Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Pemkab Sidrap Bentuk Tim Khusus Inventarisasi dan Revitalisasi Asrama Mahasiswa di Makassar

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) membentuk tim khusus untuk menginventarisasi dan merevitalisasi aset asrama mahasiswa milik daerah yang berada di Kota Makassar.

Langkah tersebut diambil guna memastikan keberadaan dan kondisi 14 asrama milik Pemkab Sidrap, baik yang masih berfungsi maupun yang sudah tidak digunakan.

Keputusan itu diambil dalam dialog strategis yang dipimpin langsung Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif bersama pengurus ISA, IKA, dan IPMI Sidrap di Makassar, Sabtu (14/3/2026) malam.

Tim khusus tersebut diketuai oleh Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sidrap dengan target kerja selama satu bulan.

Dalam arahannya, Syaharuddin menegaskan bahwa tim dibentuk secara inklusif dengan melibatkan 11 camat se-Kabupaten Sidrap, tim hukum pemerintah daerah, advokat, notaris, hingga pengurus IPMI aktif dan mantan ketua IPMI lintas generasi.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Resmikan Gedung TK Dharma Wanita Desa Sipodeceng

Menurutnya, tim bertugas melakukan observasi lapangan sekaligus penilaian nilai aset atau taksasi terhadap seluruh asrama mahasiswa milik Pemkab Sidrap.

“Ada 14 asrama yang dipetakan, delapan asrama dalam kondisi baik namun butuh rehabilitasi, sementara enam lainnya terbengkalai. Tim akan bekerja satu bulan untuk meninjau langsung ke lapangan,” ujar Syaharuddin.

“Hasilnya akan dikaji bersama Ibu Wakil Bupati, Pak Sekda, dan DPRD untuk memutuskan apakah aset tersebut akan direnovasi atau dipindahtangankan,” lanjutnya.

Dalam pertemuan tersebut, Syaharuddin juga membuka ruang diskusi yang luas bagi masyarakat Sidrap di perantauan. Ia menilai sinergi antara senior di Ikatan Sarjana Asal (ISA) dan Ikatan Keluarga Masyarakat (IKM) bersama mahasiswa yang tergabung dalam IPMI menjadi salah satu kekuatan penting bagi kemajuan daerah.

BACA JUGA  Sekda Sidrap Pantau Langsung Seleksi Terbuka JPT Pratama 2026 di Makassar

Ia pun mengajak mahasiswa untuk aktif membangun komunikasi dengan para senior dan akademisi guna menciptakan proses kaderisasi yang sehat demi keberlanjutan kepemimpinan Sidrap di masa mendatang.

Kegiatan yang berlangsung di Mess Pemda Sidrap, Jalan Bau Mangga, Makassar, usai buka puasa bersama tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, Sekda Sidrap Andi Rahmat Saleh, jajaran anggota DPRD Sidrap, para camat, serta Direktur PDAM Sidrap.

Hadir pula Ruslin, Mahmud La Kaiya, Mulawarman, Fadhly, serta Aries Yasin.

Pembentukan tim tersebut diharapkan menjadi langkah awal penataan aset daerah secara optimal sekaligus mendukung kebutuhan hunian mahasiswa asal Sidrap yang menempuh pendidikan di Makassar.

BACA JUGA  Pemkab Sidrap Serahkan LKPJ 2024 ke DPRD
Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

TPID Sidrap Luncurkan Gerakan “Mattaneng Ladang Biccu”, ASN Tanam Cabai Serentak di Kompleks SKPD

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP — Suasana sore di Kompleks SKPD Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) tampak berbeda pada Kamis (21/5/2026). Selepas waktu Asar, jajaran aparatur dari berbagai instansi berkumpul di area terbuka depan Aula Saromase dengan membawa perlengkapan bertanam.

Hari itu, Pemerintah Kabupaten Sidrap secara resmi meluncurkan Gerakan Menanam Cabai Serentak di lingkungan pusat pemerintahan sebagai upaya pemanfaatan lahan kosong sekaligus langkah pengendalian inflasi daerah.

Gerakan bertajuk “Mattaneng Ladang Biccu” tersebut menjadi bagian dari strategi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sidrap untuk menekan gejolak harga cabai yang selama ini kerap menjadi salah satu penyumbang inflasi di pasar.

Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Sidenreng Rappang Nomor: 500.1/36/Ekon yang diterbitkan pada pertengahan April 2026 lalu.

BACA JUGA  DPRD Sidrap Serahkan Rekomendasi LKPJ 2025, Tekankan Perbaikan Kinerja Pemerintah Daerah

Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, memimpin langsung peluncuran gerakan tersebut. Didampingi sejumlah pejabat daerah, ia berkeliling meninjau area penanaman dan ikut menanam bibit cabai di beberapa kavling milik organisasi perangkat daerah (OPD).

Dalam sambutannya, Nurkanaah menegaskan bahwa program menanam cabai tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan berkelanjutan yang diharapkan dapat menjadi contoh nyata bagi masyarakat.

“Melalui pemanfaatan lahan di Kompleks SKPD ini, kita ingin memberikan contoh nyata kepada masyarakat. Saya meminta kepada seluruh kepala OPD beserta staf untuk tidak hanya menanam, tetapi juga merawatnya secara berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, pemanfaatan lahan pekarangan kantor dapat menjadi langkah sederhana namun efektif dalam mendukung ketahanan pangan rumah tangga sekaligus membantu menjaga stabilitas harga komoditas.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Akselerasi PLTB Sidrap II, Tekankan Keterlibatan Pengusaha Lokal

Dalam pelaksanaannya, seluruh OPD bergotong royong menyiapkan minimal 100 lubang tanam. Pembuatan lubang dilakukan secara seragam dengan ukuran 15 sentimeter x 15 sentimeter, jarak antarbaris 1 meter, dan jarak dalam baris 0,75 meter.

Adapun jenis bibit yang digunakan adalah cabai unggulan lokal varietas “Salo Dua” dengan tinggi tanaman sekitar 15 hingga 17 sentimeter agar lebih mudah tumbuh dan beradaptasi.

Lokasi penanaman dibagi ke dalam dua zona utama di Kompleks SKPD. Area depan Gedung Saromase diisi oleh jajaran dari 24 instansi, sementara area depan Dinas Pendidikan digunakan oleh staf Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Selain penanaman di kawasan pusat pemerintahan, seluruh OPD juga diinstruksikan untuk melakukan penanaman cabai di pekarangan kantor masing-masing sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan tersebut.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif Kembali Tinjau Penataan Pelataran dan Parkir Stadion Ganggawa

Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap gerakan “Mattaneng Ladang Biccu” mampu membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan produktif serta memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.

Gerakan ini juga menjadi salah satu langkah konkret Pemkab Sidrap dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah melalui pengendalian inflasi berbasis pemberdayaan masyarakat dan pemanfaatan sumber daya lokal.

Continue Reading

Trending