Connect with us

Pasar Murah di Kontainer Rappokalling Berjalan Lancar

Published

on

Kitasulsel, Makassar–-Sejak beredarnya berita akan di adakan pasar murah di kontainer, warga sudah menunggu dengan harap harap cemas.

Dikelurahan Tammua yang mendapat jatah hari Jumat tanggal 10 februari 2023,
Didampingi lurah dan petugas dari Dinas Perdagangan Kota Makassar proses jual beli di pasar murah berjalan lancar.

Walau masih banyak warga yang datang terlambat dan kehabisan jatah untuk membeli paket Murah yang di gelar.

Sepaket warga mendapatkan 5 kg beras dengan harga Rp.42.500 /sak. 3 liter minyak kita Dengan harga Rp.13 000 /liter dan 3 kilo gula pasir dengan harga Rp.13.500 kg

Warga sangat antusias karena agak murah dari harga eceran, sayangnya beberapa warga kecewa karena perkelurahan hanya mendapat jatah 20 paket per kelurahan setia giliran pasar murah .

Untuk kelurahan Rappokalling akan di gelar lagi di tanggal 17 ,24 28 februari dan tanggal 3 Maret.

Para RT/RW berharap semoga jatah perkelurahan bisa di tambah agar semua warga dapat di layani.

Kegiatan pasar murah ini berlangsung di seluruh kelurahan sekota Makassar.(My)

 

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan Pertanian 2026 di Jakarta

Published

on

Kitasulsel–Jakarta — Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang digelar Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Jakarta Selatan, Senin (20/04/2026).

Kehadiran ini menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam menyelaraskan kebijakan daerah dengan strategi nasional guna menghadapi potensi kemarau ekstrem tahun 2026.

Rakornas yang dipimpin Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, membahas tindak lanjut prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika terkait musim kemarau berkepanjangan dengan curah hujan di bawah normal di sejumlah wilayah Indonesia.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu produksi pertanian dan berdampak pada ketahanan pangan nasional.

Dalam arahannya, Amran menekankan pentingnya kesiapsiagaan daerah melalui berbagai langkah strategis, seperti optimalisasi pengelolaan air irigasi, percepatan masa tanam, penggunaan varietas tahan kekeringan, hingga penguatan sarana pertanian melalui pompanisasi serta pembangunan infrastruktur air.

Sementara itu, Irwan Bachri Syam menyatakan bahwa partisipasi Luwu Timur dalam forum ini merupakan bagian dari upaya menyatukan langkah antara pemerintah pusat dan daerah.

“Kami hadir untuk memastikan kebijakan daerah selaras dengan arah nasional. Langkah-langkah konkret akan kami siapkan agar sektor pertanian di Luwu Timur tetap produktif meski menghadapi potensi kekeringan ekstrem,” ujarnya.

Rakornas juga menekankan pentingnya kesiapan data dari pemerintah daerah. Seluruh peserta diminta menyiapkan usulan program yang telah diverifikasi, khususnya terkait mitigasi kekeringan di sektor pertanian dan irigasi.

Kehadiran Bupati Luwu Timur bersama jajaran Dinas Pertanian diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas pemerintahan, sekaligus memastikan respons yang lebih terukur dalam menghadapi dampak perubahan iklim terhadap sektor pangan nasional.

Continue Reading

Trending