Connect with us

Semarakkan Hari Jadi Sidrap TP PKK Pitu Riase Gelar Lomba Kreatifitas Nasi Tumpeng

Published

on

Kitasulsel, Sidrap –– Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Pitu Riase Kabupaten Sidrap menggelar lomba kreatifitas nasi tumpeng tingkat kecamatan pitu riase.

Kegiatan tersebut berlangsung di aula kantor camat jalan poros compong kelurahan batu Kecamatan Pitu riase,rabu (15/2/2023).

Kegiatan tersebut dalam rangka memeriahkan hari jadi Sidenreng Rappang yang ke 679. kegiatan tersebut mengangkat tema “Menu isi seimbang dalam rangka memperingati hari jadi sidenreng rappang ke 679”.

Andi Soraya Mukti Ali selaku ketua TP PKK Kecamatan Pitu riase menyampaikan kegiatan ini untuk melatih kreatifitastim penggerak pkk di wilayahnya serta menyemarakkan hari jadi sidenreng rappang yang ke 679.

“Filosopi nasi tumpeng mempunyai makna pengharapan yang baik,kemajuan dan perkembangan serta kesuksesan,maka dengan hal tersebut kami berharap Kabupaten Sidenreng Rappang kedepan dapat lebih maju dan berkembang”,ucapnya.

Seperti di ketahui tumpeng merupakan sajian nasi lengkap sebagai bagian mengucapkan syukur. Lomba ini juga sebagai bentuk kecintaan kepada daerah tercinta yakni sidenreng rappang yang kini berusia 679 tahun.

Adapun yang menjadi peserta dalam kegiatan tersbut dari Tim Penggerak PKK dari Desa dan Kelurahan se Kecamatan Pitu riase.

Adapun pedoman dalam penilaian lomba tumpeng adalah, tampilan keseluruhan,kesesuaian tema, susunan dan kelengkapan lauk, citarasa, kebersihan dan biaya.

Terlihat hadir dalam kegiatan tersebut Pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Sidrap yag juga bertindak sebagai Dewan juri serta seluruh pengurus TP PKK Kecamatan Pitu Riase.(win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Pemkot Makassar Batasi Open House Idulfitri 2026, Ikuti Edaran Pemerintah Pusat

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memastikan Pemerintah Kota Makassar akan menjalankan edaran pemerintah pusat terkait pembatasan kegiatan open house pada Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah tahun 2026.

Kebijakan tersebut merujuk pada imbauan dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor 400.6/3245/SJ, serta merujuk pada surat Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia Nomor B-40/MS/HL.00/03/2026 tentang pelaksanaan halalbihalal dan open house Idulfitri.

Munafri menyampaikan, Pemerintah Kota Makassar akan menyesuaikan pelaksanaan open house sesuai arahan tersebut dengan mengurangi kegiatan seremonial.

“Jadi, kami Pemerintah Kota Makassar sudah menerima edaran yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri untuk mengurangi kegiatan open house saat Lebaran. Artinya kita harus ikuti,” ujarnya saat silaturahmi bersama awak media di rumah jabatan wali kota, Kamis (19/3/2026).

Pemerintah pusat tetap menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah Ramadan 1447 Hijriah, dengan harapan ibadah yang dijalankan membawa keberkahan serta memperkuat semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Namun demikian, imbauan ini dikeluarkan dengan mempertimbangkan kondisi nasional, termasuk masih adanya bencana alam di berbagai wilayah Indonesia yang berdampak pada kehidupan masyarakat, serta dinamika global yang berpotensi memengaruhi stabilitas sosial dan ekonomi.

Sehubungan dengan hal tersebut, seluruh instansi diimbau untuk mengurangi kegiatan seremonial seperti halalbihalal dan open house, serta mengalihkannya ke kegiatan yang lebih bermanfaat langsung bagi masyarakat, seperti pemberian santunan dan program sosial.

Menindaklanjuti hal itu, Munafri—yang akrab disapa Appi—menjelaskan bahwa pelaksanaan open house di Balai Kota Makassar akan dibatasi hanya pada hari pertama Idulfitri dengan durasi yang lebih singkat.

“Pada hari Lebaran, kami hanya membuka di hari pertama, mulai pukul 09.00 sampai 11.00 Wita, terbuka untuk masyarakat umum. Setelah itu tidak ada lagi open house, supaya kita ikut aturan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembatasan tersebut juga sebagai bentuk empati terhadap daerah-daerah yang masih terdampak bencana.

“Dalam edaran pemerintah pusat ditegaskan bahwa masih banyak daerah yang terkena bencana, sehingga kita kurangi waktu pelaksanaan open house menjadi hanya satu hari,” ungkapnya.

Open house tersebut akan digelar di kawasan Balai Kota Makassar di Jalan Jenderal Ahmad Yani atau yang dikenal sebagai Jalan Baru. Kegiatan akan dimulai setelah pelaksanaan salat Idulfitri.

Munafri juga mengungkapkan bahwa sebelumnya kegiatan open house direncanakan berlangsung selama dua hari. Namun, rencana tersebut direvisi setelah terbitnya surat edaran dari pemerintah pusat.

“Kemarin sempat direncanakan dua hari, tapi setelah ada edaran kita kurangi menjadi satu hari saja,” katanya.

Ia pun mempersilakan jajaran perangkat daerah (SKPD) untuk turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama masyarakat.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kepedulian sosial serta menjaga semangat kebersamaan di tengah masyarakat, khususnya dalam momentum Hari Raya Idulfitri.

Continue Reading

Trending