Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pemkab Luwu Timur Perkuat Kapasitas PATBM, Dorong Perlindungan Anak hingga Tingkat Desa

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus memperkuat upaya perlindungan anak dengan meningkatkan kapasitas Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) melalui pelatihan bagi kader di tingkat desa dan kelurahan.

Kegiatan bertajuk Penguatan dan Peningkatan Kapasitas PATBM Tahun 2026 itu digelar oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Luwu Timur di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Luwu Timur, Senin (29/6/2026).

Pelatihan dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Luwu Timur, Aini Endis Anrika, mewakili Bupati Luwu Timur. Hadir pula Kepala Dinsos P3A Luwu Timur Masdin, Kepala Bidang Kesetaraan Gender dan Perlindungan Perempuan dan Anak Ramlah Muhammad Djono Sanusi, para kepala desa, serta pengurus dan anggota PATBM dari berbagai wilayah.

PATBM Jadi Garda Terdepan Perlindungan Anak

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Buka Puasa Bersama Warga Desa Baruga, Tekankan Indahnya Berbagi dan Gotong Royong

Dalam sambutannya, Aini Endis Anrika menegaskan bahwa PATBM memiliki posisi strategis sebagai gerakan masyarakat yang berperan langsung dalam melindungi anak di lingkungan tempat tinggalnya.

Menurutnya, keberadaan PATBM sangat penting untuk melakukan deteksi dini, pencegahan, hingga penanganan awal terhadap berbagai persoalan yang dihadapi anak.

“PATBM memiliki peran yang sangat strategis sebagai gerakan masyarakat yang mampu melakukan upaya pencegahan dan penanganan awal terhadap berbagai permasalahan anak, termasuk kekerasan, penelantaran, eksploitasi, perkawinan anak, perundungan, serta berbagai bentuk pelanggaran hak anak lainnya,” ujar Aini.

Ia menekankan bahwa perlindungan anak tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

Perkuat Kader Perlindungan Anak

Aini mengatakan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berkomitmen menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak melalui penguatan kapasitas kader PATBM.

BACA JUGA  Liga Pelajar Luwu Timur 2026 Resmi Bergulir, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda

Dengan peningkatan kompetensi tersebut, para kader diharapkan mampu menjadi pelopor sekaligus penggerak perlindungan anak di wilayah masing-masing.

“Salah satu langkah nyata adalah memperkuat kapasitas para kader agar semakin mampu menjadi pelopor dalam upaya perlindungan anak di tingkat desa dan kelurahan,” jelasnya.

Ajak Seluruh Elemen Bangun Kabupaten Layak Anak

Dalam kesempatan itu, Aini juga mengajak seluruh unsur masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan Kabupaten Luwu Timur sebagai Kabupaten Layak Anak.

Ia menegaskan bahwa setiap anak memiliki hak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal dalam lingkungan yang aman dan bebas dari berbagai bentuk kekerasan maupun diskriminasi.

“Mari kita bangun kesadaran bersama bahwa setiap anak berhak tumbuh dan berkembang secara optimal serta mendapatkan perlindungan dari segala bentuk kekerasan, diskriminasi, dan perlakuan salah,” tegasnya.

BACA JUGA  Kesbangpol Siapkan Empat Pelajar Luwu Timur Seleksi ke Paskibra Provinsi Sulsel

Berlangsung Selama Dua Hari

Kegiatan peningkatan kapasitas PATBM dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai 29 hingga 30 Juni 2026.

Selama pelatihan, peserta akan memperoleh berbagai materi mengenai perlindungan anak, pencegahan kekerasan, serta penguatan peran masyarakat dalam membangun sistem perlindungan anak yang responsif dan berkelanjutan.

Materi disampaikan oleh Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (P3A) Dalduk, Meisy Papayungan, bersama fasilitator PATBM, Rosiana Amin.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap kader PATBM semakin siap menjadi ujung tombak perlindungan anak di tingkat desa dan kelurahan, sehingga tercipta lingkungan yang lebih aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Serahkan Bantuan Pertanian Rp12,4 Miliar, Dorong Produktivitas dan Ketahanan Pangan

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian. Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyerahkan bantuan sektor pertanian senilai Rp12,4 miliar kepada para petani dalam kegiatan Gerakan Tanam Cabai dan Penyerahan Bantuan Sektor Pertanian Tahun 2026 yang berlangsung di Kebun Hortikultura, Desa Balai Kembang, Kecamatan Mangkutana, Senin (29/06/2026).

Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui berbagai program strategis di sektor pertanian.

Dalam penyerahan bantuan, Bupati Irwan didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Luwu Timur sekaligus Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, dr. Ani Nurbaini Irwan, Anggota DPRD Luwu Timur Wahidin Wahid dan Sukasman, unsur Kejaksaan Negeri, Polres Luwu Timur, pimpinan instansi vertikal, serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

Gerakan Tanam Cabai Dukung Ketahanan Pangan

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Gerakan Tanam Cabai sebagai tindak lanjut Surat Edaran Bupati Luwu Timur Tahun 2025 tentang Gerakan Menanam Cabai dan Sayuran Lainnya di Lingkungan Masing-Masing.

BACA JUGA  Liga Pelajar Luwu Timur 2026 Resmi Bergulir, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda

Program ini diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional sekaligus menjaga stabilitas harga cabai di pasaran.

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar gerakan tersebut dapat berjalan secara optimal.

“Kami berharap melalui dinas terkait, bibit cabai harus sampai di tengah keluarga secara keseluruhan. Olehnya itu, Dinas Pertanian selain memberikan bantuan bibit juga memberikan edukasi bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai pemerintah desa memiliki peran penting dalam mengawal pelaksanaan program hingga benar-benar diterapkan oleh masyarakat.

Pemerintah Terus Perkuat Sektor Pertanian

Irwan mengatakan sektor pertanian di Kabupaten Luwu Timur terus menunjukkan pertumbuhan positif sehingga harus menjadi prioritas pembangunan daerah karena menjadi sumber penghidupan sebagian besar masyarakat.

Menurutnya, pemerintah daerah akan terus menghadirkan berbagai bentuk dukungan bagi petani.

“Oleh karena itu pemerintah daerah tidak pernah berhenti memberikan dukungan kaitannya dengan pertanian kita ini. Baik berupa bantuan bibit, alsintan serta bantuan fasilitas pendukung lainnya,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh petani, kelompok tani, serta penyuluh pertanian untuk terus membangun kolaborasi dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

BACA JUGA  Dialog di Mangkutana: Mengurai Potensi Konflik Sosial Lewat Ruang Bicara Warga

“Kalau ada hal-hal kaitannya dengan peningkatan pertanian, termasuk dengan fasilitas pendukung, teman-teman penyuluh, sampaikan kepada kami agar bisa untuk dimaksimalkan,” tuturnya.

Kebun Hortikultura Jadi Pusat Bibit Unggul

Dalam kesempatan itu, Bupati Irwan berharap Kebun Hortikultura seluas sekitar 10 hektare di Desa Balai Kembang dapat dimaksimalkan menjadi kebun percontohan bagi berbagai komoditas pertanian.

Menurutnya, kawasan tersebut diharapkan mampu menjadi pusat produksi bibit unggul sehingga petani Luwu Timur tidak lagi bergantung pada pasokan benih dari luar daerah.

Rincian Bantuan Pertanian Rp12,4 Miliar

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menyerahkan berbagai bantuan sektor pertanian dengan total nilai sekitar Rp12,4 miliar, meliputi:

Bantuan Benih Padi dari APBD Kabupaten Luwu Timur dan APBN Kementerian Pertanian kepada 920 kelompok tani, sebanyak 573.750 kilogram benih padi senilai sekitar Rp8,2 miliar.

Bantuan Benih Jagung kepada 94 kelompok tani, sebanyak 24.975 kilogram benih untuk lahan seluas 1.665 hektare, dengan nilai sekitar Rp2,2 miliar.

BACA JUGA  Kesbangpol Siapkan Empat Pelajar Luwu Timur Seleksi ke Paskibra Provinsi Sulsel

Bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) berupa bangunan dan Vertical Dryer Jagung berkapasitas 10 ton senilai Rp1,1 miliar untuk UPJA Manurung, Desa Manurung.

Bantuan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) sebanyak 15 unit bagi 15 kelompok tani dengan nilai sekitar Rp1,5 miliar.

Program Peremajaan Kakao seluas 1.500 hektare.

Bantuan Bibit dan Pupuk Tanaman Lada seluas 400 hektare.

Pelatihan Peningkatan SDM Sawit bagi 149 peserta.

Bantuan Mandiri Benih untuk tiga kelompok tani, masing-masing seluas 10 hektare, dengan nilai sekitar Rp204 juta.

Dihadiri Berbagai Unsur Pemerintah dan Petani

Kegiatan ini turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Andi Djuana Fachruddin, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, kepala desa, penyuluh pertanian, jajaran TP PKK Kabupaten Luwu Timur, serta ratusan petani dari berbagai kecamatan di Kabupaten Luwu Timur.

Melalui penyaluran bantuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap produktivitas pertanian terus meningkat, kesejahteraan petani semakin baik, serta ketahanan pangan daerah semakin kuat dalam mendukung pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan.

Continue Reading

Trending