Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Sidrap Buka Sosialisasi BPKH dan Gema Haji, Kuota Haji 2026 Naik Signifikan

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP Bupati Syaharuddin Alrif secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan Gema Haji yang digelar di Aula Saromase, Kompleks SKPD, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Divisi Pengelolaan Kepesertaan Haji BPKH RI, Muhammad Thabrani Nuril Anwar, Direktur Pemasaran dan Syariah PT Bank Sulselbar Dirhamsyah Kadir, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Sidrap Muhammad Syairin, serta Direktur Bank Sulselbar Cabang Sidrap Andi Teisna Wardani.

Selain itu, hadir pula jajaran pimpinan OPD, perwakilan ASN, tokoh agama, serta masyarakat yang menjadi peserta sosialisasi.

Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif menyoroti peningkatan signifikan kuota haji bagi masyarakat Kabupaten Sidenreng Rappang. Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2026, jumlah kuota haji meningkat drastis menjadi 798 orang dari sebelumnya sekitar 280 orang.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Hadiri Puncak HUT ke-66 Pinrang, Perkuat Sinergi Antardaerah

“Tahun 2026 kita dapat 798 orang, berarti tambahannya hampir tiga kali lipat. Harapan kita tahun 2027, Sidrap bisa memberangkatkan di atas 1.200 orang karena skema perhitungan antrean yang lebih merata,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa meningkatnya minat masyarakat untuk berhaji sejalan dengan pertumbuhan ekonomi daerah yang terus menunjukkan tren positif. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Sidrap meningkat dari 4,1 persen pada 2024 menjadi 7,7 persen pada 2025, dan ditargetkan mencapai 8 persen pada akhir 2026.

“Bank Sulselbar bisa mengecek, hingga April 2026 saja sudah ada 783 pendaftar haji. Ini indikator bahwa ekonomi masyarakat kita semakin maju dan sejahtera,” tegasnya.

Sementara itu, Muhammad Thabrani Nuril Anwar menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sidrap atas dukungannya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk merencanakan ibadah haji sejak dini.

BACA JUGA  Kontingen Sidrap Siap Berlaga di Harganas Sulsel 2025

“Kami berterima kasih kepada Bapak Bupati dan jajaran atas dukungan dalam membina masyarakat untuk sadar merencanakan haji sejak usia muda. Hal ini sangat membantu percepatan potensi keberangkatan,” katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa pengelolaan dana haji oleh BPKH dilakukan secara syariah dan aman. Dari total dana kelolaan sebesar Rp172 triliun, nilai manfaatnya digunakan untuk membantu subsidi biaya haji jemaah.

“Biaya haji riil sebesar Rp54 juta. Dengan setoran awal Rp25 juta, jemaah hanya perlu melunasi Rp29 juta. Sisanya disubsidi dari nilai manfaat dana abadi umat,” jelasnya.

Senada dengan itu, Dirhamsyah Kadir menekankan pentingnya literasi keuangan dalam perencanaan ibadah haji. Ia mengajak masyarakat untuk tidak menunda niat berhaji hingga usia lanjut.

BACA JUGA  SRMP 30 Sidrap Raih Penghargaan Nasional “ASEAN-Indonesia The Most Innovative Excellent Award 2026”

“Ibadah haji menuntut kekuatan fisik. Memperoleh nomor porsi haji sejak dini bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan. Kami berkomitmen terus memfasilitasi perencanaan ibadah haji masyarakat melalui kemudahan akses perbankan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Bank Sulselbar Cabang Sidrap mencatat capaian impresif dengan menghimpun 1.196 pendaftar pada tahun 2025, menjadikannya sebagai kantor cabang dengan performa terbaik. Tren positif tersebut berlanjut hingga April 2026 dengan 780 pendaftar baru.

Tingginya animo masyarakat ini dinilai menjadi bukti meningkatnya kepercayaan publik dalam merencanakan perjalanan ibadah ke Tanah Suci, sekaligus mencerminkan kondisi ekonomi masyarakat Sidrap yang semakin membaik.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

BPVP Pangkep dan BLK Sidrap Gelar Pelatihan TMT, Cetak SDM Siap Kerja dan Wirausaha

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Pangkep berkolaborasi dengan UPTD BLK Diskopukm-Nakertrans Kabupaten Sidrap menyelenggarakan pelatihan berbasis kompetensi melalui program Tailor-Made Training (TMT).

Program ini bertujuan menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal di Kabupaten Sidenreng Rappang. Sebanyak 48 peserta ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Pelatihan berlangsung selama 10 hari dengan komposisi metode 30 persen teori dan 70 persen praktik lapangan. Kurikulum dirancang secara aplikatif agar peserta siap terjun langsung ke dunia kerja maupun membuka usaha mandiri.

Terdapat tiga kejuruan utama dalam program ini, yakni pembuatan roti dan kue, menjahit pakaian, serta peracikan kopi (barista). Pelatihan menjahit dan roti telah rampung pada 14 April 2026, sementara pelatihan barista dijadwalkan berlangsung hingga 28 April 2026.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Hadiri Puncak HUT ke-66 Pinrang, Perkuat Sinergi Antardaerah

Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembelajaran teknis secara intensif yang dipandu langsung oleh instruktur berpengalaman di bidangnya.

“Program ini sangat relevan dengan kebutuhan pasar saat ini,” ujar perwakilan penyelenggara dalam keterangan tertulis, Jumat (24/4/2026).

“Kami ingin mencetak wirausahawan mandiri di Sidrap,” lanjutnya.

Program TMT ini diharapkan menjadi investasi berharga bagi para peserta. Lulusan pelatihan ditargetkan mampu menciptakan peluang usaha sendiri maupun terserap di industri terkait.

Dengan dukungan instruktur profesional serta fasilitas pelatihan yang memadai, program ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja di daerah.

Sebagai informasi, BPVP Pangkep merupakan institusi di bawah Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia yang berfokus pada pengembangan kompetensi vokasi dan peningkatan produktivitas tenaga kerja, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan.

BACA JUGA  Kontingen Sidrap Siap Berlaga di Harganas Sulsel 2025
Continue Reading

Trending