Connect with us

Pemkab Tanah Toraja Terima Bantuan Keuangan Dari Pemprov Sulsel Senilai 31,2 Miliar

Published

on

Kitasulsel-Makassar-Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan bantuan keuangan sebesar Rp31,2 Miliar untuk Pemerintah Kabupaten Tana Toraja di Rujab Gubernur Sulawesi Selatan, Rabu (01/02/2023).

“Alhamdulillah, Rp 31,2 Miliar bantuan Keuangan Provinsi TA 2023 kita serahkan kepada Pemkab Tana Toraja,” ujar Andi Sudirman.

Bantuan keuangan tersebut untuk melanjutkan pembangunan Jalan Wisata Ollon hingga tuntas dan dapat terakses kendaraan roda empat atau mobil serta fasilitas pendukung Wisata Ollon.

“Target tahun ini, mobil kecil sudah bisa tembus ke wisata yang dikenal dengan bukit panorama Indah itu,” jelas Gubernur Sulsel.

Tak hanya itu, pembangunan juga termasuk sarana pendukung lainnya, seperti gazebo, akses jalan wisata ke Gunung Ollon dan pintu gerbang.

“Kita juga kembali melakukan subsidi penerbangan Toraja – Balikpapan. Sehingga bisa membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat. Selain itu, juga untuk bantuan stunting, UMKM dan yang lainnya,” jelasnya.

Bantuan keuangan tahun ini, nilainya meningkat Rp8,7 Miliar dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk tahun 2022 lalu, Pemprov Sulsel mengalokasikan Rp22,5 Miliar bantuan keuangan untuk Kabupaten Tana Toraja.

Bantuan keuangan itu untuk Pembangunan Jalan Pariwisata Ruas Buakaya – Ollon dan satu Jembatan. Alokasinya pun telah selesai 50 persen dikerjakan oleh Pemkab Tana Toraja.

“Kita harap bantuan keuangan tahun ini segera dirampungkan oleh Tana Toraja, sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DPRD Kota Makassar

Sekretaris DPRD Makassar Hadiri High Level Meeting TP2DD 2026, Perkuat Sinergi Transformasi Digital

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR – Sekretaris DPRD Kota Makassar, Andi Rahmat Mappatoba, menghadiri High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Makassar Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Aston Hotel Makassar, Jalan Sultan Hasanuddin, Senin (13/7/2026).

Kegiatan strategis tersebut dirangkaikan dengan peluncuran Proyek Perubahan peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan IV Tahun 2026, sebagai bagian dari upaya mendorong lahirnya inovasi dan percepatan reformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Makassar.

Forum ini menjadi ajang memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan para pemangku kepentingan dalam mempercepat implementasi digitalisasi di berbagai sektor pelayanan publik. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan tata kelola pemerintahan semakin efektif, transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kehadiran Sekretaris DPRD Kota Makassar mencerminkan dukungan penuh lembaga legislatif terhadap agenda transformasi digital yang terus dikembangkan Pemerintah Kota Makassar. Sinergi antarlembaga dinilai menjadi faktor penting dalam mewujudkan pemerintahan modern yang memanfaatkan teknologi secara optimal.

Dalam sambutannya, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa transformasi digital tidak boleh berhenti pada tahap perencanaan atau seremoni semata, melainkan harus diwujudkan melalui implementasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurut Munafri, seluruh perangkat daerah dituntut menghadirkan inovasi yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mempercepat proses birokrasi.

“Transformasi digital tidak boleh hanya menjadi konsep. Digitalisasi harus menjadi budaya kerja yang menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, efektif, transparan, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” tegas Munafri.

Ia juga menilai peluncuran proyek perubahan peserta PKN Tingkat II menjadi momentum penting untuk melahirkan berbagai terobosan yang mampu menjawab tantangan penyelenggaraan pemerintahan di era digital.

Sementara itu, Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) memiliki peran strategis dalam memperluas implementasi transaksi digital di lingkungan pemerintah daerah. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan daerah, memperkuat transparansi, serta mendorong optimalisasi pelayanan publik berbasis teknologi.

Pemerintah Kota Makassar optimistis kolaborasi lintas sektor yang terbangun melalui TP2DD akan mempercepat transformasi digital secara menyeluruh. Digitalisasi diharapkan menjadi fondasi utama dalam membangun birokrasi yang adaptif, inovatif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Melalui High Level Meeting TP2DD Tahun Anggaran 2026 ini, seluruh pemangku kepentingan diharapkan semakin memperkuat komitmen untuk menghadirkan inovasi berkelanjutan, sehingga pelayanan publik di Kota Makassar menjadi lebih cepat, modern, efisien, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Continue Reading

Trending