Perkenalkan Dunia Kampus, Unhas Terima Kunjungan 30 Siswa SMA Islam Terpadu Al-Fatih Makassar
Kitasulsel—Makassar-Universitas Hasanuddin menerima kunjungan 30 Siswa-Siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) Islam Terpadu Al-Fatih Makassar. Kunjungan tersebut dalam rangka memperkenalkan dan pendampingan kepada siswa-siswi dalam merencanakan studi lanjutan serta sebagai langkah awal pengenalan dunia kampus.
Rombongan para siswa didampingi para guru pendamping diterima langsung oleh Kepala Biro Komunikasi Unhas (Drs. Mansur, M. Si) didampingi Kepala Bagian Promosi pada Biro Komunikasi (Adi Wardoyo, S.Hut), berlangsung pukul 10.00 Wita di Aula LPMPP Unhas, Kampus Tamalanrea, Makassar, Selasa (21/02).

Dalam sambutannya, Kepala Biro Komunikasi Unhas Drs. Mansur, M. Si., menyampaikan selamat datang kepada siswa-siswi SMAIT Al-Fatih Makassar sebagai calon mahasiswa baru Unhas. Dalam kesempatan tersebut, secara umum beliau memberikan penjelasan dan gambaran umum terkait pencapaian prestasi dan akreditasi yang telah diraih pada setiap program studi Unhas.
“Unhas sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik telah ditunjang dengan berbagai sarana dan prasarana yang ada, guna mendukung segala aktivitas dan proses perkuliahan para mahasiswa. Sehingga diharapkan melalui fasilitas yang dihadirkan dapat menjadi ruang peningkatan pembelajaran dan praktek serta pengembangan minat bakat mahasiswa,” jelas Mansur.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Sekolah SMAIT Al-Fatih Andi Amir, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan ungkapan terima kasih atas sambutan hangat pihak Unhas dalam memberikan kesempatan peserta didik mereka.
Dirinya menuturkan, kunjungan ini secara umum bertujuan memberikan kesempatan bagi para peserta didik untuk mengenal lebih dekat dengan kampus yang akan dituju.
Lebih lanjut, melalui kunjungan tersebut diharapkan menjadi sarana mengarahkan para siswa-siswi untuk mengenal dunia kampus dan membantu mereka dalam proses pemilihan jurusan kedepan.
Setelah pembukaan, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengenalan setiap program studi pada berbagai fakultas di Unhas yang dijelaskan oleh Adi Wardoyo, S.Hut., selaku Kepala Bagian Promosi pada Biro Komunikasi.
Rombongan SMAIT Al Fatih Makassar kemudian melanjutkan agenda kunjungan ke Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. (*).
DISKOMINFO KAB SIDRAP
BPS RI Tinjau Pabrik Beras Modern di Baranti, Sidrap Jadi Percontohan Pertumbuhan Ekonomi Nasional
KITASULSEL— SIDRAP — Kunjungan penting dilakukan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti, ke Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, Kamis, 12 Maret 2026.
Dalam agenda tersebut, rombongan meninjau langsung aktivitas industri penggilingan beras modern di Kecamatan Baranti yang menjadi salah satu pusat produksi beras terbesar di Indonesia Timur.
Kunjungan itu turut didampingi Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, yang memaparkan perkembangan pesat sektor pertanian dan industri pengolahan beras di daerahnya. Ia menjelaskan bahwa Sidrap kini menjadi salah satu penopang utama suplai beras di kawasan Indonesia Timur.
“Setiap hari sekitar 100 truk beras didistribusikan dari Sidrap untuk memenuhi kebutuhan di wilayah Indonesia Timur. Ini menunjukkan betapa besar peran industri penggilingan beras di daerah kami,” ujar Syaharuddin.
Menurutnya, saat ini Sidrap memiliki sekitar 280 unit pabrik penggilingan beras besar yang beroperasi dengan teknologi modern. Salah satu yang dikunjungi adalah pabrik PB Sejati di Baranti yang mampu memproduksi sekitar 320 ton beras per hari.
Industri tersebut tidak hanya memperkuat ketahanan pangan nasional, tetapi juga mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah. Kehadiran pabrik-pabrik modern ini juga membuka peluang kerja serta melibatkan banyak masyarakat sebagai petani, pemasok gabah, hingga pelaku distribusi.
Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, menilai capaian ekonomi Sidrap merupakan prestasi luar biasa. Berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi daerah tersebut pada 2025 menunjukkan kinerja yang sangat baik.
“Ini adalah pencapaian yang luar biasa. Pertumbuhan ekonomi Sidrap bisa menjadi percontohan bagi daerah lain, karena menunjukkan bagaimana sektor pertanian dan industri pengolahan mampu mendorong ekonomi daerah,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi yang baik harus bersifat inklusif, yakni dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Salah satu indikator pentingnya adalah penurunan angka kemiskinan serta meningkatnya kesejahteraan masyarakat.
Selain menopang kebutuhan pasar, produksi beras dari Sidrap juga disiapkan untuk berbagai program pemerintah, termasuk penyaluran beras untuk program Makanan Bergizi Gratis (MBG) serta kebutuhan masyarakat Indonesia.
Dengan kekuatan sektor pertanian, dukungan industri modern, serta partisipasi masyarakat dan para pemasok dari berbagai daerah, Sidrap terus menunjukkan perannya sebagai salah satu lumbung pangan nasional.
Pemerintah daerah berharap kemajuan ini dapat terus dipertahankan sehingga Sidrap tidak hanya menjadi pusat produksi beras, tetapi juga simbol kemajuan ekonomi daerah yang mampu mensejahterakan masyarakat dan menjadi kebanggaan bersama. (ibe)
-
Nasional9 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics1 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur









You must be logged in to post a comment Login