Connect with us

Gelar Patroli, Camat Mamajang Imbau Warga dan Pelaku Usaha Agar Menjaga Kebersihan

Published

on

Kitasulsel, Makassar—Camat Mamajang M.Ari Fadli S STP. Didampingi Kepala seksi Kebersihan Jamaluddin SSi.MSi, Kasi Trantib Didit Setiawan,melakukan patroli kebersihan di wilayahnya, Kamis (19/01/2023).

Dalam melakukan patroli, Muh Ari Fadli mengimbau kepada para pelaku usaha yang ada di sepanjang Jalan Veteran Selatan dan Jalan Cendrawasih agar selalu menjaga kebersihan

“Kami sengaja turun langsung mengedukasi masyarakat khususnya para pemilik usah bengkel di sepanjang Jalan Veteran Selatan dan sepanjang poros Jalan Cendrawasi
Mengharapkan kesadaran warga dan para pemilik usaha, agar selalu menjaga kebersihan,” tutur Muh Ari Fadli

Pada kesempatan itu juga Muh Ari Fadli menyampaikan jadwal pembuangan sampah agar warga paham kapan waktu pembuangan sampah.

Selain itu juga Dia meminta untuk pengunjung tidak menggunakan badan jalan saat memarkir kendaraannya agar tidak menimbulkan kemacetan.

Harapan Kami Kedepan kesadaran warga msyarakat akan kebersihan semakin baik, sehingga terwujud Makassar yang bersih dan tertib,” tutur Muh Ari Fadli

Pada pelaksanaan patroli tersebut Muh Ari Fadli juga didampingi Kasubag Kepegawaian Ilham S.Sos, Kordinator Penindakan Anti Kotor (Pakandatto) Kecamatan Mamajang Irfan Pase.(*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Mantan Jampidsus Tak Pakai Rompi Saat Ditahan, Gerindra: Jangan Ada Perlakuan Istimewa

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA Proses penahanan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah yang memasuki Rumah Tahanan (Rutan) KPK tanpa mengenakan rompi maupun borgol menjadi sorotan.

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Bimantoro Wiyono, menyoroti hal tersebut dan mengingatkan pentingnya prinsip kesetaraan di hadapan hukum.

Bimantoro yang merupakan Anggota Panja Tim Pengawas Komisi III mengatakan, perhatian utama dalam penegakan hukum seharusnya bukan hanya soal atribut tahanan, tetapi bagaimana prinsip kesetaraan diterapkan secara transparan.

“Penegakan hukum tidak boleh memberikan kesan adanya perlakuan istimewa kepada siapa pun. Siapa pun yang telah berstatus tersangka harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Jangan sampai muncul persepsi di masyarakat bahwa ada standar yang berbeda dalam penanganan suatu perkara,” tegas Bimantoro.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum bergantung pada konsistensi dalam menjalankan prosedur. Karena itu, setiap proses hukum harus dilakukan secara objektif, profesional, dan tanpa diskriminasi.

“Yang paling penting adalah proses hukumnya berjalan secara profesional, independen, dan akuntabel. Jangan ada perlakuan khusus yang dapat menimbulkan polemik atau mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum,” ujarnya.

Ia juga meminta seluruh aparat penegak hukum menjadikan kasus tersebut sebagai momentum untuk memperkuat komitmen terhadap prinsip persamaan di hadapan hukum tanpa memandang jabatan maupun kedudukan seseorang.

“Sebagai negara hukum, Indonesia harus menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun yang kebal hukum. Semua memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Oleh karena itu, setiap prosedur penegakan hukum harus dilaksanakan secara konsisten agar tidak menimbulkan persepsi adanya keistimewaan bagi pihak tertentu,” tambahnya.

Bimantoro menegaskan Komisi III DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap proses penegakan hukum agar seluruh institusi penegak hukum bekerja secara profesional, akuntabel, dan menjunjung rasa keadilan.

“Jangan sampai persoalan administratif atau prosedural yang terlihat sederhana justru mencederai kepercayaan publik. Yang harus dikedepankan adalah profesionalitas, transparansi, dan perlakuan yang sama bagi setiap warga negara dalam proses penegakan hukum,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending