Connect with us

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Jalan Anti Mager Bersama 50 Ribu Warga Takalar

Published

on

Kitasulsel, Takalar—Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman bersama Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Naoemi Octarina mengikuti jalan sehat Sulsel Anti Mager di Kabupaten Takalar.

Jalan sehat Anti Mager yang diikuti sekitar 50 ribu peserta ini dilepas langsung oleh Gubernur Andi Sudirman di Lapangan H. Makkatang Dg. Sibali, Takalar, Sabtu (11/2/2023).

“Alhamdulillah, turut senang dan bersyukur antusias 50 ribu masyarakat Takalar yang mengikuti jalan sehat Sulsel Anti Mager,” ujar Andi Sudirman.

Ia pun mengajak masyarakat untuk terus menerapkan pola hidup sehat. “Mulai berolahraga, banyak berjalan. Mari ki, pastikan 10 ribu langkah setiap hari,” ajaknya.

Masyarakat pun sangat antusias mengikuti jalan santai sepanjang 2,3 km ini. Bahkan masyarakat mulai dari anak-anak hingga dewasa memenuhi Lapangan H. Makkatang Dg. Sibali.

Dalam Sulsel Anti Mager kali ini, menyediakan hadiah utama 2 umroh. Serta hadiah lainnya, berupa motor, sepeda, TV, dan hadiah lainnya.
Salah satu masyarakat, Noval mengaku senang mengikuti jalan sehat yang digagas oleh Gubernur Andi Sudirman.

“Senang sekali bisa olahraga jalan bersama bapak Gubernur dan Pj Bupati. Sempat juga foto bersama Pak Gub, ramah sekali,” ungkapnya.

Turut hadir Wakil Ketua DPRD Sulsel, Darmawansyah Muin; Pj Bupati Takalar, Setiawan Aswad; para pejabat lingkup Pemprov Sulsel dan Pemkab Takalar.

 

 

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Pemkot Makassar Batasi Open House Idulfitri 2026, Ikuti Edaran Pemerintah Pusat

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memastikan Pemerintah Kota Makassar akan menjalankan edaran pemerintah pusat terkait pembatasan kegiatan open house pada Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah tahun 2026.

Kebijakan tersebut merujuk pada imbauan dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor 400.6/3245/SJ, serta merujuk pada surat Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia Nomor B-40/MS/HL.00/03/2026 tentang pelaksanaan halalbihalal dan open house Idulfitri.

Munafri menyampaikan, Pemerintah Kota Makassar akan menyesuaikan pelaksanaan open house sesuai arahan tersebut dengan mengurangi kegiatan seremonial.

“Jadi, kami Pemerintah Kota Makassar sudah menerima edaran yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri untuk mengurangi kegiatan open house saat Lebaran. Artinya kita harus ikuti,” ujarnya saat silaturahmi bersama awak media di rumah jabatan wali kota, Kamis (19/3/2026).

Pemerintah pusat tetap menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah Ramadan 1447 Hijriah, dengan harapan ibadah yang dijalankan membawa keberkahan serta memperkuat semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Namun demikian, imbauan ini dikeluarkan dengan mempertimbangkan kondisi nasional, termasuk masih adanya bencana alam di berbagai wilayah Indonesia yang berdampak pada kehidupan masyarakat, serta dinamika global yang berpotensi memengaruhi stabilitas sosial dan ekonomi.

Sehubungan dengan hal tersebut, seluruh instansi diimbau untuk mengurangi kegiatan seremonial seperti halalbihalal dan open house, serta mengalihkannya ke kegiatan yang lebih bermanfaat langsung bagi masyarakat, seperti pemberian santunan dan program sosial.

Menindaklanjuti hal itu, Munafri—yang akrab disapa Appi—menjelaskan bahwa pelaksanaan open house di Balai Kota Makassar akan dibatasi hanya pada hari pertama Idulfitri dengan durasi yang lebih singkat.

“Pada hari Lebaran, kami hanya membuka di hari pertama, mulai pukul 09.00 sampai 11.00 Wita, terbuka untuk masyarakat umum. Setelah itu tidak ada lagi open house, supaya kita ikut aturan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembatasan tersebut juga sebagai bentuk empati terhadap daerah-daerah yang masih terdampak bencana.

“Dalam edaran pemerintah pusat ditegaskan bahwa masih banyak daerah yang terkena bencana, sehingga kita kurangi waktu pelaksanaan open house menjadi hanya satu hari,” ungkapnya.

Open house tersebut akan digelar di kawasan Balai Kota Makassar di Jalan Jenderal Ahmad Yani atau yang dikenal sebagai Jalan Baru. Kegiatan akan dimulai setelah pelaksanaan salat Idulfitri.

Munafri juga mengungkapkan bahwa sebelumnya kegiatan open house direncanakan berlangsung selama dua hari. Namun, rencana tersebut direvisi setelah terbitnya surat edaran dari pemerintah pusat.

“Kemarin sempat direncanakan dua hari, tapi setelah ada edaran kita kurangi menjadi satu hari saja,” katanya.

Ia pun mempersilakan jajaran perangkat daerah (SKPD) untuk turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama masyarakat.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kepedulian sosial serta menjaga semangat kebersamaan di tengah masyarakat, khususnya dalam momentum Hari Raya Idulfitri.

Continue Reading

Trending