Connect with us

Satpol PP Makassar Bekerjasama dengan Instansi Terkait Evakuasi Sejumlah Pohon Tumbang

Published

on

Kitasulsel, Makassar–-Cuaca ekstrim ditandai dengan intensitas hujan lebat dan angin kencang. Kondisi ini menyebabkan banyak terjadi insiden pohon tumbang bisa berakibat terjadinya korban materi dan korban jiwa serta mengganggu akses jalan bagi pengendara.

Adanya pohon tumbang di Jalan Datu Ditiro dan Jalan Galangan Kapal akibat angin kencang dan hujan lebat. Personel Satpol PP Makassar BKO Kecamatan Tallo bekerjasama dengan instansi terkait melakukan evakuasi pohon yang tumbang, di wilayah Kecamatan Tallo, Rabu (04/01/2023).

Selanjutnya Satpol PP BKO Kecamatan Mariso bekerjasama dengan SKPD terkait melakukan evakuasi pohon tumbang di Jalan Garuda.

Via WhatsApp, Plt. Kasatpol Kota Makassar, Ikhsan NS menyampaikan, sejak intensitas hujan disertai angin cukup tinggi dan cuaca ekstrim, pihaknya siagakan personel Satpol PP untuk membackup Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Baik itu anggota yang stembay di Mako, maupun personel Satpol PP yang di BKO kan di tiap kecamatan.

“Personel Satpol PP kita siagakan supaya penanganan dampak cuaca ekstrim ini cepat tertangani. Termasuk warga yang terdampak genangan air, akibat curah hujan yang tinggi,” kata Ikhsan melaui WhatsApp.

Diketahui, Personel Satpol PP Makassar bersama instansi terkait mengevakuasi beberapa pohon tumbang, agar ranting-ranting pohon yang tumbang tidak menggangu akses jalan pengguna jalan serta menjaga kebersihan lingkungan di Kota Makassar. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Sidrap Terima Tim Verifikasi BNPB, Dorong Pembangunan Permanen Jembatan Bulu Cenrana 

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menerima kunjungan Tim Verifikasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) usai melakukan verifikasi lapangan terhadap Jembatan Botto di Desa Bulu Cenrana, Kecamatan Pitu Riawa, Selasa (21/7/2026).

Verifikasi tersebut merupakan tindak lanjut atas usulan hibah rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang diajukan Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk mendukung pembangunan jembatan permanen di wilayah tersebut.

Audiensi yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Sidrap dipimpin Analis Kebencanaan Ahli Muda BNPB, Muhammad Salman Alfarisi, bersama tim verifikasi.

Dalam pertemuan itu, Bupati Syaharuddin Alrif berharap BNPB dapat memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan Jembatan Botto secara permanen mengingat keberadaannya sangat vital bagi masyarakat.

Menurutnya, pembangunan jembatan permanen akan meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus memperlancar akses transportasi, distribusi barang, dan aktivitas ekonomi warga di Desa Bulu Cenrana serta wilayah sekitarnya.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Sidrap dapat dibantu melalui dukungan BNPB untuk pembangunan jembatan secara permanen. Dengan adanya jembatan permanen, masyarakat dapat merasakan akses transportasi yang lebih aman, nyaman, dan lancar,” ujar Syaharuddin.

Ia juga berharap usulan pembangunan Jembatan Botto dapat memperoleh dukungan melalui program hibah rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana BNPB.

“Kami berharap usulan ini dapat ditindaklanjuti sehingga nantinya memperoleh dukungan anggaran untuk pembangunan jembatan. Ini sangat penting bagi masyarakat karena jembatan tersebut menjadi salah satu akses yang menunjang aktivitas dan mobilitas warga,” katanya.

Syaharuddin menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sidrap terus membangun koordinasi dengan pemerintah pusat guna mempercepat penanganan infrastruktur yang terdampak bencana, sekaligus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur strategis yang membutuhkan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Tim Verifikasi BNPB yang telah turun langsung meninjau kondisi Jembatan Botto di lapangan. Menurutnya, hasil verifikasi tersebut menjadi tahapan penting dalam proses penilaian usulan bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

“Terima kasih kepada Tim BNPB yang telah datang langsung melihat kondisi di lapangan. Mudah-mudahan hasil verifikasi ini dapat menjadi dasar untuk mendukung usulan pembangunan jembatan permanen yang dibutuhkan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Tim Verifikasi BNPB melakukan peninjauan untuk memastikan kondisi riil infrastruktur yang diusulkan serta menilai kelayakan usulan sebagai bagian dari proses verifikasi program hibah rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidrap, Patriadi, serta Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya, Pertanahan, dan Perumahan Rakyat (Biciptapera) Sidrap, Abdul Rasyid.

Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap hasil verifikasi lapangan tersebut menjadi langkah positif menuju terealisasinya pembangunan Jembatan Botto secara permanen, sehingga masyarakat dapat menikmati akses transportasi yang lebih aman, nyaman, dan mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.

Continue Reading

Trending