Connect with us

Yayasan Bentukan Ketua DPRD Rudianto Lallo Bantu Korban Banjir di Makassar

Published

on

KITASULSEL,MAKASAR-– Yayasan Anak Rakyat Indonesia (YARI) bentukan Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo menyalurkan bantuan kepada korban banjir di Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya dan di BTP Blok AF tepatnya samping sentral BTP Rabu 15/2/2023.

Penyerahan bantuan berupa kebutuhan makanan itu dilakukan oleh Ketua YARI Sukarno Lallo bersama jajaran pengurus lainnya. Penyerahan pertama dilaksanakan di Kelurahan Katimbang dan selanjutnya di BTP blok AF.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang masih terdampak bencana. Semoga mereka senantiasa diberikan ketabahan atas apa yang mereka alami, “kata Sukarno Lallo.

Diksempatan ini, Direktur Pasar Karya Makassar itu tak henti-hentinya memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap wasdapa ditengah cuaca esktrem, apalagi kata dia BMKG masih memprediksi masih ada hujan lebat.

“Duka kalian adalah duka kami juga, Mari kita semua tetap waspada. Saat ini hujan masih sekali-kali mengguyur Kota Makassar. Untuk sementara waktu kita dipanmpungan yang disediakan oleh pemerintah kelurahan. Kita berdoa bersama semoga cuaca kembali membaik dan kita semua dapat kembali beraktivitas seperti biasanya,”tambah Sukarno Lallo.

Penyerahan bantuan di Kelurahan Katimbang diterima langsung oleh Lurah setempat, Muhammad Haider. Dia tidak henti-hentinya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus Yayasan Anak Rakyat Indonesia (YARI) yang hadir ditengah-ditengah masyarakat yang membutuhkan.

“Mewakili masyarakat, korban banjir. Saya sampaikan banyak terima kasih kepada Yayasan Anak Rakyat Indonesia dan seluruh pengurus. Insya Allah bantuan ini segera kami salurkan kepada yang benar-benar terdampak, yang benar-benar membutuhkan,”ujarnya.

Hal senada disampaikan Sahid, Warga BTP yang menjadi korban banjir. Dia sangat bahagia mendapat bantuan dari yayasan disaat mereka dan 20 KK lainnya mendapat perhatian dari Ketua DPRD Makassar melalui lembaga yayasan anak rakyat indonesia.

“Terima kasih bantuannya YARI, terima kasih Ketua DPRD Makassar, bapak Rudianto Lallo, semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT,”tutupnya.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Nasional

500 Imam Masjid se-Banten Ikuti MTQ Khusus Imam, Jadi Rangkaian Menuju International Grand Imams Conference 2026

Published

on

Kitasulsel–TANGERANG Sebanyak 500 imam masjid dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) khusus imam masjid yang digelar di Masjid Raya Baitul Mukhtar, Kabupaten Tangerang. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju International Grand Imams Conference 2026 yang akan diselenggarakan Indonesia.

MTQ regional tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi para imam masjid melalui tiga aspek utama, yakni ketepatan makhraj dalam membaca Al-Qur’an, kemampuan hafalan (tahfiz), serta pendalaman tafsir Al-Qur’an sebagai bekal dalam membimbing umat.

Selain pelaksanaan MTQ, rangkaian kegiatan juga diisi dengan pengukuhan jajaran ulama dan Dewan Hakim MTQ serta pelantikan Pengurus Ikatan Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Provinsi Banten oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar.

“Hari ini juga kita membuat rangkaian acara panjang. Nanti kita akan melakukan Konferensi Internasional Grand Imam di seluruh dunia, yang rangkaian acara ini adalah kegiatan-kegiatan di Banten. Habis acara hari ini akan ada seminar yang menggambarkan kira-kira seperti apa proyeksi imam di masa yang akan datang,” ujar Nasaruddin Umar di Tangerang, Jumat (3/7/2026).

Penguatan Peran Imam sebagai Pemimpin Masyarakat

Menteri Agama menegaskan penguatan kelembagaan melalui IPIM menjadi bagian penting dalam strategi pembinaan imam masjid. Menurutnya, imam memiliki posisi strategis sebagai pemimpin informal yang memperoleh tingkat kepercayaan tinggi dari masyarakat.

“Maka kita ingin menginspirasi setiap orang melalui diplomasi keagamaan. Hari ini juga ada rangkaian acara berkaitan dengan pengurus IPIM Provinsi Banten. Pembinaan imam sangat penting karena mereka merupakan pemimpin formal dalam masyarakat kita,” kata Menag.

Ia menjelaskan, keberadaan imam yang memimpin salat lima waktu setiap hari menjadikan mereka sebagai figur yang paling dekat dengan masyarakat sehingga memiliki pengaruh besar dalam membangun kehidupan sosial maupun spiritual umat.

Dukung Pembangunan Daerah

Nasaruddin Umar meyakini peningkatan profesionalisme imam masjid akan memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah.

Menurutnya, keberhasilan program pemerintah akan lebih mudah dicapai apabila didukung oleh para imam yang memiliki integritas, kapasitas keilmuan, serta kedekatan dengan masyarakat.

“Kami sangat yakin kalau imam profesional, maka itu akan sangat membantu pembangunan di balik kota yang ada di baliknya. Karena loyalitas masyarakat dalam konteks yang paling tinggi dipercaya adalah para imam masjid. Kalau ingin menggapai loyalitas masyarakat, imam-imam masjid inilah kuncinya,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh rangkaian pembinaan imam tersebut akan menjadi bagian dari persiapan penyelenggaraan International Grand Imams Conference yang direncanakan berlangsung di Indonesia pada 2026.

Pemprov Banten Siap Dukung

Pemerintah Provinsi Banten menyatakan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan berbagai program pembinaan imam masjid, termasuk penyelenggaraan MTQ dan rangkaian menuju konferensi internasional tersebut.

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan pemerintah daerah ingin menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat aktivitas masyarakat, pusat informasi, serta pusat peradaban umat.

“Provinsi Banten mendukung kegiatan ini dan Pemerintah Provinsi Banten menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan masyarakat, pusat informasi, dan pusat peradaban. Semoga kemakmuran masjid sama-sama bisa kita jaga bersama,” ujar Andra.

Libatkan Berbagai Unsur

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Yayasan Muslim Sinar Mas sebagai mitra strategis dalam program pembinaan imam masjid.

Acara dihadiri jajaran ulama, Dewan Hakim MTQ, aparatur sipil negara (ASN) penyuluh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten, serta ratusan imam masjid dari seluruh wilayah Banten.

Melalui MTQ khusus imam masjid ini, pemerintah berharap kualitas kepemimpinan spiritual para imam terus meningkat sehingga mampu memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan umat sekaligus mendukung diplomasi keagamaan Indonesia di tingkat internasional.

Continue Reading

Trending