Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Sidrap Hadiri Pesta Pernikahan dengan Menunggang Kuda, Warga Antusias Sambut Tradisi Lokal

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP — Pemandangan berbeda tersaji dalam perhelatan pesta pernikahan anak Wa Pacinongi dan cucu Wa Gilingeng di Desa Otting, Kecamatan Pitu Riawa, Ahad (5/4/2026).

Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, hadir dengan cara unik dan sarat makna budaya, yakni menunggang kuda menuju lokasi acara.

Kehadiran orang nomor satu di Bumi Nene Mallomo ini langsung menyita perhatian masyarakat. Ratusan warga tampak memadati sepanjang jalan desa untuk menyambut kedatangannya dengan penuh antusias.

Tradisi menunggang kuda yang ditampilkan bukan sekadar atraksi, melainkan simbol ketangkasan, kehormatan, dan penghormatan terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang masih dijaga di tengah arus modernisasi.

Dengan penampilan gagah di atas pelana, Syaharuddin Alrif terlihat terus menebar senyum sembari menyapa warga yang berjejer di sepanjang rute perjalanan. Suasana hangat dan penuh kebersamaan pun terasa kuat dalam momen tersebut.

BACA JUGA  Bupati Sidrap dan Forkopimda Ikuti Rakor Nasional Pengamanan Malam Takbiran Idulfitri 1447 Hijriah

Bagi masyarakat setempat, kehadiran bupati dengan mengikuti prosesi adat ini memiliki makna mendalam. Tidak hanya sebagai bagian dari seremoni, tetapi juga sebagai wujud nyata kedekatan seorang pemimpin dengan budaya dan rakyatnya.

Momentum ini pun menjadi pengalaman langka yang tidak ingin dilewatkan warga, terlebih ketika seorang kepala daerah turut berbaur langsung dalam tradisi yang menjadi identitas masyarakat.

Kehadiran Syaharuddin Alrif yang menyatu dengan budaya lokal diharapkan mampu memotivasi generasi muda di Kabupaten Sidenreng Rappang untuk terus mencintai, melestarikan, dan membanggakan warisan adat istiadat daerah.

Acara yang berlangsung khidmat sekaligus meriah tersebut juga dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, tokoh adat, serta tamu undangan lainnya.

BACA JUGA  Pemkab Sidrap dan Kejari Gelar Rakor Jaga Desa 2026, Perkuat Pengawasan Dana Desa
Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

TPID Sidrap Luncurkan Gerakan “Mattaneng Ladang Biccu”, ASN Tanam Cabai Serentak di Kompleks SKPD

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP — Suasana sore di Kompleks SKPD Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) tampak berbeda pada Kamis (21/5/2026). Selepas waktu Asar, jajaran aparatur dari berbagai instansi berkumpul di area terbuka depan Aula Saromase dengan membawa perlengkapan bertanam.

Hari itu, Pemerintah Kabupaten Sidrap secara resmi meluncurkan Gerakan Menanam Cabai Serentak di lingkungan pusat pemerintahan sebagai upaya pemanfaatan lahan kosong sekaligus langkah pengendalian inflasi daerah.

Gerakan bertajuk “Mattaneng Ladang Biccu” tersebut menjadi bagian dari strategi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sidrap untuk menekan gejolak harga cabai yang selama ini kerap menjadi salah satu penyumbang inflasi di pasar.

Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Sidenreng Rappang Nomor: 500.1/36/Ekon yang diterbitkan pada pertengahan April 2026 lalu.

BACA JUGA  Wakil Bupati Sidrap Buka Turnamen Bulu Tangkis Adinda Cup I 2026

Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, memimpin langsung peluncuran gerakan tersebut. Didampingi sejumlah pejabat daerah, ia berkeliling meninjau area penanaman dan ikut menanam bibit cabai di beberapa kavling milik organisasi perangkat daerah (OPD).

Dalam sambutannya, Nurkanaah menegaskan bahwa program menanam cabai tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan berkelanjutan yang diharapkan dapat menjadi contoh nyata bagi masyarakat.

“Melalui pemanfaatan lahan di Kompleks SKPD ini, kita ingin memberikan contoh nyata kepada masyarakat. Saya meminta kepada seluruh kepala OPD beserta staf untuk tidak hanya menanam, tetapi juga merawatnya secara berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, pemanfaatan lahan pekarangan kantor dapat menjadi langkah sederhana namun efektif dalam mendukung ketahanan pangan rumah tangga sekaligus membantu menjaga stabilitas harga komoditas.

BACA JUGA  Bupati Sidrap dan Forkopimda Ikuti Rakor Nasional Pengamanan Malam Takbiran Idulfitri 1447 Hijriah

Dalam pelaksanaannya, seluruh OPD bergotong royong menyiapkan minimal 100 lubang tanam. Pembuatan lubang dilakukan secara seragam dengan ukuran 15 sentimeter x 15 sentimeter, jarak antarbaris 1 meter, dan jarak dalam baris 0,75 meter.

Adapun jenis bibit yang digunakan adalah cabai unggulan lokal varietas “Salo Dua” dengan tinggi tanaman sekitar 15 hingga 17 sentimeter agar lebih mudah tumbuh dan beradaptasi.

Lokasi penanaman dibagi ke dalam dua zona utama di Kompleks SKPD. Area depan Gedung Saromase diisi oleh jajaran dari 24 instansi, sementara area depan Dinas Pendidikan digunakan oleh staf Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Selain penanaman di kawasan pusat pemerintahan, seluruh OPD juga diinstruksikan untuk melakukan penanaman cabai di pekarangan kantor masing-masing sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan tersebut.

BACA JUGA  Bupati Syaharuddin Alrif Resmi Jabat Waketum APKASI, Kepala Desa Sidrap Tunjukkan Dukungan Penuh di Jakarta

Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap gerakan “Mattaneng Ladang Biccu” mampu membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan produktif serta memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.

Gerakan ini juga menjadi salah satu langkah konkret Pemkab Sidrap dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah melalui pengendalian inflasi berbasis pemberdayaan masyarakat dan pemanfaatan sumber daya lokal.

Continue Reading

Trending