Connect with us

Makassar

Warga Makassar Wajib Waspada! Pemkot Imbau Pakai Masker di Tengah Kabut Asap

Published

on

KITASULSEL – MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan menyusul kondisi kabut asap dan perhatian terhadap kualitas udara di sejumlah wilayah. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama mereka yang setiap hari beraktivitas di jalanan, anak sekolah, pekerja lapangan, hingga pedagang.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menginstruksikan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menyiapkan pembagian masker gratis bagi masyarakat, khususnya siswa sekolah dan kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, serta ibu hamil.

Instruksi tersebut ditujukan kepada Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kota Makassar sebagai langkah perlindungan terhadap dampak penurunan kualitas udara. Masyarakat juga diimbau membatasi aktivitas di luar rumah ketika kondisi udara memburuk.

BACA JUGA  Direktur Utama JRW Ucapkan Selamat Kepada Kepala Kanwil Kemenag Sulsel yang Baru

Imbauan serupa disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar. Kepala Pelaksana BPBD Makassar, Fadli Tahar, mengingatkan warga agar menggunakan masker yang sesuai ketika harus beraktivitas di tengah kondisi berasap serta mengurangi kegiatan fisik berat di luar ruangan.

Kabut asap yang memengaruhi Makassar dan sekitarnya diduga berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah di luar Sulawesi Selatan, termasuk Kalimantan dan Papua. Asap yang terbawa angin menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam pemantauan kondisi udara.

Bagi masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar rumah, penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan yang dapat dilakukan. Warga yang mengantar anak ke sekolah, bekerja di lapangan, atau bepergian dalam waktu lama diimbau lebih memperhatikan kondisi udara dan mengurangi paparan asap sebisa mungkin.

BACA JUGA  Dari Antrean BBM hingga Gas Melon, Distribusi Subsidi di Sulsel Jadi Sorotan

Masyarakat juga disarankan mengikuti perkembangan informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah. Jika mengalami sesak napas atau keluhan kesehatan yang memburuk, warga perlu segera mencari pertolongan medis.

Imbauan ini menjadi pengingat bahwa kondisi udara tidak boleh diabaikan di tengah rutinitas sehari-hari. Perlindungan diri, kewaspadaan, serta perhatian terhadap kelompok rentan menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko kesehatan selama kondisi kabut asap berlangsung.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending