Connect with us

Ketua Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone Kabupaten Sidrap Resmi Dilantik

Published

on

Kitasulsel, Sidrap — Sekretaris Kabupaten Sidrap, H. Basra mewakili Bupati Sidrap menghadiri pelantikan dan pengukuhan Dr. Andi Asrifan sebagai Ketua Dewan Pengurus Kabupaten (DPK) Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone (KKMB) Sidenreng Rappang periode 2023-2028, Sabtu (18/2/2023).

Acara berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Lantai III Kantor Bupati Sidrap. Turut hadir Ketua Umum KKMB Sulsel, H. Andi Syahriwijaya, Asisten II Kabupaten Bone, Alimuddin Massappa, serta beberapa pengurus KKMB Sulsel.

Pelantikan dan pengukuhan Ketua DPK KKMB dipimpin oleh Ketua Umum KKMB Sulsel, Andi Syahriwijaya. Acara dimulai pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh sekertaris KKMB Sulsel Muhammad Awwal Muin.

Mewakili Bupati Sidrap dalam membacakan sambutan, H Basra mengucapkan selamat kepada Ketua DPK KKMB yang baru dilantik.

“Mari bersama-sama kita bangun Sidrap menjadi daerah yang maju, berkembang dan sejahtera,” katanya.

Ketua Umum KKBM Sulsel dalam sambutannya menghaturkan terimakasih kepada Pemkab Sidrap atas bantuan dan dukungannya sehingga acara pengukuhan dan pelantikan tersebut berjalan dengan lancar.

Sementara itu, Andi Asrifan berharap, pengukuhan Dewan Pengurus Kabupaten KKMB Sidrap makin mempererat persaudaraan dan dapat menjadi wadah berkontrobusi bagi daerah.

“Ini tidak lain untuk mempererat rasa persaudaraan dan kekeluargaan masyarakat Bone yang ada di Kabupaten Sidrap,” tandasnya.(win)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Land Clearing Proyek PSN PT IHIP Dimulai, Sempat Diwarnai Protes Warga di Lampia

Published

on

Kitasulsel—Luwu Timur — Proses pembersihan lahan (land clearing) untuk proyek strategis nasional (PSN) milik PT Indonesia Huali Industrial Park resmi dimulai pada Rabu (29/4/2026) di kawasan Lampia, Desa Harapan, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur.

Kegiatan tersebut mendapat pengamanan ketat dari aparat gabungan yang terdiri dari kepolisian, TNI, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Luwu Timur. Pengamanan dilakukan untuk memastikan proses land clearing berjalan aman dan kondusif.

Sebanyak dua unit alat berat jenis excavator dikerahkan untuk melakukan pembersihan di area proyek. Berdasarkan pantauan di lokasi, personel gabungan bersama alat berat telah bersiaga sejak pukul 10.15 Wita.

Lahan yang dibersihkan memiliki luas sekitar 394,5 hektare dan merupakan aset milik Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dengan sertipikat Nomor Induk Bidang (NIB) 20.26.000001429.0.

Lahan tersebut diketahui merupakan kompensasi pengganti kawasan hutan yang sebelumnya digunakan oleh PT Vale Indonesia (dahulu PT Inco Tbk) untuk pembangunan PLTA Karebbe. Penyerahan lahan ini telah disepakati melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Bupati Luwu Timur saat itu, Andi Hatta Marakarma, dengan pihak PT Inco pada tahun 2006.

Namun, proses land clearing tidak sepenuhnya berjalan mulus. Sekitar pukul 10.26 Wita, sejumlah warga terpantau memasuki area lokasi dan melakukan aksi protes. Mereka memasang palang di area blok 1 sebagai bentuk penolakan terhadap aktivitas pembersihan lahan.

Warga juga terdengar berteriak saat alat berat mulai bergerak untuk memulai pekerjaan. Meski demikian, aparat pengamanan tetap berupaya menjaga situasi agar tidak terjadi eskalasi konflik.

Setelah melalui pendekatan persuasif, pada pukul 11.06 Wita alat berat akhirnya mulai beroperasi melakukan pembersihan lahan.

Secara keseluruhan, proses land clearing berlangsung kondusif meskipun sempat diwarnai protes dari sebagian warga. Kegiatan ini dapat berjalan setelah mayoritas masyarakat yang sebelumnya menggarap lahan tersebut telah menyetujui nilai kerohiman yang ditawarkan.

Pemerintah daerah berharap, proyek strategis nasional ini dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi serta membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat di Luwu Timur.

Continue Reading

Trending