Connect with us

Wali Kota Danny Lantik Empat Camat Sebagai Sekretaris OPD Pemkot Makassar

Published

on

Kutasulsel, Makassar—Sebanyak empat Camat kini menjabat sebagai Sekretaris OPD Pemkot Makassar. Mereka pun dilantik oleh Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto di Ruang Rapat Sipakatau Balai Kota, Selasa (24/01/2023).

Pertama, Camat Tamalate, Edwar Supriawan kini didapuk sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan.

Selanjutnya, Camat Manggala, Andi Fadly mengisi jabatan Sekretaris Dinas Perikanan dan Pertanian.
Ketiga ada Camat Wajo, Puspawati Hera yang digeser sebagai Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan. Terakhir ialah Camat Rappocini, Syahruddin yang kini menjabat Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

Danny juga melantik empat Camat baru untuk menggantikan mereka. Ialah Camat Tamalate, Emil Yudiyanto Tadjuddin, Camat Manggala, A Anshar, Camat Rappocini, Muh Aminuddin dan Camat Wajo, Hamna Faisal. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

KDI vs DA: Mengapa Alumni KDI Berbondong ke Audisi DA8?

Published

on

Kitasulsel -Makassar– Panggung audisi Dangdut Academy 8 kembali menghadirkan cerita menarik dari para penyanyi dangdut tanah air. Salah satunya datang dari Suci KDI 2019 yang dikenal sebagai juara 1 ajang Kontes Dangdut Indonesia 2019. Suci terlihat ikut ambil bagian dalam audisi DA8, mencoba peruntungan di panggung yang berbeda.

Fenomena ini tak hanya melibatkan Suci. Sejumlah jebolan KDI lainnya juga tampak hadir dalam proses seleksi yang digelar di Sidrap, Sulawesi Selatan. Mereka datang dengan satu harapan: mendapatkan panggung yang lebih luas dan kesempatan baru di industri hiburan dangdut.

Namun, perjalanan tak selalu mulus. Eky KDI yang pernah meraih posisi juara 3 KDI, justru harus menerima kenyataan pahit setelah tidak lolos di tahap awal audisi. Hasil ini memunculkan pertanyaan di kalangan penggemar: apakah popularitas dari KDI belum cukup kuat menjadi bekal untuk bersaing di ajang lain?

Di sisi lain, panggung Indosiar memang dikenal memiliki ekosistem kuat dalam mengorbitkan penyanyi dangdut. Lulusan ajang seperti Dangdut Academy dan Liga Dangdut Indonesia kerap mendapatkan ruang tampil yang konsisten, baik di layar kaca maupun panggung off-air.

Nama-nama seperti Selfi Yamma menjadi contoh nyata. Juara LIDA yang juga sukses di tingkat Asia ini masih terus menikmati popularitas tinggi. Dengan kualitas vokal yang kuat dan karakter khas, Selfi bahkan disebut memiliki “harga panggung” yang fantastis, serta jadwal manggung yang padat, baik on-air maupun off-air.

Berbeda dengan KDI, yang gaungnya cenderung meredup setelah kompetisi berakhir, ajang-ajang dangdut di Indosiar dinilai mampu menjaga eksistensi para alumninya. Hal inilah yang diduga menjadi salah satu alasan mengapa para jebolan KDI mencoba peruntungan di DA8.

Fenomena ini pun memantik diskusi di kalangan pecinta dangdut: apakah panggung besar seperti Indosiar menjadi kunci utama kesuksesan, atau justru kualitas dan konsistensi yang menentukan segalanya?

Di tengah persaingan yang semakin ketat, satu hal menjadi jelas—para penyanyi dangdut muda tak ragu untuk memulai kembali dari nol demi meraih mimpi yang lebih besar.

Kamu sendiri, tim Dangdut Academy atau KDI?

Continue Reading

Trending