Connect with us

Wakil Wali Kota Makassar Tinjau Kondisi Korban Banjir dan Kesiapan Dapur Umum

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi lakukan kunjungan dan peninjauan secara langsung kondisi pengungsi korban banjir di Kelurahan Wala-Walaya dan juga kesiapan dapur umum dari Dinas Sosial Kota Makassar yang dipusatkan di Jl Abdullah Dg Sirua No 26, Selasa (14/02/2023).

Saat melakukan peninjauan kondisi pengungsi di Kelurahan Wala-Walaya, Wakil Wali Kota Makassar mendengarkan secara langsung berbagai keluhan warga, serta membagikan makanan siap saji, dan juga menyalurkan bantuan selimut dan alat alas tidur dari BPBD Kota Makassar.

“Jangan ki’ lupa jaga kesehatan ta’, jaga anak-anak, jangan biarkan keluar hujan-hujanan, jika ada keluhan kesehatan segera sampaikan ke posko kesehatan yang ada di masjid ini, Masjid Al Kautsar,” ujarnya.

Selepas dari Masjid Al Kautsar, Fatmawati Rusdi mengunjungi pusat dapur umum dari Dinas Sosial yang ada di Jalan Abdullah Dg Sirua.

Dapur umum ini menyiapkan makanan. Siap saji bagi seluruh pengungsi banjir di Makassar.

“Untuk saat ini data terakhir yang diterima, akan disiapkan untuk 1.973 jiwa yang tersebar di 15 titik banjir, dan yang terbanyak berada di Kelurahan Sudiang dengan pengungsi sebanyak 410 jiwa,” ujar Plt Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Armin Paera.

Bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Makassar, Plt Kepada Dinas Sosial, Kepala Bidang dan juga seluruh staf terjun langsung menyiapkan makanan siap saji dan akan dilakukan hingga kondisi benar-benar membaik.

“Didistribusikan makanan siap saji untuk siang dan malam, dan akan terus dilakukan hingga cuaca membaik,” ujar Armin Paera melaporkan kepada Fatmawati Rusdi.

Fatmawati Rusdi pun terjun langsung bersama staf Dinas Sosial Kota Makassar memasak dan menyiapkan makanan siap saji.

Selain itu di posko dapur umum Dinas Sosial, disiagakan pula Kendaraan Dapur Umum Lapangan (KAPURUNG), untuk mengantisipasi kondisi jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

“Bukan hanya sebatas menyiapkan makanan siap saji, Dinas Sosial juga melakukan monitor atas kebutuhan lainnya seperti kebutuhan bayi, anak, dan perlengkapan tidur,” lanjut Armin Paera.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DPRD Kota Makassar

Wakil Ketua II DPRD Makassar Anwar Faruq Hadiri Car Free Day “Polri untuk Masyarakat” di Hari Bhayangkara ke-80

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR – Wakil Ketua II DPRD Kota Makassar, Anwar Faruq, menghadiri kegiatan Car Free Day bertajuk “Polri untuk Masyarakat” dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan yang berlangsung di kawasan Sunset Quay, Center Point of Indonesia (CPI), Sabtu (27/6/2026), dipadati ribuan warga yang antusias mengikuti berbagai rangkaian acara.

Kehadiran Anwar Faruq menjadi wujud dukungan DPRD Kota Makassar terhadap upaya mempererat hubungan antara institusi kepolisian dan masyarakat.

Momentum tersebut juga mencerminkan sinergi antarlembaga dalam mendorong pelayanan publik yang semakin humanis, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Sejak pagi, kawasan Sunset Quay dipenuhi masyarakat yang mengikuti beragam aktivitas, mulai dari olahraga bersama, hiburan, hingga layanan publik yang disediakan secara langsung. Antusiasme warga menjadi bukti tingginya partisipasi masyarakat dalam memeriahkan peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, kegiatan ini menghadirkan ruang interaksi antara kepolisian dan warga. Berbagai layanan dan program kepolisian diperkenalkan secara langsung sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang mudah diakses, terbuka, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Anwar Faruq menilai kegiatan seperti ini memiliki nilai strategis karena mampu memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat.

“Sinergi yang terjalin melalui kegiatan seperti ini menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintah dan kepolisian,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi yang harmonis antar seluruh elemen masyarakat menjadi fondasi utama dalam menciptakan Kota Makassar yang aman, nyaman, dan kondusif.

Selain menjadi ajang olahraga dan rekreasi, kegiatan Car Free Day juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat mengenai berbagai layanan kepolisian yang dapat diakses secara langsung. Hal ini sekaligus memperkuat semangat transformasi Polri menuju pelayanan yang semakin profesional dan dekat dengan masyarakat.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum refleksi atas dedikasi Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus meningkatkan kualitas perlindungan, pengayoman, dan pelayanan publik di tengah dinamika tantangan yang terus berkembang.

Suasana penuh keakraban tampak mewarnai jalannya kegiatan. Kehadiran unsur pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, hingga warga dari berbagai kalangan memperlihatkan semangat kebersamaan yang menjadi kekuatan dalam membangun Kota Makassar.

Melalui kegiatan Car Free Day “Polri untuk Masyarakat”, diharapkan sinergi antara Polri, Pemerintah Kota Makassar, DPRD, dan masyarakat semakin kokoh. Semangat kebersamaan yang terbangun dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan menjadi energi positif untuk mewujudkan pelayanan publik yang profesional, humanis, dan semakin dipercaya masyarakat.

Continue Reading

Trending