Connect with us

Gubernur Sulsel Jenguk Pasien Anak yang Mengalami Kelainan Jantung di RSCM Jakarta

Published

on

Kitasulsel, Jakarta–-Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menjenguk 3 pasien asal Sulsel yang dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, Jum’at 20 Januari 2023.

Ketiga anak itu dirawat karena mengalami kelainan pada jantung. Mereka ialah Andi Adiba Kanza (8 tahun) dari Kabupaten Bulukumba; Khadijah dari Kabupaten Sinjai; dan Fania Nur Alika dari Kabupaten Gowa.

Kondisi ketiga anak ini menjadi perhatian Gubernur Andi Sudirman. Bahkan mengutuskan timnya untuk mendampingi ketiga anak tersebut, sekaligus memfasilitasi saat dirujuk langsung ke Jakarta.

“Hari ini Sesuai janji untuk mengantarkan anak anak Sulsel ke RSCM Jakarta sebagai rujukan untuk penanganan Jantung. Alhamdulillah Kami diterima Ibu Direktur Utama dan Direktur Medik serta jajaran RSCM Jakarta. Ada 5 anak dengan kasus yang sama, 3 diantaranya telah berada di Jakarta,” ujar Andi Sudirman.

Lanjutnya, “Kami melakukan pendampingan serta membantu memastikan bahwa anak-anak Kita dapat pelayanan terbaik di RSCM sehingga dapat menjadi anak-anak harapan ke depan,” tuturnya.

Dikesempatan ini pula, Gubernur berbincang dengan Direktur Utama RSCM dr. Lies Dina Liastuti.

“Kami juga menawarkan kesempatan bekerja sama RSCM dengan salah satu RS Provinsi. Ibu Dirut berkenan akan menjajaki dan meninjau RS Provinsi untuk tindak lanjut,” katanya. (*)

 

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

BPS RI Tinjau Pabrik Beras Modern di Baranti, Sidrap Jadi Percontohan Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Published

on

KITASULSEL— SIDRAP — Kunjungan penting dilakukan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti, ke Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, Kamis, 12 Maret 2026.

Dalam agenda tersebut, rombongan meninjau langsung aktivitas industri penggilingan beras modern di Kecamatan Baranti yang menjadi salah satu pusat produksi beras terbesar di Indonesia Timur.

Kunjungan itu turut didampingi Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, yang memaparkan perkembangan pesat sektor pertanian dan industri pengolahan beras di daerahnya. Ia menjelaskan bahwa Sidrap kini menjadi salah satu penopang utama suplai beras di kawasan Indonesia Timur.

“Setiap hari sekitar 100 truk beras didistribusikan dari Sidrap untuk memenuhi kebutuhan di wilayah Indonesia Timur. Ini menunjukkan betapa besar peran industri penggilingan beras di daerah kami,” ujar Syaharuddin.

Menurutnya, saat ini Sidrap memiliki sekitar 280 unit pabrik penggilingan beras besar yang beroperasi dengan teknologi modern. Salah satu yang dikunjungi adalah pabrik PB Sejati di Baranti yang mampu memproduksi sekitar 320 ton beras per hari.

Industri tersebut tidak hanya memperkuat ketahanan pangan nasional, tetapi juga mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah. Kehadiran pabrik-pabrik modern ini juga membuka peluang kerja serta melibatkan banyak masyarakat sebagai petani, pemasok gabah, hingga pelaku distribusi.

Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menilai capaian ekonomi Sidrap merupakan prestasi luar biasa. Berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi daerah tersebut pada 2025 menunjukkan kinerja yang sangat baik.

“Ini adalah pencapaian yang luar biasa. Pertumbuhan ekonomi Sidrap bisa menjadi percontohan bagi daerah lain, karena menunjukkan bagaimana sektor pertanian dan industri pengolahan mampu mendorong ekonomi daerah,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi yang baik harus bersifat inklusif, yakni dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Salah satu indikator pentingnya adalah penurunan angka kemiskinan serta meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

Selain menopang kebutuhan pasar, produksi beras dari Sidrap juga disiapkan untuk berbagai program pemerintah, termasuk penyaluran beras untuk program Makanan Bergizi Gratis (MBG) serta kebutuhan masyarakat Indonesia.

Dengan kekuatan sektor pertanian, dukungan industri modern, serta partisipasi masyarakat dan para pemasok dari berbagai daerah, Sidrap terus menunjukkan perannya sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

Pemerintah daerah berharap kemajuan ini dapat terus dipertahankan sehingga Sidrap tidak hanya menjadi pusat produksi beras, tetapi juga simbol kemajuan ekonomi daerah yang mampu mensejahterakan masyarakat dan menjadi kebanggaan bersama. (ibe)

Continue Reading

Trending