Connect with us

Kantor Camat Tellu Limpoe Diresmikan Tepat di Hari Jadi Sidrap

Published

on

Kitasulsel-Sidrap- Berbagai kegiatan merangkai puncak peringatan Hari Jadi ke-679 Sidenreng Rappang, Sabtu (18/2/2023). Salah satunya, peresmian gedung Kantor Camat Tellu Limpoe.

Peresmian ditandai penvguntingan pita oleh Bupati Sidrap diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Sidrap, H. Basra.

Hadir di acara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sidrap, Muhammad Iqbal, Kadis Bina Marga Cipta Karya Pertanahan dan Perumahan Rakyat, Abdul Rasyid, Kadis Kependudukan dan Capil, Patahangi Nurdin, dan Kadis Perhubungan, Andi Bahari.

Tampak pula, Camat Tellu Limpoe, Asbudi, Sekcam Tellu Limpoe, Andi Mallepute, serta jajaran pemerintah setempat.

Basra mengatakan, pembangunan gedung baru tersebut merupakan bentuk upaya pemerintah memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Semoga dengan adanya gedung ini, pelayanan kepada masyarakat makin meningkat,” ujarnya.

Untuk diketahui, gedung lama Kantor Camat Tellu Limpoe dirombak total. Pembangunan dimulai tahun 2018 melalui tiga tahap.

Tahap pertama perombakan, tahap kedua pembangunan lantai 1 pada tahun 2019, dan tahap ketiga pembangunan lantai dua pada tahun 2020.(win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Nasional

Menlu Sugiono Dorong ASEAN-Rusia Perkuat Ketahanan Energi, Pangan, dan Kesehatan

Published

on

Kitasulsel–MANILA – Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia, Sugiono, mendorong agar kemitraan antara ASEAN dan Rusia semakin difokuskan pada penguatan ketahanan masyarakat, khususnya di sektor energi, pangan, dan kesehatan sebagai langkah menghadapi berbagai tantangan global.

Hal tersebut disampaikan Sugiono saat menghadiri ASEAN-Russia Post Ministerial Conference (PMC) yang berlangsung di Manila, Filipina, Rabu (23/7/2026).

Dalam forum tersebut, Sugiono menegaskan bahwa konsep ketahanan tidak hanya sebatas kemampuan menghadapi krisis, tetapi juga mencakup kesiapan mengantisipasi berbagai risiko, beradaptasi terhadap perubahan, serta menjaga stabilitas dan perdamaian dalam jangka panjang.

“Ketahanan tidak hanya sekadar kemampuan untuk merespons terhadap krisis, namun juga mengantisipasi risiko, kemampuan beradaptasi terhadap perubahan, dan menjaga perdamaian jangka panjang,” ujar Sugiono.

Menurutnya, kerja sama konkret di sektor energi menjadi salah satu prioritas penting. Ia menyebut Program Kerja Sama Energi ASEAN-Rusia 2026–2030 dapat menjadi fondasi dalam memperkuat ketahanan energi kawasan di tengah dinamika global yang terus berkembang.

Selain energi, Sugiono menilai Rusia memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan negara-negara ASEAN. Sebagai salah satu pemasok gandum dan pupuk terbesar di dunia, Rusia dinilai berkontribusi terhadap keberlanjutan produksi pertanian dan stabilitas harga pangan di kawasan.

“Akses terhadap bahan pangan ini penting untuk menjaga produksi pertanian dan harga pangan, serta memperbaiki akses terhadap bahan pangan bergizi,” katanya.

Di sektor kesehatan, Menlu RI juga menekankan pentingnya memperkuat sistem kesehatan melalui peningkatan kapasitas tenaga medis, pengembangan kerja sama, serta peningkatan kesiapsiagaan menghadapi tantangan kesehatan di masa mendatang.

Lebih lanjut, Sugiono mengingatkan bahwa seluruh bentuk kerja sama ASEAN dan Rusia harus tetap berpegang pada prinsip multilateralisme serta penghormatan terhadap hukum internasional.

Menurutnya, sentralitas ASEAN harus terus menjadi landasan utama dalam membangun hubungan kemitraan yang saling menguntungkan dan berkontribusi terhadap stabilitas kawasan.

“Sentralitas ASEAN harus terus menjadi kompas dalam kerja sama ini,” tegas Sugiono.

Pertemuan ASEAN-Russia Post Ministerial Conference menjadi bagian dari rangkaian agenda diplomasi tingkat menteri yang membahas penguatan kerja sama antara ASEAN dan para mitra dialog dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari ketahanan energi, pangan, kesehatan, hingga stabilitas kawasan.

Continue Reading

Trending