Connect with us

Sekcam Tallo Membuka Musrenbang Tahun 2023 di Kelurahan Pannampu

Published

on

Kitasulsel, Makassar-–Sekretaris Kecamatan Tallo Nimrod Sembe bersama Lurah Pannampu Imam Hanafi Harris S.STP, membuka Kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2023 Tingkat Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo kota Makassar, Selasa (10/01/2023)

Dalam Sambutanya Sekcam Tallo, Nimrod Sembe menyampaikan permohonan maaf Bapak Camat yang belum bisa hadir di tengah-tengah kita.

“Dalam kegiatan ini adalah musyawarah perencanaan pembangunan daerah rutinitas setiap tahun di semua OPD yang ada di kota Makassar,” ujarnya.

Lanjutnya, kegiatan Musrenbang ini juga dihadir oleh SKPD pada hari ini dan selalu siap untuk menerima aspirasi warga dan usulan usulan Warga bisa disampaikan kepada pimpinan SKPD atau yang mewakili Masing Masing.

“Bappeda Kota Makassar sebagai Narasumber Dinas PU, Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata, Kepala Puskesmas, Kesbangpol, DP3A, Perusda Kota Makassar, Tokoh Masyarakat, Ketua LPM Kelurahan Pannampu dan RT/RW Kelurahan Pannampu,” kata Nimrod Sembe.

Adapun usulan tersebut akan diskoring sebagai bahan pembahasan untuk usulan kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2024.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

KEMENHAJ-UMRAH

Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah, 10 Orang Luka, Satu Dirawat Intensif

Published

on

Kitasulsel—Madinah— Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji dan Umrah menyampaikan bahwa telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua bus jemaah haji Indonesia di kawasan Jabal Magnet, Madinah, pada Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 10.30 waktu Arab Saudi.

Dua bus tersebut mengangkut jemaah dari kelompok terbang SUB-02 Embarkasi Surabaya dan JKS-01 Embarkasi Jakarta-Bekasi yang tengah melaksanakan kegiatan ziarah.

Kepala Biro Humas Kementerian Haji dan Umrah, Moh. Hasan Afandi, menjelaskan bahwa insiden terjadi ketika bus rombongan SUB-02 menabrak bagian samping bus JKS-01.

Berdasarkan laporan sementara, sebanyak 10 jemaah mengalami luka-luka, terdiri dari tujuh jemaah asal Jakarta-Bekasi, dua jemaah asal Surabaya, serta satu orang pengurus kelompok bimbingan ibadah haji dan umrah. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis dari fasilitas kesehatan setempat.

“Saat ini satu jemaah atas nama Sri Sugi Hartini, 60 tahun, masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Al Hayyat Madinah,” ujar Hasan.

Pemerintah memastikan bahwa seluruh jemaah yang terdampak mendapatkan pendampingan penuh dari petugas haji Indonesia, baik dalam aspek layanan kesehatan maupun dukungan logistik.

Kementerian juga menegaskan bahwa kegiatan ziarah di Madinah merupakan bagian dari layanan yang difasilitasi secara resmi dan dilaksanakan dalam pengawasan petugas, termasuk kunjungan ke sejumlah lokasi seperti Masjid Quba, Masjid Qiblatain, dan Jabal Uhud.

Sehubungan dengan peristiwa ini, Kementerian mengimbau seluruh jemaah untuk tetap mematuhi arahan petugas, menghindari aktivitas di luar kepentingan ibadah, serta menjaga kondisi fisik agar tidak mengalami kelelahan berlebihan.

Pemerintah akan terus memantau perkembangan kondisi jemaah serta memastikan seluruh kebutuhan medis dan layanan pendukung lainnya terpenuhi secara optimal.

 

Continue Reading

Trending