Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Di Tengah Hujan, Bupati Sidrap Serahkan Kunci Rumah Layak Huni untuk Warga Panca Rijang

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Hujan deras yang mengguyur Dusun Bulo Tengnga, Desa Bulo Wattang, Kecamatan Panca Rijang pada Rabu (6/5/2026) siang, justru menghadirkan kebahagiaan bagi seorang warga, Idawa. Dalam suasana penuh haru, ia menerima kunci rumah baru yang kini menjadi tempat tinggal layak bagi dirinya dan keluarga.

Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, hadir langsung menembus hujan untuk menyerahkan kunci rumah tersebut. Hunian itu merupakan rumah ke-78 yang dibangun oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sidrap bagi mustahik.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Baznas Sidrap Mustari, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Bachtiar, Kepala Dinas Sosial Wahidah Alwi, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Syamsuddin, Camat Panca Rijang Faradilla Bakry, serta Kepala Desa Bulo Wattang Andi Wawan Indrawan bersama jajaran Forkopimcam dan tokoh masyarakat setempat.

BACA JUGA  Terima Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sidrap,Bupati Syaharuddin Alrif:Kesehatan Gratis,Keselamatan Kerja Terjamin

Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin mengungkapkan bahwa sebelumnya Idawa tinggal di rumah dengan kondisi sangat memprihatinkan. Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan Baznas, rumah tersebut kini telah berubah menjadi hunian yang sehat dan layak.

“Rumah Ibu Idawa sebelumnya sangat tidak layak huni. Alhamdulillah, berkat dukungan pemerintah dan Baznas, rumah ini telah diperbaiki. Ini adalah wujud kepedulian nyata kita bersama dalam membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Syaharuddin.

Ia menambahkan, pembangunan rumah ini merupakan tindak lanjut dari usulan pemerintah daerah kepada Baznas Sidrap untuk memprioritaskan program bedah rumah bagi warga kurang mampu.

Pada kesempatan itu, Bupati juga mengajak masyarakat untuk terus menunaikan zakat dan infak sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya menghadirkan keberkahan dalam kehidupan.

BACA JUGA  Pemkab Sidrap dan BPJS Kesehatan Rekonsiliasi Data Iuran JKN Triwulan I 2026

“Jangan lupa untuk selalu berzakat dan berinfak. Insya Allah, apa yang kita kontribusikan akan kembali menjadi berkah bagi kita semua,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Bulo Wattang, Andi Wawan Indrawan, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan kepada warganya.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Bantuan RTLH ini manfaatnya sangat dirasakan langsung oleh masyarakat kami, terutama bagi mereka yang memang berada dalam kondisi sulit,” ungkapnya.

Penyerahan kunci rumah ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan Baznas di Kabupaten Sidrap dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memastikan tersedianya hunian yang layak bagi warga prasejahtera.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Sidrap Buka Daurah Nasional dengan Bahasa Arab, Jadi Sorotan Peserta dan Ulama

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Suasana berbeda mewarnai pembukaan Daurah Nasional atau Daurah Asatidzah yang berlangsung di Masjid Agung Pangkajene, Kabupaten Sidenreng Rappang, Minggu (21/6/2026). Ratusan peserta yang terdiri atas ulama, dai, asatidzah, dan tokoh agama dari berbagai daerah tampak memperhatikan dengan seksama saat Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, memulai sambutannya menggunakan bahasa Arab.

Momen tersebut menjadi perhatian tersendiri dalam forum ilmiah keagamaan bertema “Pilar-Pilar Kejayaan dan Keberkahan Sebuah Negeri”. Tidak seperti pembukaan kegiatan pada umumnya, Syaharuddin terlebih dahulu menyampaikan sambutan dalam bahasa Arab sebelum diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.

Cara penyampaian yang tidak biasa itu menghadirkan suasana yang lebih khidmat dan mendapat respons positif dari para peserta yang memadati kawasan Masjid Agung Pangkajene.

BACA JUGA  Didampingi Kepala BBPP Batangkaluku, Bupati SAR Panen Raya di Sereang

Dalam sambutannya, Syaharuddin menyampaikan rasa hormat dan apresiasi atas kehadiran para ulama serta tenaga pendidik agama yang mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, keberadaan para guru dan pembimbing umat merupakan kehormatan besar bagi Kabupaten Sidenreng Rappang.

“Para guru yang hadir ini adalah kehormatan besar bagi Kabupaten Sidrap,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Daurah Nasional merupakan ruang strategis untuk memperkuat pemahaman keagamaan, membangun karakter umat, serta memperkokoh nilai-nilai moral dalam kehidupan bermasyarakat.

Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah ulama nasional dan internasional sebagai pemateri, salah satunya Syaikh Nu’man bin Abdul Karim Al-Watr. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan umara dalam menjaga arah pembangunan umat dan bangsa.

BACA JUGA  Pemkab Sidrap dan BPJS Kesehatan Rekonsiliasi Data Iuran JKN Triwulan I 2026

Menurutnya, hubungan yang harmonis antara pemimpin dan ulama menjadi salah satu kunci terciptanya masyarakat yang kuat, berakhlak, dan penuh keberkahan.

Syaikh Nu’man juga mengutip pesan ulama terdahulu, Abdullah Ibnu Mubarak, yang menjelaskan bahwa kondisi masyarakat sangat dipengaruhi oleh kualitas hubungan antara pemimpin dan ulama. Ketika keduanya berjalan dalam kebaikan, dampaknya akan dirasakan secara luas dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.

Sepanjang kegiatan berlangsung, suasana di dalam Masjid Agung Pangkajene terpantau tertib dan penuh kekhusyukan. Para peserta mengikuti setiap sesi kajian dengan antusias, mencerminkan tingginya semangat menuntut ilmu dan memperkuat wawasan keislaman.

Selain menjadi forum kajian ilmiah keagamaan, Daurah Nasional juga memperlihatkan eratnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan kalangan ulama dalam memperkuat pembangunan berbasis nilai-nilai spiritual dan pendidikan keagamaan.

BACA JUGA  Rujab Bupati Sidrap Jadi Pusat Gema Ramadhan 2025

Momen pembukaan oleh Bupati Sidrap yang diawali dengan bahasa Arab menjadi salah satu peristiwa yang paling banyak diperbincangkan selama pelaksanaan Daurah Nasional tahun ini. Bagi banyak peserta, cara tersebut tidak hanya menunjukkan penghormatan terhadap forum keilmuan Islam, tetapi juga menambah kekhidmatan acara yang dihadiri para ulama dan asatidzah dari berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan Daurah Nasional di Sidrap diharapkan terus menjadi wadah penguatan ilmu syar’i, ukhuwah Islamiyah, serta sinergi antara ulama dan pemerintah dalam membangun masyarakat yang religius, berilmu, dan berkarakter.

Continue Reading

Trending