Connect with us

Seorang Pemancing Tenggelam akibat Angin Kencang, Tali Pengikat Terputus hingga Kapal Terbalik

Published

on

Kitasulsel, Bone–-Afdal seorang anak laki-laki yang sementara memancing di area bagang (alat penangkapan ikan) dilaporkan tenggelam setelah terjatuh dari kapal akibat angin kencang, di Perairan Tanjung Pallette, Kab. Bone, Minggu (22/1/2023) sore.

Korban sebelumnya diketahui sedang memancing di sekitaran bagang pada siang hari, namun diduga tenggelam setelah kapal ditemukan dalam keadaan terbalik dan tali pengikat terputus.

Menerima laporan ini, Ketua SAR UNHAS mengerahkan SRU 1 yang beranggotakan 3 orang untuk melakukan pencarian.

SRU yang diturunkan merupakan Anggota yang ahli dalam pencarian di air khususnya penyelaman. Didukung dengan peralatan water rescue yang dibutuhkan dalam pencarian nantinya.

Saat ini, SRU telah melakukan pencarian dengan perahu karet dan penyelaman di area bagang atau area pemancingan bersama Basarnas, SAR Brimob, dan juga Satpol setempat. Semoga korban bisa segera ditemukan.(My)

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri Musyawarah Adat Padoe, Tegaskan Dukungan Pelestarian Budaya

Published

on

Kitasulsel–LuwuTimur Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Musyawarah Adat Budaya Suku Padoe yang digelar di Rumah Adat Padoe, Kecamatan Wasuponda, Jumat (27/03/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada Lembaga Adat Padoe atas terselenggaranya kegiatan musyawarah yang dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan.

Ia menilai, musyawarah adat tersebut memiliki peran penting dalam memberikan dampak positif, tidak hanya bagi masyarakat Padoe, tetapi juga bagi masyarakat Luwu Timur secara keseluruhan.

“Sebagai pemerintah daerah, kami berharap kegiatan ini benar-benar membawa manfaat yang baik. Karena kita di Luwu Timur tidak bisa dipisahkan dari adat,” ujarnya.

Menurut Irwan, keberadaan adat dan budaya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat serta menjadi perekat persatuan di tengah keberagaman.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Bumi Batara Guru ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung setiap hasil dan rencana yang dihasilkan dari musyawarah adat tersebut.

“Kami siap mendukung apa yang menjadi harapan dan perencanaan adat Padoe, karena saya merasa menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Padoe,” tegasnya.

Ia juga berharap, musyawarah besar ini mampu melahirkan keputusan terbaik yang dapat menjadi rujukan bersama, sekaligus memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

“Perbedaan itu hal yang biasa, namun dinamika harus kita jadikan sebagai berkah, bukan permasalahan,” tandas Bupati Irwan.

Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga adat dalam menjaga serta melestarikan nilai-nilai budaya sebagai fondasi pembangunan daerah.

Continue Reading

Trending