Walikota Palopo Beserta Forkopimda Hadiri Perayaan Natal PMTI
Kitasulsel, Palopo–-Wali Kota Palopo, Judas Amir beserta Forkopimda menghadiri perayaan Natal Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) Kota Palopo di Gedung Saodenrae Convention Center (SCC), Senin (9/1-2023).
Kegiatan itu mengambil tema Maka Pulanglah mereka ke Negerinya melalui Jalan Lain. Itu terkandung dalam Matius 2:12. Perayaan Natal PMTI berlangsung khidmat.
Ketua Umum PMTI Palopo, David Somalinggi mengungkapkan PMTI Kota Palopo dilantik pada Agustus 2022. Harapannya perayaan Natal PMTI menjadi salah satu program setiap tahun untuk mempertemukan.
“Masyarakat Toraja menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari warga Kota Palopo, Toraya’ kan tapi to Palopo kan, mari kita beri makna persatuan didalam arti sehati sepikir dan sejiwa,” kata David Somalinggi.
Dirinya juga melaporkan paduan suara PMTI Kota Palopo selalu siap untuk mendukung program-program Pemerintah khususnya didalam kegiatan keutuhan dan kebersamaan di Kota Palopo.
Paduan suara PMTI Kota Palopo yang telah mengikuti lomba yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kab.Toraja utara beberapa waktu lalu berhasil meraih predikat juara I.Setelah itu disuguhkan penampilan paduan suara PMTI Kota Palopo dan hiburan suguhan tari tradisional.
Terpisah, Wali Kota Palopo, Judas Amir dalam sambutannya, mengajak kepada semua untuk tetap bersyukur.
“Karena malam ini adalah malam nikmat keinginan, kesehatan sehingga malam ini kita dapat berkumpul dalam rangka memperingati hari Natal 2022 dan memasuki tahun 2023,” kata Judas Amir.
Perihal paduan suara PMTI Kota Palopo Wali Kota menginstruksikan kepada ketua PMTI agar memprogramkan lomba paduan suara tingkat kabupaten, kota dilaksanakan tahun ini di Kota Palopo.
“Kemenangan paduan suara PMTI saat mengikuti lomba dimanapun menjadi salasatu kebangaan Kota Palopo membawa nama baik Kota Palopo itu sendiri. Paling penting kita tunjukkan bahwa kita di Kota Palopo saling menghargai, berjalan beriringan dalam keragaman republik Indonesia,” ucap Wali Kota Palopo dua periode ini. (*)
Nasional
Sulawesi Tengah Resmi Jadi Tuan Rumah Utsawa Dharma Gita Nasional XVI Tahun 2027
Kitasulsel–PALU – Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan Provinsi Sulawesi Tengah sebagai tuan rumah Utsawa Dharma Gita (UDG) Tingkat Nasional XVI Tahun 2027. Kepastian tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Agama RI Nomor 277 Tahun 2026.
Menindaklanjuti penetapan tersebut, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Hindu Kementerian Agama mulai melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah guna mematangkan berbagai persiapan penyelenggaraan.
Komitmen itu mengemuka dalam pertemuan antara Direktur Jenderal Bimas Hindu Kementerian Agama, Prof. I Nengah Duija, bersama jajaran dengan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, di Palu, Rabu (2/7/2026). Pertemuan turut dihadiri unsur pemerintah daerah, pimpinan Bimas Hindu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Tengah, Pembimas Hindu, pengurus Wanita Hindu Dharma Indonesia, serta anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Anwar Hafid menegaskan kesiapan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk menyukseskan penyelenggaraan UDG XVI Tahun 2027.
Sebagai bentuk dukungan nyata, pemerintah daerah telah merancang pembangunan gedung serbaguna berkapasitas sekitar 30.000 orang di kawasan Taman Kota Palu yang direncanakan menjadi lokasi pembukaan acara. Selain itu, pemerintah provinsi juga menyatakan komitmennya untuk mendukung kebutuhan anggaran penyelenggaraan kegiatan berskala nasional tersebut.
Tak hanya menjadi ajang perlombaan seni baca kitab suci Hindu, UDG XVI Tahun 2027 juga diproyeksikan sebagai momentum promosi budaya dan pariwisata Sulawesi Tengah.
Pemerintah daerah menargetkan sejumlah kegiatan spektakuler yang berpotensi memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), di antaranya penanaman 3.000 bibit pohon durian, penampilan kolosal 3.000 penari Tari Rejang, serta penyajian 30.000 tusuk sate khas daerah.
Direktur Jenderal Bimas Hindu Kementerian Agama, Prof. I Nengah Duija, menyambut positif sinergi yang ditunjukkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam mempersiapkan penyelenggaraan UDG XVI.
Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya menghadirkan penyelenggaraan yang sukses, tetapi juga memberikan dampak ekonomi dan sosial yang luas bagi masyarakat.
“Sinergi ini diharapkan tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan UDG, tetapi juga mampu memberikan multiplier effect bagi pengembangan pariwisata, penguatan ekonomi lokal, serta pelestarian nilai-nilai religius di Sulawesi Tengah,” ujarnya.
Melalui kolaborasi lintas instansi tersebut, Utsawa Dharma Gita Nasional XVI Tahun 2027 diharapkan menjadi ajang pelestarian nilai-nilai keagamaan, penguatan budaya, sekaligus mempererat persatuan dan kerukunan bangsa melalui semangat kebersamaan.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur









You must be logged in to post a comment Login