Connect with us

Bupati Sidrap Sarapan Bareng Tiga Pilar Kamtibmas Sulsel

Published

on

Kitasulsel, Makassar — Bupati Sidenreng Rappang, H. Dollah Mando memenuhi undangan Kapolda Sulsel, Irjen Pol Nana Sudjana dalam kegiatan sarapan bareng (Manre Sipulung) dengan tiga pilar kamtibmas (bhabinkamtibmas, babinsa, kepala desa/lurah), Rabu (15/8/2023) di Lapangan Karebosi, Makassar.

Kegiatan dihadiri Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Totok Imam Santoso, Ketua KPU Sulsel, Ketua Bawaslu Sulsel dan undangan lainnya.

Kapolda Sulsel mengatakan, ajang tersebut sebagai silaturahmi, komunikasi, dan wujud sinergi bhabinkamtibmas, babinsa dan kepala desa/lurah dalam rangka antisipasi pengamanan pemilu
tahun 2024.

Selain itu, kegiatan juga sebagai upaya meningkatkan perekonomian daerah (UMKM) serta revitalisasi “Balla Ewako” (poskamling/satkamling).

“Saya yakin dengan komitmen bersama, Sulsel tetap aman dan kondusif dalam menyukseskan agenda-agenda pemerintah ke depan,” lontar Irjen Nana Sudjana.

Hal senanda disampaikan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. Ia berharap kebersamaan itu harus terus dilakukan untuk mempererat sinergisme tiga pilar.

“Kegiatan ini menjalin komunikasi yang lebih baik demi terwujudnya kamtibmas yang kondusif,” sebutnya.

Sementara Bupati Sidrap mengapresiasi Kapolda Sulsel yang menjadi inisiator kegiatan sarapan bareng tersebut. “Semoga melalui acara ini, kerja sama dan kolaborasi kita makin kuat,” tutur Dollah.

Turut dalam kesempatan itu, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sidrap, Andi Baharuddin, serta tiga perwakilan kepala desa/lurah Kabupaten Sidrap.(win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pemkab Luwu Timur Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Semangat Persatuan Bangsa

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Bupati Luwu Timur, Malili, Selasa (2/6/2026).

Upacara yang diperingati setiap tanggal 1 Juni tersebut dipimpin Wakapolres Luwu Timur, Kompol Hajriadi, dan diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para pejabat Pemerintah Kabupaten Luwu Timur mulai Eselon II, III, IV hingga staf Aparatur Sipil Negara (ASN), baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi momentum refleksi sekaligus penghormatan atas jasa para pahlawan, serta wujud komitmen seluruh elemen bangsa dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam kesempatan tersebut, Kompol Hajriadi membacakan pidato Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam. Dalam pidato itu ditegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momen penting untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan tertanam dalam diri setiap warga negara.

“Hari ini kita kembali berdiri di atas tanah pusaka untuk memperingati Hari Lahir Pancasila. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” ujar Kompol Hajriadi saat membacakan pidato Bupati.

Ia melanjutkan, Pancasila merupakan jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik dunia yang terus berkembang.

Selain itu, seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, diajak menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology), bukan sekadar simbol maupun teks semata.

“Mari kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan. Tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas, persatuan, dan nilai kemanusiaan. Selama darah Indonesia masih mengalir, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi anak bangsa,” ajaknya.

Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila ini, diharapkan semangat persatuan, gotong royong, dan nilai-nilai luhur Pancasila terus menjadi landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Continue Reading

Trending