Connect with us

Kantor Camat Tellu Limpoe Diresmikan Tepat di Hari Jadi Sidrap

Published

on

Kitasulsel-Sidrap- Berbagai kegiatan merangkai puncak peringatan Hari Jadi ke-679 Sidenreng Rappang, Sabtu (18/2/2023). Salah satunya, peresmian gedung Kantor Camat Tellu Limpoe.

Peresmian ditandai penvguntingan pita oleh Bupati Sidrap diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Sidrap, H. Basra.

Hadir di acara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sidrap, Muhammad Iqbal, Kadis Bina Marga Cipta Karya Pertanahan dan Perumahan Rakyat, Abdul Rasyid, Kadis Kependudukan dan Capil, Patahangi Nurdin, dan Kadis Perhubungan, Andi Bahari.

Tampak pula, Camat Tellu Limpoe, Asbudi, Sekcam Tellu Limpoe, Andi Mallepute, serta jajaran pemerintah setempat.

Basra mengatakan, pembangunan gedung baru tersebut merupakan bentuk upaya pemerintah memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Semoga dengan adanya gedung ini, pelayanan kepada masyarakat makin meningkat,” ujarnya.

Untuk diketahui, gedung lama Kantor Camat Tellu Limpoe dirombak total. Pembangunan dimulai tahun 2018 melalui tiga tahap.

Tahap pertama perombakan, tahap kedua pembangunan lantai 1 pada tahun 2019, dan tahap ketiga pembangunan lantai dua pada tahun 2020.(win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Parah! BBM Subsidi Tanete Diduga Dikorupsi Modus Pelangsiran, Warga Antre Tanpa Hasil

Published

on

KITASULSEL —SIDRAP — Dugaan praktik pelangsiran bahan bakar minyak (BBM) subsidi kembali mencuat di wilayah Tanete. Seorang pelaku berinisial IL disebut-sebut mengalirkan solar dan pertalite dalam jumlah besar ke Morowali, memicu kelangkaan di tingkat lokal dan keresahan warga.

Keluhan masyarakat kian menguat dalam beberapa pekan terakhir. Antrean panjang di SPBU menjadi pemandangan rutin, bahkan tidak sedikit warga yang pulang tanpa mendapatkan jatah BBM subsidi.

“Sekarang bukan lagi soal antre lama, tapi sering sudah habis sebelum kami dapat. Ini sangat menyulitkan,” ungkap salah seorang warga dengan nada kesal.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, aktivitas pelangsiran tersebut diduga berlangsung sistematis dan berulang. BBM yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat setempat justru diduga dialihkan ke luar daerah dengan volume signifikan.

Situasi ini berdampak langsung pada sektor ekonomi kecil. Pengguna kendaraan roda dua hingga pelaku usaha mikro menjadi pihak paling terdampak akibat terbatasnya akses terhadap pertalite.

“Kalau begini terus, usaha kecil bisa lumpuh. Kami bergantung pada BBM subsidi untuk operasional harian,” keluh warga lainnya.

Tak hanya merugikan secara ekonomi, dugaan pengiriman BBM subsidi lintas daerah ini juga dinilai berpotensi melanggar aturan distribusi yang telah ditetapkan pemerintah. Masyarakat pun mempertanyakan lemahnya pengawasan di lapangan.

Warga mendesak aparat penegak hukum serta instansi terkait untuk segera turun tangan. Mereka meminta adanya penelusuran menyeluruh terhadap dugaan praktik ilegal tersebut, termasuk jaringan distribusi yang terlibat.

“Jangan sampai ada pembiaran. Ini menyangkut hak masyarakat kecil,” tegas seorang tokoh masyarakat setempat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait dugaan pelangsiran oleh IL. Sementara itu, masyarakat berharap pemerintah dan aparat terkait segera memperketat pengawasan distribusi BBM agar kelangkaan tidak terus berulang dan keadilan distribusi bisa dirasakan oleh warga Tanete.

Continue Reading

Trending