Connect with us

Gelar Patroli, Camat Mamajang Imbau Warga dan Pelaku Usaha Agar Menjaga Kebersihan

Published

on

Kitasulsel, Makassar—Camat Mamajang M.Ari Fadli S STP. Didampingi Kepala seksi Kebersihan Jamaluddin SSi.MSi, Kasi Trantib Didit Setiawan,melakukan patroli kebersihan di wilayahnya, Kamis (19/01/2023).

Dalam melakukan patroli, Muh Ari Fadli mengimbau kepada para pelaku usaha yang ada di sepanjang Jalan Veteran Selatan dan Jalan Cendrawasih agar selalu menjaga kebersihan

“Kami sengaja turun langsung mengedukasi masyarakat khususnya para pemilik usah bengkel di sepanjang Jalan Veteran Selatan dan sepanjang poros Jalan Cendrawasi
Mengharapkan kesadaran warga dan para pemilik usaha, agar selalu menjaga kebersihan,” tutur Muh Ari Fadli

Pada kesempatan itu juga Muh Ari Fadli menyampaikan jadwal pembuangan sampah agar warga paham kapan waktu pembuangan sampah.

Selain itu juga Dia meminta untuk pengunjung tidak menggunakan badan jalan saat memarkir kendaraannya agar tidak menimbulkan kemacetan.

Harapan Kami Kedepan kesadaran warga msyarakat akan kebersihan semakin baik, sehingga terwujud Makassar yang bersih dan tertib,” tutur Muh Ari Fadli

Pada pelaksanaan patroli tersebut Muh Ari Fadli juga didampingi Kasubag Kepegawaian Ilham S.Sos, Kordinator Penindakan Anti Kotor (Pakandatto) Kecamatan Mamajang Irfan Pase.(*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

BUMDes Mattappae Sereang Kembangkan Bebek Petelur, Raup Omzet Jutaan Rupiah per Bulan

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus menggenjot perekonomian masyarakat melalui penguatan usaha berbasis desa. Salah satu upaya nyata terlihat dari inovasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mattappae, Desa Sereang, Kecamatan Maritengngae, yang sukses mengembangkan unit usaha bebek petelur dengan omzet jutaan rupiah per bulan.

BUMDes Mattappae memanfaatkan dana desa secara produktif dengan fokus pada sektor ketahanan pangan. Melalui pengelolaan 300 ekor bebek petelur menggunakan sistem kandang kering, unit usaha ini mampu menghasilkan rata-rata 9 rak telur per hari.

Dengan harga jual Rp70 ribu per rak, BUMDes Mattappae mencatatkan pendapatan kotor sekitar Rp630 ribu per hari. Setelah dikurangi biaya operasional, estimasi pendapatan bersih mencapai sekitar Rp300 ribu per hari atau setara dengan omzet Rp9 juta per bulan.

Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, yang meninjau langsung unit usaha BUMDes Mattappae di Desa Sereang pada Rabu malam (28/1/2026), menyampaikan apresiasinya terhadap langkah inovatif tersebut. Menurutnya, pengembangan usaha bebek petelur merupakan contoh konkret penguatan ekonomi desa yang berkelanjutan.

“Usaha seperti ini sangat positif karena mampu menumbuhkan dan menambah pendapatan masyarakat Sidrap,” ujar Syaharuddin Alrif, yang akrab disapa Bupati SAR, saat berdialog dengan pengelola BUMDes Mattappae, Paida.

Lebih lanjut, Bupati SAR mendorong agar usaha bebek petelur tersebut tidak berhenti pada produksi telur semata, melainkan dikembangkan melalui hilirisasi agar nilai ekonominya semakin meningkat.

“Nilai tambah akan lebih besar jika dilakukan hilirisasi. Misalnya, telur hasil produksi ini dikelola lebih lanjut atau bekerja sama dengan pelaku usaha kue, sehingga menjadi produk olahan,” jelasnya.

Pengembangan BUMDes Mattappae ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi desa di Sidrap sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional berbasis potensi lokal. (*)

 

Continue Reading

Trending