Connect with us

FKKM Kordinasi Kegiatan Sosial dan Kemanusiaan dengan Kecamatan Tallo

Published

on

Kitasulsel, Makassar—Forum Kemanusiaan Kota Makassar (FKKM ) Akan mengadakan kegiatan sosial dan kemanusiaan di bulan Januari ini berupa sunatan massal 125 anak.

Hal ini di Paparkan Ketua FKKM dr.Udin Malik Saputra, saat pertemuan dengan Camat Tallo den seluruh lurah sekecamatan Tallo, Senin (15 /1/ 2023).

Bertempat di ruang rapat Kecamatan Tallo, Rombongan, yang diterima langsung oleh Camat Tallo, Alamsyah Syahbuddin dan menyambut baik niat dan kegiatan sosial di wilayahnya.

Dan menginstruksikan tiap Jumat di pimpin masing lurah untuk melakukan pembersih Siangnya bersama sama safari Jumat dengan Camat sekaligus Pembagian Alquran digital di mesjid mesjid.

“Selain itu, seluruh lurah hadir ! Utamanya yang laki laki kita jumatan bersama,” ujar Camat Tallo Alamsyah Syahbuddin.

Sementara itu Dalam Sambutanya dr. Udin Malik Saputra, memaparkan dan memperkenalkan kerja kerja sosial yang selama ini di lakukan FKKM.

Dimana FKMM membagi tugas ada di bidang, sosial kemasyarakatan, kesehatan, kemanusiaan, pendidikan, Perempuan dan Anak. Berbagai program dan telah menunjukkan progresnya seperti program massikola yang kini banyak menyasar anak anak putus sekolah. Baik mengupayakan untuk bisa belajar kembali, memberi pengajaran di luar jam sekolah serta mengupayakan ikut ujian bagi yang putus sekolah.

dr. Udin berharap agar semua lurah bisa bekerja sama dengan baik dan bisa memberikan manfaat bagi warga sekitar. (My)

 

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pemkab Luwu Timur Mulai Program “Puspaga Go To School”, Ciptakan Sekolah Ramah Anak

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) resmi memulai program “Puspaga Go To School” sebagai upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak.

Program tersebut dilaksanakan oleh Bidang Kesetaraan Gender dan Perlindungan Perempuan dan Anak bersama Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), dengan menyasar sebanyak 30 sekolah yang terdiri atas 10 Sekolah Dasar (SD), 10 Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 10 Sekolah Menengah Atas (SMA) di seluruh wilayah Kabupaten Luwu Timur.

Pada hari pertama pelaksanaan, sosialisasi digelar di SD 146 Maleku dan SD 147 Wonorejo. Selanjutnya, kegiatan hari kedua berlangsung di SD 210 Maliwowo dan SD 211 Tawakua pada Selasa (26/05/2026).

Kepala Dinsos P3A Luwu Timur, Masdin, yang hadir membuka kegiatan menegaskan pentingnya menghadirkan sekolah sebagai ruang aman dan nyaman bagi seluruh anak.

“Sekolah harus menjadi tempat kedua setelah rumah yang mendukung tumbuh kembang anak. Tidak boleh ada kekerasan, perundungan, maupun diskriminasi,” tegas Masdin.

Ia menambahkan, melalui program tersebut diharapkan para siswa dapat memahami hak-haknya sebagai anak serta memiliki keberanian untuk melapor apabila mengalami atau menyaksikan tindakan yang membuat mereka merasa tidak aman.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesetaraan Gender dan Perlindungan Perempuan dan Anak, Ramlah Muhammad Djono, menjelaskan bahwa materi sosialisasi disesuaikan dengan jenjang pendidikan masing-masing peserta.

“Untuk tingkat SD, fokus diberikan pada pengenalan hak anak, etika pertemanan, serta cara melapor jika mengalami kekerasan. Metode yang digunakan bersifat interaktif, seperti diskusi, simulasi, dan sesi konsultasi singkat,” jelas Ramlah.

Program “Puspaga Go To School” mendapat respons positif dari pihak sekolah karena dinilai mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai perlindungan anak sekaligus memperkuat peran guru dalam mendeteksi potensi kekerasan sejak dini.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah konkret dalam membangun lingkungan pendidikan yang lebih aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Continue Reading

Trending