Connect with us

Camat Ujung Tanah Didampingi Sekcam Lakukan Rakor Terkait Upaya Penguatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi

Published

on

Kitasulsel, Makassar–-Sesuai Intruksi Bapak Walikota Makassar, terkait upaya penguatan pertumbuhan ekonomi dan pengendalian Inflasi.

Camat Ujung Tanah Ibrahim Chaidar Said. S.IP. M.Si didampingi Sekcam Ujung Tanah Amanda Syahwaldi S.STP. M.M melakukan rapat kordinasi terkait upaya penguatan pertumbuhan ekonomi dan pengendalian Inflasi, yang dihadiri. Kasi dan Lurah Se-Kecamatan Ujung Tanah, di ruang rapat camat Unjung Tanah, Kamis 02 Februari 2023.

Camat Ujung Tanah menyampaikan Kepada Lurah Se-Kecamatan Ujung Tanah Untuk melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat bahwa akan di laksanakannya operasi pasar murah di setiap kelurahan.

“Dan melaksanakan pendataan pelaku usaha yang berpontensi meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang ada disetiap Kelurahan,” tuturnya

Sementara itu, Sekcam Ujung Tanah Juga menyampaikan Kepada Lurah mengenai Lorong Wisata terkait pembenahan Lorong Wisata, setiap Lurah wajib melakukan rapat kordinasi bersama Stakeholder terkait 7 Lorong Wisata disetiap Kelurahan.

“Terkait masalah infrastruktur Lorong antara lain Drainase, paving block, kemudian taman pendukung dan tanaman pengendalian Inflasi,” ujarnya.

 

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan Pertanian 2026 di Jakarta

Published

on

Kitasulsel–Jakarta — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang digelar Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Jakarta Selatan, Senin (20/04/2026).

Kehadiran ini menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam menyelaraskan kebijakan daerah dengan strategi nasional guna menghadapi potensi kemarau ekstrem tahun 2026.

Rakornas yang dipimpin Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, membahas tindak lanjut prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika terkait musim kemarau berkepanjangan dengan curah hujan di bawah normal di sejumlah wilayah Indonesia.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu produksi pertanian dan berdampak pada ketahanan pangan nasional.

Dalam arahannya, Amran menekankan pentingnya kesiapsiagaan daerah melalui berbagai langkah strategis, seperti optimalisasi pengelolaan air irigasi, percepatan masa tanam, penggunaan varietas tahan kekeringan, hingga penguatan sarana pertanian melalui pompanisasi serta pembangunan infrastruktur air.

Sementara itu, Irwan Bachri Syam menyatakan bahwa partisipasi Luwu Timur dalam forum ini merupakan bagian dari upaya menyatukan langkah antara pemerintah pusat dan daerah.

“Kami hadir untuk memastikan kebijakan daerah selaras dengan arah nasional. Langkah-langkah konkret akan kami siapkan agar sektor pertanian di Luwu Timur tetap produktif meski menghadapi potensi kekeringan ekstrem,” ujarnya.

Rakornas juga menekankan pentingnya kesiapan data dari pemerintah daerah. Seluruh peserta diminta menyiapkan usulan program yang telah diverifikasi, khususnya terkait mitigasi kekeringan di sektor pertanian dan irigasi.

Kehadiran Bupati Luwu Timur bersama jajaran Dinas Pertanian diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas pemerintahan, sekaligus memastikan respons yang lebih terukur dalam menghadapi dampak perubahan iklim terhadap sektor pangan nasional.

Continue Reading

Trending