Connect with us

/www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153
">
Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153

Warning: Attempt to read property "cat_name" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 153

Pj Sekda Andi Aslam Terima Kunjungan Kepala Kantor Konsuler Jepang di Makassar

Published

on

Kitasulsel, Makassar—Penjabat Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Aslam Patonangi, menerima kedatangan Kepala Kantor Konsuler Jepang di Makassar, Yasue Katsunobu, di Baruga Lounge, Kantor Gubernur Sulsel, Kamis, 9 Februari 2023.

Turut hadir menerima kedatangan Yasue, Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Muhammad Idham Kadir.

Dalam pertemuan itu, Yasue meminta kesediaan Gubernur maupun Sekertaris Daerah untuk menghadiri sejumlah agenda kegiatan Konsuler Jepang di Makassar yang akan diselenggarakan pada Februari dan Maret mendatang.

“Ada dua hal yang akan kami sampaikan, pertama kami meminta kehadiran Bapak dalam pelaksanaan resepsi perayaan Hari Kelahiran Sri Baginda Kaisar Jepang pada 16 Februari nanti. Kami juga meminta kesediaan pemerintah provinsi untuk menerima kedatangan Dubes (Duta Besar) Jepang ke Sulsel,” ungkap Yasue, yang fasih dalam berbahasa Indonesia.

Sementara itu, Andi Aslam dalam pertemuan tersebut menyampaikan kesiapannya untuk menghadiri kedua kegiatan tersebut.

“Insya Allah untuk tanggal 16 Februari sepanjang saya diberi kesehatan oleh Allah, saya siap hadir,” ujarnya.

Untuk rencana kedatangan Dubes Jepang, Andi Aslam mengaku pihaknya akan menggelar rapat untuk membahas persiapan dan upaya yang akan dilakukan pemerintah dalam penyambutan serta pelayanan kepada Dubes Jepang di Sulsel.

Andi Aslam juga mengapresiasi undangan Konsuler Jepang dan berharap hubungan Jepang dengan Sulsel bisa terus terjaga, dan kerjasama antara Jepang dan Sulsel bisa semakin meningkat.

 

 

 

Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply


Warning: Undefined array key 0 in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 493

Warning: Attempt to read property "cat_ID" on null in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/parts/post-single.php on line 493

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pemkab Luwu Timur Gelar Pelatihan Anyaman Teduhu, Dorong Industri Kreatif Berbasis Budaya Lokal

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menggelar Pelatihan Vokasional Kerajinan Anyaman Serat Alam Teduhu Berbasis Media Campuran bagi pelaku usaha industri handicraft dengan tema “Pelestarian Budaya Lokal dan Penguatan Industri Kreatif yang Maju dan Sejahtera”.

Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai 8 hingga 12 Mei 2026 tersebut dipusatkan di Gedung Matano Player Sorowako, Kecamatan Nuha.

Pelatihan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian (Disdagkop UKMP) Luwu Timur, Senfry Oktavianus, selaku leading sector kegiatan, Jumat (8/5/2026).

Turut hadir Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Luwu Timur sekaligus Wakil Ketua Dekranasda Lutim, Hj. Herni Bahar Ramadhan beserta pengurus, Camat Nuha Arief Fadillah Amier, Kepala Bidang Perindustrian Disdagkop UKMP Lutim Nirmalasari, serta para peserta pelatihan.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Tenaga Ahli Dekranas Pusat, Vinto B. Efendi, SP., M.Ds., yang dikenal berkompeten di bidang kerajinan anyaman dan pengembangan produk kreatif.

Pelatihan profesional kerajinan anyaman teduhu berbasis media campuran ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya pelaku industri kreatif di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.

Melalui pelatihan tersebut, peserta diberikan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam mengembangkan teknik anyaman tradisional dengan memadukan berbagai media, sehingga mampu menghasilkan produk yang lebih variatif dan bernilai ekonomis tinggi.

Kepala Bidang Perindustrian Disdagkop UKMP Lutim, Nirmalasari, dalam laporannya menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta di bidang kerajinan secara teknis dan praktis.

Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu mendorong kreativitas peserta dalam mengembangkan desain dan inovasi produk, termasuk penerapan teknik baru menggunakan media campuran dalam kerajinan anyaman.

Sementara itu, Kepala Disdagkop UKMP Lutim, Senfry Oktavianus, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada narasumber yang telah hadir berbagi ilmu di Bumi Batara Guru.

Ia meminta seluruh peserta memanfaatkan kesempatan belajar dari tenaga ahli Dekranas Pusat tersebut selama berada di Luwu Timur.

“Kita akan terus memantau hasil dari kegiatan ini supaya tidak terkesan hanya seremonial semata. Ada misi besar di balik kegiatan ini, yakni bagaimana meningkatkan kualitas kerajinan kita, khususnya anyaman serat alam,” ujar Senfry.

Menurutnya, pelatihan tersebut diharapkan mampu memberikan semangat baru bagi para pelaku usaha kerajinan lokal untuk terus berkembang dan berdaya saing.

“Output-nya setelah pelatihan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan pemahaman peserta, serta meningkatkan kualitas hasil anyaman serat alam,” jelasnya.

Sementara narasumber pelatihan, Vinto B. Efendi, memotivasi peserta agar terus berinovasi dan berani menciptakan karya dengan identitas sendiri.

Menurutnya, sebuah produk kerajinan tidak hanya dinilai dari kemampuan membuatnya, tetapi juga dari kreativitas dalam menghadirkan ide dan bentuk baru.

“Kita sering melihat karya orang lain lalu membuat hal yang sama tanpa mau menciptakan inovasi sendiri. Akhirnya produknya begitu-begitu saja,” ungkap Vinto.

Ia menegaskan bahwa dirinya hadir atas undangan Dekranasda Luwu Timur untuk membuka wawasan para pelaku usaha agar lebih kreatif dan tidak terpaku pada pola lama.

“Intinya, jangan membiasakan sesuatu yang biasa,” tegasnya.

Continue Reading

Trending