap pelaksanaan IGS 2026 tidak hanya sukses secara penyelenggaraan, tetapi juga mampu memperkuat posisi Makassar sebagai kota strategis dalam diplomasi budaya dan ekonomi di tingkat global.

Continue Reading

Trending