DISKOMINFO LUWU TIMUR
Jelang Pembukaan Expo K-UMKM, Bupati Luwu Timur Pastikan Tim Medis dan Rescue Siaga
KITASULSEL–LUWUTIMUR — Menjelang pembukaan Pekan Expo K-UMKM tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur memastikan seluruh unsur pendukung, khususnya tim medis dan penyelamatan, berada dalam kondisi siap siaga.
Kesiapan tersebut ditandai dengan apel gabungan safety dan medis yang dipimpin langsung Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, didampingi Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, di halaman SDN 252 Nikkel, Desa Sorowako, Kecamatan Nuha, Selasa (6/10/2026).
Apel gabungan ini melibatkan sejumlah unsur yang akan berada di garis depan dalam memberikan pelayanan sekaligus memastikan keamanan selama pelaksanaan Expo K-UMKM.
Di antaranya petugas medis, BPBD, Fire Rescue Vale, PMI, Damkar dan Penyelamatan, Tagana, PSC 119, Basarnas, serta sejumlah unsur terkait lainnya.
Kegiatan diawali dengan penyematan tanda panitia rescue dan medis. Penyematan tersebut menjadi simbol kesiapan sekaligus penegasan tanggung jawab para personel dalam mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.
Dalam arahannya, Bupati Irwan Bachri Syam menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh personel yang telah mengambil bagian dalam pelaksanaan Expo K-UMKM tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Menurutnya, keberadaan tim safety dan medis tidak semata-mata untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kondisi darurat. Lebih dari itu, kehadiran mereka menjadi bagian penting dalam memberikan rasa aman serta pelayanan terbaik kepada seluruh peserta dan tamu yang datang ke Luwu Timur.
“Sebagaimana kita ketahui bersama, kegiatan Expo tingkat provinsi ini diikuti oleh 24 kabupaten/kota, termasuk Kabupaten Luwu Timur. Sejak kemarin, kontingen atau peserta dari berbagai kabupaten/kota telah berdatangan ke Kabupaten Luwu Timur,” ujar Irwan.
Peserta Diperkirakan Capai 2.500 Orang
Berdasarkan laporan panitia, jumlah peserta yang akan hadir dalam kegiatan tersebut diperkirakan mencapai sedikitnya 2.500 orang.
Irwan menyebut hampir setiap kabupaten/kota mengirimkan peserta dalam jumlah cukup besar, mulai dari sekitar 100 orang hingga mencapai 200 bahkan 300 orang.
Dengan jumlah peserta yang mencapai ribuan orang tersebut, ia meminta seluruh unsur pelayanan, terutama tim medis dan penyelamatan, menjalankan tugas secara maksimal.
“Tugas kita adalah memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh tamu yang hadir di Kabupaten Luwu Timur ini,” tegasnya.
Bupati menekankan, pelayanan yang diberikan selama kegiatan akan menjadi bagian dari kesan para tamu terhadap Luwu Timur sebagai tuan rumah.
“Tamu kita datang dengan tersenyum, harus pulang pun dengan tersenyum,” katanya.
Perjalanan Jauh Peserta Jadi Perhatian
Irwan juga mengingatkan posisi geografis Luwu Timur yang berada di ujung wilayah Sulawesi Selatan. Kondisi tersebut membuat sebagian peserta harus menempuh perjalanan panjang untuk dapat mengikuti kegiatan Expo K-UMKM.
Karena itu, ia meminta seluruh jajaran penyelenggara memberikan pelayanan maksimal kepada para tamu yang datang dari berbagai daerah.
“Jangan sampai para tamu dari Jeneponto, Bulukumba, Selayar, Makassar, dan daerah lain datang jauh-jauh ke Luwu Timur, namun apa yang mereka dapatkan tidak sebanding dengan perjalanan yang telah ditempuh,” tuturnya.
Menurutnya, perjuangan peserta untuk tiba di Luwu Timur harus dibalas dengan pelayanan yang baik selama mereka berada di Bumi Batara Guru.
Kesiapan tim medis dan rescue pun menjadi salah satu bagian penting dalam memberikan jaminan kenyamanan tersebut.
Diminta Selalu Siaga
Lebih lanjut, Bupati Irwan menitipkan pesan kepada seluruh personel rescue dan medis agar menjalankan peran serta fungsi masing-masing secara optimal.
Ia meminta seluruh petugas tetap waspada terhadap berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama kegiatan berlangsung.
“Kita tentu tidak menginginkan terjadinya kecelakaan atau kejadian yang tidak diinginkan. Namun, lebih baik bersiap sedia, ibaratnya menyediakan payung sebelum hujan,” ujarnya.
Kesiapsiagaan, kata dia, menjadi langkah penting untuk memastikan setiap potensi keadaan darurat dapat ditangani dengan cepat dan tepat.
Apel gabungan tersebut sekaligus menegaskan bahwa kesiapan Luwu Timur sebagai tuan rumah Expo K-UMKM tidak hanya menyangkut aspek teknis penyelenggaraan.
Keamanan, kesehatan, keselamatan, hingga kenyamanan ribuan peserta juga menjadi perhatian pemerintah daerah.
Dengan dukungan lintas unsur seperti BPBD, Fire Rescue Vale, PMI, Damkar dan Penyelamatan, Tagana, PSC 119, Basarnas, serta tenaga medis, Pemkab Luwu Timur memastikan seluruh personel berada dalam posisi siap memberikan pelayanan selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Bagi Pemkab Luwu Timur, keberhasilan menjadi tuan rumah bukan hanya diukur dari lancarnya pelaksanaan acara, tetapi juga dari bagaimana setiap tamu dapat merasa aman, nyaman, dihargai, dan membawa kesan positif setelah meninggalkan Bumi Batara Guru.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
4 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
4 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap










You must be logged in to post a comment Login