Connect with us

Camat Tallo Didampingi Lurah Tallo Membuka Musrenbang TA 2023 Fokus Pada Program Unggulan

Published

on

Kitasulsel, Makassar—Camat Tallo Alamsyah Sahabuddin S.STP, MSi didampingi Lurah Tallo Zainal, S.Pi,M.Si membuka kegiatan musrenbang tahun 2023 tingkat kelurahan Tallo Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Rabu 11 Januari 2023.

Dalam kegiatan tersebut dimana kelurahan Tallo yang di nakhodai oleh Zainal, S.Pi,M.Si, menghasilkan usulan yang di butuhkan oleh warga Kelurahan Tallo, dan usulan ini adalah hasil penetrasi RT/RW, dan LPM se-kelurahan Tallo, dimana menghasilkan:

Program Unggulan Kelurahan Tallo pada musrenbang Tahun 2023 ini, lampu jalan, pemasangan paving blok, drainase dan sumur.

Dalam kegiatan Musrenbang Tahun 2023 dihadiri oleh Camat Tallo, Sekcam Tallo, Dinas PU, Dinas Sosial, Dinas Perumahan, Puskesmas Rappokalling, Bapenda, Dinas Perhubungan, Penyuluhan Perikanan, Penyuluhan KB, DP3A, Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan, Sekretaris Lurah Tallo, Ketua PJ LPM, Kord BKM, Binmas Tallo, Babinsa Tallo, Imam Kelurahan Tallo, Staf Kelurahan Tallo, Kader PKK, Tokoh Masyarakat, dan Ketua PJ RT RW.

Adapun data tambahan Kelurahan Tallo Kecamatan Tallo memiliki Jumlah penduduk: 9.248 jiwa dengan penduduk Laki-laki : 4.735 jiwa, penduduk Perempuan : 4.513 Jiwa dengan luas wilayah 59,520 Ha, jumlah RW 5 dan RT 26.(Maya)

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Sidrap Terima Tim Verifikasi BNPB, Dorong Pembangunan Permanen Jembatan Bulu Cenrana 

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menerima kunjungan Tim Verifikasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) usai melakukan verifikasi lapangan terhadap Jembatan Botto di Desa Bulu Cenrana, Kecamatan Pitu Riawa, Selasa (21/7/2026).

Verifikasi tersebut merupakan tindak lanjut atas usulan hibah rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang diajukan Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk mendukung pembangunan jembatan permanen di wilayah tersebut.

Audiensi yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Sidrap dipimpin Analis Kebencanaan Ahli Muda BNPB, Muhammad Salman Alfarisi, bersama tim verifikasi.

Dalam pertemuan itu, Bupati Syaharuddin Alrif berharap BNPB dapat memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan Jembatan Botto secara permanen mengingat keberadaannya sangat vital bagi masyarakat.

Menurutnya, pembangunan jembatan permanen akan meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus memperlancar akses transportasi, distribusi barang, dan aktivitas ekonomi warga di Desa Bulu Cenrana serta wilayah sekitarnya.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Sidrap dapat dibantu melalui dukungan BNPB untuk pembangunan jembatan secara permanen. Dengan adanya jembatan permanen, masyarakat dapat merasakan akses transportasi yang lebih aman, nyaman, dan lancar,” ujar Syaharuddin.

Ia juga berharap usulan pembangunan Jembatan Botto dapat memperoleh dukungan melalui program hibah rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana BNPB.

“Kami berharap usulan ini dapat ditindaklanjuti sehingga nantinya memperoleh dukungan anggaran untuk pembangunan jembatan. Ini sangat penting bagi masyarakat karena jembatan tersebut menjadi salah satu akses yang menunjang aktivitas dan mobilitas warga,” katanya.

Syaharuddin menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sidrap terus membangun koordinasi dengan pemerintah pusat guna mempercepat penanganan infrastruktur yang terdampak bencana, sekaligus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur strategis yang membutuhkan dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Tim Verifikasi BNPB yang telah turun langsung meninjau kondisi Jembatan Botto di lapangan. Menurutnya, hasil verifikasi tersebut menjadi tahapan penting dalam proses penilaian usulan bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

“Terima kasih kepada Tim BNPB yang telah datang langsung melihat kondisi di lapangan. Mudah-mudahan hasil verifikasi ini dapat menjadi dasar untuk mendukung usulan pembangunan jembatan permanen yang dibutuhkan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Tim Verifikasi BNPB melakukan peninjauan untuk memastikan kondisi riil infrastruktur yang diusulkan serta menilai kelayakan usulan sebagai bagian dari proses verifikasi program hibah rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidrap, Patriadi, serta Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya, Pertanahan, dan Perumahan Rakyat (Biciptapera) Sidrap, Abdul Rasyid.

Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap hasil verifikasi lapangan tersebut menjadi langkah positif menuju terealisasinya pembangunan Jembatan Botto secara permanen, sehingga masyarakat dapat menikmati akses transportasi yang lebih aman, nyaman, dan mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.

Continue Reading

Trending