Connect with us

Camat Ujung Tanah Didampingi Sekcam Lakukan Rakor Terkait Upaya Penguatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi

Published

on

Kitasulsel, Makassar–-Sesuai Intruksi Bapak Walikota Makassar, terkait upaya penguatan pertumbuhan ekonomi dan pengendalian Inflasi.

Camat Ujung Tanah Ibrahim Chaidar Said. S.IP. M.Si didampingi Sekcam Ujung Tanah Amanda Syahwaldi S.STP. M.M melakukan rapat kordinasi terkait upaya penguatan pertumbuhan ekonomi dan pengendalian Inflasi, yang dihadiri. Kasi dan Lurah Se-Kecamatan Ujung Tanah, di ruang rapat camat Unjung Tanah, Kamis 02 Februari 2023.

Camat Ujung Tanah menyampaikan Kepada Lurah Se-Kecamatan Ujung Tanah Untuk melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat bahwa akan di laksanakannya operasi pasar murah di setiap kelurahan.

“Dan melaksanakan pendataan pelaku usaha yang berpontensi meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang ada disetiap Kelurahan,” tuturnya

Sementara itu, Sekcam Ujung Tanah Juga menyampaikan Kepada Lurah mengenai Lorong Wisata terkait pembenahan Lorong Wisata, setiap Lurah wajib melakukan rapat kordinasi bersama Stakeholder terkait 7 Lorong Wisata disetiap Kelurahan.

“Terkait masalah infrastruktur Lorong antara lain Drainase, paving block, kemudian taman pendukung dan tanaman pengendalian Inflasi,” ujarnya.

 

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Mantan Jampidsus Tak Pakai Rompi Saat Ditahan, Gerindra: Jangan Ada Perlakuan Istimewa

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA Proses penahanan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah yang memasuki Rumah Tahanan (Rutan) KPK tanpa mengenakan rompi maupun borgol menjadi sorotan.

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Bimantoro Wiyono, menyoroti hal tersebut dan mengingatkan pentingnya prinsip kesetaraan di hadapan hukum.

Bimantoro yang merupakan Anggota Panja Tim Pengawas Komisi III mengatakan, perhatian utama dalam penegakan hukum seharusnya bukan hanya soal atribut tahanan, tetapi bagaimana prinsip kesetaraan diterapkan secara transparan.

“Penegakan hukum tidak boleh memberikan kesan adanya perlakuan istimewa kepada siapa pun. Siapa pun yang telah berstatus tersangka harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Jangan sampai muncul persepsi di masyarakat bahwa ada standar yang berbeda dalam penanganan suatu perkara,” tegas Bimantoro.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum bergantung pada konsistensi dalam menjalankan prosedur. Karena itu, setiap proses hukum harus dilakukan secara objektif, profesional, dan tanpa diskriminasi.

“Yang paling penting adalah proses hukumnya berjalan secara profesional, independen, dan akuntabel. Jangan ada perlakuan khusus yang dapat menimbulkan polemik atau mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum,” ujarnya.

Ia juga meminta seluruh aparat penegak hukum menjadikan kasus tersebut sebagai momentum untuk memperkuat komitmen terhadap prinsip persamaan di hadapan hukum tanpa memandang jabatan maupun kedudukan seseorang.

“Sebagai negara hukum, Indonesia harus menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun yang kebal hukum. Semua memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum. Oleh karena itu, setiap prosedur penegakan hukum harus dilaksanakan secara konsisten agar tidak menimbulkan persepsi adanya keistimewaan bagi pihak tertentu,” tambahnya.

Bimantoro menegaskan Komisi III DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap proses penegakan hukum agar seluruh institusi penegak hukum bekerja secara profesional, akuntabel, dan menjunjung rasa keadilan.

“Jangan sampai persoalan administratif atau prosedural yang terlihat sederhana justru mencederai kepercayaan publik. Yang harus dikedepankan adalah profesionalitas, transparansi, dan perlakuan yang sama bagi setiap warga negara dalam proses penegakan hukum,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending