Connect with us

Intruksi Kapolres Sidrap Cegah Gangguan Kamtibmas, Personel dan Polsek Jajaran Gelar Ops Cipkon

Published

on

Kitasulsel,Sidrap – Sesuai intruksi Kapolres Sidrap AKBP Erwin Syah,SIK, Personel Polres Sidrap bersama Polsek Jajaran melaksanakan Operasi Cipta Kondisi dalam rangka untuk menjaga kamtibmas dan kamseltibcar lantas diwilayah hukum Polres Sidrap.

Sebelum dilakukan operasi cipta kondisi di lapangan, terlebih dahulu diawali dengan Apel pengecekan dan Kesiapan personil, APP dengan arahan terkait dengan CB, serta sasaran Ops Cipkon tetap mengutamakan keselamatan personel.

Kapolres Sidrap AKBP Erwin Syah,SIK mengatakan bahwa, sasaran personel saat Operasi Cipkon yaitu, Menggunakan HP saat mengemudi, Pengemudi dibawah umur, Menggunakan kendaraan dalam pengaruh alkohol/narkoba, Tidak menggunakan sabuk pengaman, Melawan arus Lalu Lintas, Tidak menggunakan helm SNI, balap Liar dan Menggunakan Knalpon brong.

“Operasi cipta kondisi dilakukan dalam rangka pemeliharaan Kamtibmas guna mewujudkan Situasi kamtibmas yang aman dan kondusif sekaligus menciptakan Keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran lalu lintas”, Ujar Kapolres Sidrap. Minggu (19/2/2023).

“Dalam melaksanakan Operasi Cipkon, personel melakukan himbauan dan tindakan kepada warga masyarkat sesuai SOP, yakni dengan menghimbau secara tegas namun tetap humanis”, Terang Kapolres. (win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Provinsi Sulawesi Selatan

Pemprov Sulsel Tegaskan Seleksi Paskibraka Nasional Kewenangan Panitia Pusat

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan bahwa penetapan peserta yang lolos seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional merupakan kewenangan penuh panitia pusat dan tidak dapat diintervensi oleh pemerintah provinsi maupun pemerintah daerah.

Penegasan tersebut disampaikan menyusul polemik hasil seleksi peserta asal Kota Makassar berinisial CYL yang ramai diperbincangkan di media sosial dalam beberapa hari terakhir.

Sebagai bentuk perhatian terhadap aspirasi peserta dan daerah asal, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menemui langsung peserta terkait dan turut melibatkan Pemerintah Kota Makassar, dalam hal ini Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Makassar, pada pertemuan yang berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Senin (25/5/2026).

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menilai ruang komunikasi penting dibuka agar setiap aspirasi dapat disampaikan melalui jalur resmi dan mekanisme yang tepat tanpa menimbulkan kesalahpahaman di ruang publik.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP) Sulsel, Muhammad Salim Basmin, mengatakan langkah mediasi dilakukan untuk menjaga komunikasi tetap terbuka sekaligus memastikan seluruh proses berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan siap memfasilitasi apabila Pemerintah Kota Makassar ingin mengajukan keberatan atau menyampaikan aspirasi secara resmi kepada Panitia Pusat sesuai mekanisme yang berlaku,” ujar Salim Basmin, Rabu (27/5/2026).

Ia menegaskan Pemprov Sulsel menghormati seluruh tahapan dan keputusan seleksi Paskibraka yang berlangsung secara berjenjang sesuai pedoman nasional.

Menurutnya, Pemprov Sulsel berkomitmen memastikan aspirasi masyarakat terkait transparansi proses seleksi dapat tersampaikan dengan baik kepada otoritas pusat tanpa mencampuri kewenangan penetapan hasil seleksi nasional.

Selain itu, Pemprov Sulsel juga mengajak masyarakat untuk menghormati seluruh proses seleksi serta menyikapi berbagai wacana yang berkembang secara bijak, proporsional, dan berdasarkan informasi yang utuh.

Pemerintah berharap polemik yang berkembang dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik dan mekanisme resmi demi menjaga kondusivitas serta semangat persatuan dalam proses seleksi Paskibraka.

Continue Reading

Trending