Connect with us

Dandim 1420 Sidrap Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Pallawa 2023

Published

on

Kitasulsel, Sidrap – Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 1420 Sidrap, Letkol Inf Andika Ari Prihantoro, SE.,M.I.Pol menghadiri apel gelar pasukan operasi keselamatan Pallawa 2023 di Lapangan Apel Mapolres Sidrap Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidrap. Selasa (07/02/2023)

Kapores Sidrap, AKBP Erwin Syah, S.I.K mengatakan kegiatan ini nantinya akan dilaksanakan 14 hari terhitung mulai tanggal 7 Februari sampai dengan 20 Februari 2023

“Dengan konsep mengutamakan giat preemtif 40% dan preventif 40% serta didukung dengan giat penegakan hukum 20% dan tidankan teguran,”Ujarnya

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Sidrap berharap operasi keselamatan Pallawa 2023 dapat memberikan dampak terhadap terciptanya situasi yang kondusif”Dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,”Pungkasnya

Selain itu, Dandim 1420 Sidrap, Letkol Inf Andika Ari Prihantoro, SE.,M.I.Pol saat ditemui mengatakan melalui kegiatan ini kami dari TNI khususnya Kodim 1420 Sidrap akan mendukung penuh pelaksanaan operasi keselamatan Pallawa 2023

“Karena mengingat sangat pentingnya keselamatan berlalulintas khususnya diwilayah Kabupaten Sidrap,”Ucap Dandim.(win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Provinsi Sulawesi Selatan

Kontingen Sulsel Borong Tiga Gelar Juara di PENAS XVII Gorontalo

Published

on

Kitasulsel–GORONTALO – Kontingen Sulawesi Selatan menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani Nelayan yang berlangsung di Kabupaten Gorontalo, 20–25 Juni 2026. Sulawesi Selatan berhasil meraih Juara I Stand Terbaik Kategori Pemerintah Provinsi, Juara I Lomba Asah Terampil, dan Juara I Lomba Yel-Yel.

Capaian tersebut menjadi salah satu prestasi menonjol yang diraih Sulawesi Selatan dalam forum nasional yang mempertemukan petani, nelayan, pelaku agribisnis, penyuluh, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan sektor pertanian dan perikanan dari seluruh Indonesia.

Keikutsertaan Sulawesi Selatan pada PENAS XVII mendapat dukungan penuh dari Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, yang mendorong seluruh peserta untuk menampilkan potensi terbaik daerah di tingkat nasional.

Kirim 990 Peserta ke Gorontalo

Pada PENAS XVII, Sulawesi Selatan mengirimkan sebanyak 990 peserta yang terdiri atas unsur pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, petani, nelayan, penyuluh, serta pelaku usaha sektor pertanian dan perikanan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 491 peserta mengikuti program pemondokan di rumah-rumah warga Kelurahan Hotuo selama pelaksanaan kegiatan, sebagai bagian dari konsep kebersamaan dan pertukaran pengalaman yang menjadi ciri khas penyelenggaraan PENAS.

Stand Sulsel Raih Predikat Terbaik

Prestasi utama Sulawesi Selatan diraih melalui Stand Pameran Agribisnis yang berhasil dinobatkan sebagai Juara I Stand Terbaik Kategori Pemerintah Provinsi setelah melalui proses penilaian oleh tim juri selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Stand Sulsel menampilkan berbagai komoditas unggulan daerah yang selama ini menjadi andalan sektor pertanian dan perkebunan, seperti beras organik, produk hortikultura, kopi Toraja, hingga cokelat Luwu.

Selain memamerkan produk unggulan, Sulawesi Selatan juga memperkenalkan sejumlah inovasi pertanian yang tengah dikembangkan, termasuk Program Mandiri Benih melalui pengembangan benih padi unggul dan varietas kentang yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

Beragam aktivitas interaktif turut menjadi daya tarik pengunjung, di antaranya sesi peracikan dan pencicipan kopi serta cokelat yang memberikan pengalaman langsung kepada peserta dan tamu yang berkunjung ke stand Sulsel.

Hasil Kolaborasi Seluruh Kontingen

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Sulawesi Selatan, Bustanul Arifin, menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh unsur yang tergabung dalam kontingen Sulawesi Selatan.

“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh Kontingen Sulsel, mulai dari panitia PENAS, KTNA, pemerintah daerah, hingga para petani dan nelayan yang terus berinovasi dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” kata Bustanul.

Menurutnya, keikutsertaan Sulsel dalam PENAS XVII tidak hanya menjadi sarana promosi komoditas unggulan daerah, tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan perkembangan sektor pertanian yang terus bergerak menuju peningkatan nilai tambah dan daya saing

“Sulsel ingin menunjukkan bahwa sektor pertanian tidak hanya berbicara soal produksi, tetapi juga bagaimana menghasilkan nilai tambah, memperluas pasar, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Dominasi di Lomba Asah Terampil dan Yel-Yel

Selain meraih penghargaan sebagai Stand Terbaik Kategori Pemerintah Provinsi, Kontingen Sulawesi Selatan juga sukses menyabet Juara I Lomba Asah Terampil dan Juara I Lomba Yel-Yel.

Keberhasilan tersebut semakin memperkuat eksistensi Sulawesi Selatan dalam forum nasional sekaligus membuka peluang yang lebih luas untuk mempromosikan komoditas unggulan daerah kepada peserta dan pemangku kepentingan dari berbagai provinsi.

PENAS selama ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan pameran, tetapi juga wadah berbagi inovasi, pengalaman, teknologi, serta penguatan jejaring kerja sama antardaerah dalam pengembangan sektor pertanian dan perikanan.

Perkuat Posisi Sulsel sebagai Sentra Pangan Nasional

Prestasi yang diraih di Gorontalo menjadi indikator bahwa pembangunan sektor pertanian Sulawesi Selatan tidak hanya bertumpu pada peningkatan produksi, tetapi juga pada penguatan inovasi, perluasan akses pasar, dan peningkatan nilai tambah produk.

Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh pelaku pertanian dan perikanan untuk terus berinovasi dalam menghadapi tantangan pembangunan sektor pangan ke depan.

Dengan raihan tiga gelar juara pada PENAS XVII, Sulawesi Selatan semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu sentra pangan utama nasional yang mampu menghadirkan pertanian modern, produktif, dan berdaya saing di tingkat nasional.

Continue Reading

Trending