Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Diskominfo Luwu Timur Matangkan Implementasi Layanan Darurat 112 Lewat Bimtek Operator

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus mematangkan persiapan penerapan Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112. Melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP), digelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi operator dan instansi terkait di Media Center Diskominfo-SP, (7/6/2026).

Kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta meningkatkan kapasitas para petugas dalam memberikan respons cepat terhadap berbagai kondisi kedaruratan yang dilaporkan masyarakat.

Bimtek dibuka oleh Kepala Diskominfo-SP Kabupaten Luwu Timur, Andi Tabacina Akhmad, dan diikuti para operator serta perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi yang akan terlibat dalam pengelolaan layanan panggilan darurat 112.

Hadir sebagai narasumber, perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Direktur Trada Telekom Indonesia, Hary Fridayanto, serta Manager Business Development Trada Telekom Indonesia, Ade Nining.

BACA JUGA  Sekda Luwu Timur Tutup National Sport Fishing Tournament Bupati Cup I, Tim Mata Kail Sabet Juara Umum

Dalam sambutannya, Andi Tabacina menegaskan bahwa layanan NTPD 112 tidak menggantikan nomor layanan darurat yang telah ada, melainkan menjadi pusat layanan terpadu yang menghubungkan masyarakat dengan berbagai instansi penanganan keadaan darurat.

“Dengan hadirnya NTPD 112 menjadi jembatan dengan nomor darurat lainnya. Tidak ada yang dihilangkan dan tidak ada yang dihapus. Justru layanan ini mengintegrasikan berbagai layanan kedaruratan agar masyarakat lebih mudah mengakses bantuan yang dibutuhkan,” ujar Andi Tabacina.

Ia berharap seluruh operator dan instansi terkait dapat memahami mekanisme layanan sehingga koordinasi antarinstansi dapat berjalan efektif saat sistem mulai dioperasikan.

Sementara itu, Direktur Trada Telekom Indonesia, Hary Fridayanto, menjelaskan bahwa layanan 112 merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, responsif, dan mudah diakses masyarakat ketika menghadapi situasi darurat.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Lepas 79 Peserta Program Mandalish Batch 1 Tahun 2026

Menurutnya, layanan tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kondisi kedaruratan, seperti kebakaran, kecelakaan lalu lintas, bencana alam, gangguan keamanan, hingga keadaan mendesak lainnya yang membutuhkan penanganan segera.

Selain kesiapan teknis, Hary juga menekankan pentingnya dukungan keterbukaan informasi kepada masyarakat agar pemanfaatan layanan 112 dapat berjalan optimal.

“Diharapkan Kominfo dapat menyediakan keterbukaan informasi publik secara instan terkait pelaksanaan NTPD 112, sehingga masyarakat mengetahui manfaat, mekanisme, dan perkembangan layanan ini,” jelasnya.

Melalui pelaksanaan bimbingan teknis ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan panggilan darurat yang terintegrasi, profesional, dan mudah diakses, sehingga mampu memberikan respons cepat terhadap setiap kondisi darurat serta meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

BACA JUGA  Jelang HUT ke-80 RI, Pemkab Lutim Bahas Rencana Teknis Upacara
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Lepas Jenazah Kepala Desa Rinjani, Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan Rp135 Juta

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, melepas jenazah Kepala Desa Rinjani, Kecamatan Wotu, almarhum Kartosen Marthen, sekaligus menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris di halaman rumah duka, Desa Rinjani, Kecamatan Wotu, Selasa (14/7/2026).

Kehadiran Bupati Irwan di rumah duka menjadi bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum sekaligus wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terhadap keluarga yang ditinggalkan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menyerahkan santunan dari program BPJS Ketenagakerjaan dengan total nilai Rp135.046.707.

Santunan tersebut terdiri atas Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp42.000.000, Jaminan Hari Tua (JHT) sebesar Rp11.635.107, Jaminan Pensiun Berkala sebesar Rp411.600, serta beasiswa untuk dua orang anak senilai Rp81.000.000.

BACA JUGA  Wabup Lutim Sampaikan Jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi DPRD terhadap Tiga Ranperda

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Kepala Desa Rinjani yang telah mengabdikan diri untuk masyarakat.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Bapak Kartosen Marthen,” ucap Irwan.

Ia berharap almarhum memperoleh tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan.

“Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, serta keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini,” tambahnya.

Bupati juga berharap santunan yang diberikan melalui BPJS Ketenagakerjaan dapat membantu meringankan beban keluarga, sekaligus menjamin keberlangsungan pendidikan anak-anak almarhum melalui program beasiswa.

BACA JUGA  Delapan ASN Luwu Timur Resmi Jadi Komcad Kodam Hasanuddin, Bupati Irwan: Kebanggaan Daerah

Menurut Irwan, manfaat yang diterima ahli waris menjadi bukti nyata pentingnya kepesertaan dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja, termasuk perangkat desa.

“Perlindungan jaminan sosial seperti ini sangat penting karena memberikan kepastian bagi keluarga ketika terjadi risiko yang tidak diinginkan. Pemerintah daerah terus mendorong seluruh pekerja, termasuk aparatur desa, untuk mendapatkan perlindungan yang layak,” ujarnya.

Upacara penghormatan terakhir kepada almarhum berlangsung secara kedinasan dengan penuh khidmat. Prosesi tersebut dihadiri keluarga besar almarhum, jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat yang turut mengantarkan almarhum ke tempat peristirahatan terakhir.

Kepergian Kartosen Marthen meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Desa Rinjani. Dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin desa diharapkan menjadi teladan bagi seluruh aparatur pemerintahan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Lepas Jenazah Kepala Desa Rinjani, Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan Rp135 Juta
Continue Reading

Trending